Konstitusionalisme Lingkungan dalam Regulasi Pembangunan Indonesia

Antara Kepatuhan Normatif dan Keadilan Ekologis

Authors

  • Rahmadani Universitas Mataram
  • Ashari Universitas Mataram
  • Nur Afni

DOI:

https://doi.org/10.35194/jhmj.v12i1.6234

Keywords:

Keadilan Ekologis, Kepatuhan Normatif, Konstitusi Lingkungan, Regulasi Pembangunan

Abstract

Indonesia memiliki landasan konstitusional yang kuat untuk mengintegrasikan pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan melalui Pasal 28H ayat (1) dan Pasal 33 UUD NRI 1945. Namun, percepatan pembangunan, penyederhanaan perizinan, dan ekspansi proyek strategis nasional menciptakan paradoks konstitusional: negara mendorong pertumbuhan, tetapi menghadapi degradasi lingkungan, konflik agraria, dan melemahnya posisi masyarakat terdampak. Menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, artikel ini menguji ketundukan substantif regulasi pembangunan terhadap konstitusionalisme lingkungan melalui kerangka lima dimensi, mencakup regulasi lingkungan, investasi, pertambangan, kehutanan, pesisir, proyek strategis nasional, serta kasus Rempang, IKN, reklamasi pesisir, konflik agraria, dan pencemaran PLTU batu bara. Temuan menunjukkan ketundukan normatif telah terpenuhi, tetapi ketundukan substantif masih lemah: hak lingkungan tereduksi menjadi syarat administratif, partisipasi publik bersifat prosedural, dan percepatan ekonomi lebih dominan daripada batas ekologis. Regulasi pembangunan perlu bergeser menuju konstitusionalisme lingkungan berbasis hak, kewajiban negara, dan keadilan ekologis.

References

Achmad Muchsin. “Public Participation as a Constitutional Right in the Process of Preparing Environmental Documents: Partisipasi Publik Sebagai Hak Konstitusional Dalam Proses Penyusunan Dokumen Lingkungan.” Jurnal Konstitusi 21, no. 2 (2024): 169–82. https://doi.org/10.31078/jk2121.

Ananda, Adhe Ismail, Fitria Nur, Ivan Ndun, and Stefanus Kurniadi Janggur. “Green Constitution: A Normative Basis for Protecting the Right to a Healthy Environment in Indonesia.” Jurnal Kajian Konstitusi (Indonesia) 5, no. 2 (2025): 244–62. https://doi.org/https://doi.org/10.19184/j.kk.v5i2.53712.

Arifin, Firdaus, Mella Ismelina Farma Rahayu, Ihsanul Maarif, Anthon F. Susanto, and Anastasia Wahyu Murbani. “Legal and Constitutional Gaps in Strategic Environmental Assessment: Between Formality and Substantive Environmental Protection in Indonesia.” Jurnal IUS Kajian Hukum Dan Keadilan 13, no. 2 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.29303/ius.v13i2.1698.

Arifin, Ridwan, and Siti Hafsyah Idris. “In Dubio Pro Natura: In Doubt, Should the Environment Be a Priority? A Discourse of Environmental Justice in Indonesia.” Jambe Law Journal 6, no. 2 (2023): 143–84. https://doi.org/10.22437/jlj.6.2.143-184.

Azhara, Melisa Ayu, and Siti Ruhama Mardhatillah. “Partisipasi Publik dalam Penyusunan Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Pasca Berlakunya Undang-Undang/Perppu Cipta Kerja.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 30, no. 2 (2023): 256–76. https://doi.org/10.20885/iustum.vol30.iss2.art2.

Bryner, Nicholas S. Never Look Back: Non-Regression in Environmental Law. 2022.

Buana, Mirza Satria. “Can Human Rights and Indigenous Spirituality Prevail over State-Corporatism? A Narrative of Ecological and Cultural Rights Violation from East Kalimantan, Indonesia: An Activist Perspective.” Journal of Southeast Asian Human Rights 1, no. 1 (2017): 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.19184/jseahr.v1i1.5282.

Buana, Mirza Satria, Prischa Listiningrum, Prasetyo Adi Nugroho, and Ade Angelia Yusniar Marbun. “The Nusantara Capital City Project: Why Development and Human Rights Do Not Always Mix.” Law and Development Review 16, no. 1 (2022): 185–223. https://doi.org/10.1515/ldr-2022-0063.

Daly, Erin, and James R. May, eds. Implementing Environmental Constitutionalism: Current Global Challenges. 1st ed. Cambridge University Press, 2018. https://doi.org/10.1017/9781316691588.

Fernando, Zico Junius, Lestari Victoria Sinaga, Nurhayati Mardin, and Firdaus Arifin. “Environment as a Legal Subject in the Reconstruction of Indonesia’s Environmental Law.” Indonesian Journal of EnvironmentalLaw& SustainableDevelopment 4, no. 1 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.15294/ijel.v4i1.20146.

Human Rights Council. “The Human Right to a Clean, Healthy and Sustainable Environment: The Ocean and Human Rights.” United Nations, April 3, 2025.

Kartikasari, Feby Ivalerina. “Assessing Environmental Protection in Indonesian Mining Laws.” Arena Hukum 18, no. 2 (2025): 232–56. https://arenahukum.ub.ac.id/index.php/arena.

Lestarini, Ratih. “Pasal 33 Undang - Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Penerapannya dari Masa ke Masa sejak Era Pemerintahan Soekarno, Soeharto, dan Pemerintahan Era Reformasi.” ADIL: Jurnal Hukum 4, no. 1 (2015): 86–122. https://doi.org/10.33476/ajl.v4i1.29.

Mahmud Marzuki, Peter. Penelitian Hukum; Edisi Revisi. Revisi. 2017; Jakarta: Kencana, 2025.

May, James R., and Erin Daly. “Global Environtmental Constitutionalism.” Cambridge University Press, ahead of print, December 5, 2014. https://doi.org/https://doi.org/10.1017/CBO9781139135559.

Mohamed Aboubakr Abdelmaqsoud Abdelhadi. “Responsible Investment Within the Framework of Sustainable Development: A Comparative Constitutional Law Perspective.” Constitutional Review 11, no. 1 (2025): 197–232. https://doi.org/10.31078/consrev1117.

Muhtar, Mohamad Hidayat, Amanda Adelina Harun, Viorizza Suciani Putri, Apripari, and Mohamad Rivaldi Moha. “Addressing the Paradox: Why Environmental Constitutionalism Is More than Just Rights?” E3S Web of Conferences 506 (2024): 06004. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202450606004.

Muthmainnah, Lailiy, Rizal Mustansyir, and Sindung Tjahyadi. “Kapitalisme, Krisis Ekologi, Dan Keadilan Inter-Generasi: Analisis Kritis atas Problem Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia.” Mozaik Humaniora 20, no. 1 (2020): 57. https://doi.org/10.20473/mozaik.v20i1.15754.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, No. 22 (2021).

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, No. 25 (2025).

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, No. 3 (2016).

Pusaran KP. “Paradoks Pembangunan Berkelanjutan (Catatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia).” Pusat Kajian Dan Pemberdayaan Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan, June 5, 2025. https://pusarankp.org/2025/06/05/paradoks-pembangunan-berkelanjutan-catatan-hari-lingkungan-hidup-sedunia.

Qasthary, Auzan, Aditya Rivaldy, Fathin Abdullah, and Ida Tutia Rahkmi. “Problematika Hukum Dalam Tata Kelola Sumber Daya Alam Berkelanjutan.” MIKHAYLA : The Journal of Advanced Research 2, no. 2 (2025): 129–37.

Rahmadani. “Analisis Perpanjangan Kontrak Karya (KK)/Perjanjian Karya Pengusaha Pertambangan Batubara (PK2B) Ditelaah dari Konsepsi Hak Menguasai Negara.” Badamai Law Journal 5, no. 1 (2020): 2. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.32801/damai.v5i1.10255.

Rahman, Abdul. “Ekonomi, Hukum dan Lingkungan Dalam Undang-Undang Cipta Kerja.” Jurnal Lex Renaissance 7, no. 2 (2022): 310–24. https://doi.org/10.20885/JLR.vol7.iss2.art7.

Sax, Joseph L. “The Public Trust Doctrine in Natural Resource Law: Effective Judicial Intervention.” Michigan Law Review 68, no. 3 (1970): 471. https://doi.org/10.2307/1287556.

Sen, Amartya. Development as Freedom. New York: Alfred A. Knopf, Inc., 1996.

Sorik, Sutan, and Laely Nurhidayah. “The Role of NGOs in Environmental Governance in Indonesia: Peran Ornop dalam Tata Kelola Lingkungan Hidup di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 21, no. 3 (September 2024): 413–31. https://doi.org/10.31078/jk2134.

Sudiana, Anak Agung Kt, Ni Putu Noni Suharyanti, and Umirov Fitrat Faxriddinovich. “Assessing the Government’s Commitment to Achieving Ecological Justice for Society.” Journal of Human Rights, Culture and Legal System 5, no. 1 (M2025): 91–123. https://doi.org/10.53955/jhcls.v5i1.489.

Susanto, Antono Adhi. “Reconstruction of the 1945 Constitution for strengthening the legal framework of Indonesia Environmental Law: Rekonstruksi UUD 1945 Menuju Penguatan Hukum Lingkungan Indonesia.” Jurnal Konstitusi 21, no. 2 (J2024): 183–202. https://doi.org/10.31078/jk2122.

Temuan Awal Komnas HAM Atas Kasus Pulau Rempang. With Komnas HAM. Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI, 2023.

The United Nations. Rio Declaration on Environtment and Development. Rio de Janeiro, 1992.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 33.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 33.

Undang-Undang Republik Indenesia Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, No. 32 (2009).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja, No. 6 (2023).

Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara, No. 3 (2020).

Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan, No. 18 (2013).

Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan, No. 39 (2014).

Undang-Undang (UU) Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, No. 41 (1999).

United Nations. The United Nations Conference on The Human Environment. Stockholm: The United Nations, 1972.

WALHI. Corak Ekonomi Ekstraktif Masih Jadi Pilihan, Kerusakan Lingkungan dan Krisis Iklim Semakin Mengkhawatirkan. Website WALHI: Wahana Lingkungan Hidup Indenesia, 2023. https://www.walhi.or.id/corak-ekonomi-ekstraktif-masih-jadi-pilihan-kerusakan-lingkungan-dan-krisis-iklim-semakin-mengkhawatirkan.

———. Melanjutkan Tersesat, Atau Kembali Ke Jalan Yang Benar. Environmental Outlook. Wahana Lingkungan Hidup Indenesia, 2025.

Wang, Evelyn Li. “Environmental Constitutionalism in China: A Constitution without Constitutionalism?” Journal of Environmental Law 36, no. 2 (2023): 187–202. https://doi.org/10.1093/jel/eqae012.

Yunendar, Brian. “Integrating Pancasila Values into Environmental Law: A Green Constitutional Approach for Sustainable Development, Human Rights, and Climate Resilience in Indonesia.” KnE Social Sciences 10, no. 26 (2025): 256–88. https://doi.org/10.18502/kss.v10i26.20004.

Yusa, I. Gede, and Bagus Hermanto. “Implementasi Green Constitution di Indonesia: Jaminan Hak Konstitusional Pembangunan Lingkungan Hidup Berkelanjutan.” Jurnal Konstitusi 15, no. 2 (September 2018): 306. https://doi.org/10.31078/jk1524.

Published

30-06-2026

Issue

Section

Artikel Penelitian

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.