PEMANFAATAN RPTT (Rhizobakteri Pemacu Tumbuh Tanaman) AKAR PUTRI MALU DAN GIBERELIN UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI (Capsicum annum L.)
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v6i2.81Keywords:
Tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.), RPTT dari akar putri malu (Mimosa pudica L.), GiberelinAbstract
Tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan salah satu komoditas penting hortikultura di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi yang cukup baik dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Mengingat prospek cabai merah yang sangat cerah maka perlu dibudidayakan secara intensif. Salah satu usaha untuk meningkatkan hasil cabai merah adalah dengan meningkatkan nutrisi dan zat pengatur tumbuh, diantaranya dengan memanfaatkan RPTT Akar Putri Malu dan pemberian hormon giberelin. Maka perlu dilakukan penelitian tentang respon pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) terhadap pemberian RPTT akar putri malu dan giberelin. Varietas yang digunakan adalah tanaman cabai merah varietas TM-999. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang tediri dari lima perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari lima ulangan dengan masing–masing terdapat tiga unit tanaman (polibag). Parameter penelitian meliputi : rata-rata tinggi tanaman, panjang akar, dan bobot basah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan G2 (Pemberian Giberelin 200 ppm) merupakan perlakuan yang memberikan pengaruh pertumbuhan tinggi tanaman cabai paling baik yaitu 32,33 cm, sedangkan perlakuan G4 (Pemberian RPTT Akar Putri Malu 15 ml/L) merupakan perlakuan yang memberikan pengaruh pertumbuhan panjang akar tanaman cabai paling baik yaitu 7,29 cm. Dan untuk G3 (Pemberian RPTT akar putri malu 12,5 ml) merupakan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan bobot basah tanaman cabai.Downloads
Published
2017-11-28
Issue
Section
Articles
License
The copyright of the recaived article shail be assignet to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the plublishing rights to the published articles.
Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their article for any legal purposes deemed necessary without written permission form the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
