PENGARUH PROGRAM BERTANI UNTUK NEGERI TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS PETANI CABAI DI DESA CIRUMPUT KABUPATEN CIANJUR
Keywords:
Program BUN, Reaksi Petani , Pengetahuan, Adopsi SOPAbstract
Program Bertani Untuk Negeri (BUN) merupakan program pendampingan pertanian yang bertujuan meningkatkan kapasitas petani melalui pelatihan, penyuluhan, dan penerapan standar operasional prosedur (SOP) budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan reaksi petani, pengetahuan, dan adopsi SOP setelah pelaksanaan Program BUN di Desa Cirumput, Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan baseline–endline. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata, persentase, dan selisih skor antara kondisi sebelum dan sesudah program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi petani meningkat dari 48,77 menjadi 77,88. Pengetahuan petani meningkat dari 28,33 menjadi 78,17 atau sebesar 175,88%. Adopsi SOP juga meningkat dari 53,37 menjadi 87,05 atau sebesar 63,10%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Program BUN mampu meningkatkan kapasitas petani melalui peningkatan reaksi, pengetahuan, dan penerapan SOP budidaya cabai. Namun demikian, penelitian ini masih terbatas pada analisis deskriptif sehingga belum dapat menjelaskan hubungan sebab-akibat secara mendalam.
References
Ariyanto, K. (2024). The Dynamics of Indonesia Agricultural Development and Livelihoods in Drylands: Concepts, Actors, and Challenges. Analisis Kebijakan Pertanian, 22(1), 33–50.
Latifah, E., Dewi, H. A., Kusuma, I., & Trijaya, D. S. (2023). Evaluation Towards the
Effectiveness of Technical Guidance to Enhance the Capability of Instructors and
Farmers in Mojokerto District. Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 22(1), 153–164.
Lusua, J., Obara, J., & Wambugu, S. (2024). Effectiveness of Farmer Field School (FFS) Training in Promoting Adoption of Best Agricultural Practices Among Smallholder Coffee Farmers in Kenya. Journal of Basic and Applied Research, 8(1), 45–57.
Nusantara, T., & Puarada, S. (2023). Performance of Agricultural Extension Services (BPP) in Enhancing Rice Production in North Sumatra, Indonesia. Agriecobis: Journal of Agricultural Socioeconomics & Business, 6(2), 98–110.
Oktarina, S., & Malini, H. (2021). Farmers’ Perception and Sustainability Strategy on Agricultural Development Program in Rural Areas. Jurnal Social Economic of Agriculture, 10(1), 15–25.
Padaliya, D. N., Chhodvadia, H. C., & Jadav, N. B. (2024). Knowledge of Stakeholders Towards Agricultural Skill Development Training Programme. International Journal of Agricultural Extension, 12(1), 12–18.
Rusliyadi, M., Yudistira, Y. W., & Winarno, K. (2023). The Factors Influencing Technology Adoption Process of Farmers in Terms of Agricultural Extension Policy: Case in Central Java, Indonesia. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 7(2), 77–89.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta. Sukmawani, R. (2022). Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian. Pasaman Barat: CV. Azka Pustaka.
Sukmawani, R., Haryanto, R., Lesustiyowati, L., & Perdana, T. (2015). Keunggulan serta Pengembangan Cabai Merah dan Tomat di Kabupaten Sukabumi. IJAS, 5(2), 101–104.
Suseno, D., & Suyatna, H. (2022). Mewujudkan Kebijakan Pertanian yang Pro-Petani. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 26(3), 321–334. Yayasan Edufarmers. (2023). Pengertian Program Yayasan Edufarmers International (Laman web).
Diakses dari https://www.edufarmers.org/tentang-kami
Yuliantri Maharani Idong, & Da Rato, Y. Y. (2024). Pengaruh Program Field Facilitator Bertani untuk Negeri terhadap Produktivitas Petani di Kelompok Tani Kaswata di Desa Lambara Kecamatan Ambulava Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 1099–1111
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zidane Putra Arianto, Reni Sukmawati, Ema Hilma Meilani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.


