KAJIAN LITERATUR STRATEGI REHABILITASI LAHAN BEKAS TAMBANG TIMAH SEBAGAI LAHAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DI PULAU BANGKA

Authors

  • Priestiani Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
  • Lesta Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
  • Badriyah Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Keywords:

Literatur, Rehabilitasi lahan, Tambang timah , Pertanian berkelanjutan, Pulau Bangka

Abstract

Pulau Bangka merupakan salah satu pusat pertambangan timah utama di Indonesia, di mana aktivitas pertambangan telah meninggalkan area luas lahan pasca-pertambangan yang sangat terdegradasi. Tanah di area pasca-pertambangan timah ini biasanya telah kehilangan lapisan tanah atasnya, didominasi oleh fraksi pasir kuarsa, kekurangan bahan organik dan nutrisi, memiliki pH asam, dan menunjukkan kapasitas pertukaran kation dan kapasitas penahan air yang sangat rendah, sehingga tidak cocok untuk penggunaan pertanian langsung tanpa upaya rehabilitasi yang terencana. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis temuan penelitian tentang kondisi tanah, strategi rehabilitasi teknis, dan sistem vegetasi dan tanaman di lahan pasca-pertambangan timah di Pulau Bangka sebagai dasar untuk mengembangkan pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur deskriptif-analitis dari 25 publikasi nasional dan internasional yang relevan, dengan data yang disintesis menjadi tiga tema utama: karakteristik tanah, strategi rehabilitasi teknis, dan sistem vegetasi dan tanaman. Hasil menunjukkan bahwa rehabilitasi memerlukan pendekatan bertahap yang mengintegrasikan peningkatan sifat fisik dan kimia tanah melalui penambahan bahan organik lokal, pembentukan kontur lahan, dan pengelolaan nutrisi, bersamaan dengan penggunaan vegetasi toleran dan sistem tanaman adaptif. Sistem tumpang sari tanaman polong-polongan dan tanaman pangan, pengembangan tanaman pakan ternak, dan komoditas bernilai tinggi memiliki potensi ganda sebagai agen rehabilitasi biologis dan sumber produksi. Tinjauan ini menggarisbawahi pentingnya kerangka rehabilitasi terpadu yang menggabungkan perbaikan tanah dan desain sistem penanaman untuk mendukung pemanfaatan lahan pasca penambangan timah secara berkelanjutan di Pulau Bangka dan berfungsi sebagai dasar untuk merumuskan agenda penelitian di masa mendatang.

References

Ali, H., Khan, E., & Sajad, M. A. (2013). Phytoremediation of heavy metals — Concepts and applications. Chemosphere, 91(7), 869–881. https://doi.org/10.1016/j.chemosphere.2013.01.075

Ang, L. H., & Ho, W. M. (2002). Afforestation of tin tailings in Malaysia. Dalam Proceedings of the 12th International Soil Conservation Organization Conference (ISCO) (hal. 76–83).

Ardianto, D. (2015). Karakteristik Morfologi dan Sifat Fisik Kimia Tanah dan Bahan Tailing Pada Lahan Bekas Tambang Timah di Pulau Bangka. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Asmarhansyah, & Hasan, R. (2015). Characteristic of Physical and Chemical Properties of Former-Tin Mining Areas for Crop Production in Bangka Island. Dalam Prosiding Nasional Sistem Informasi dan Pemetaan Sumberdaya Lahan Mendukung Swasembada Pangan (hal. 181– 190). Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Asmelash, F., Bekele, T., & Birhane, E. (2016). The Potential Role of Arbuscular Mycorrhizal Fungi in the Restoration of Degraded Lands. Frontiers in Microbiology, 7, 1095. https://doi.org/10.3389/fmicb.2016.01095

Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (2024). Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam angka 2024.

Erdaswin, F., Rahayu, R., Rosariastuti, R., Dewi, W. S., Herawati, A., Fatimah, F., & Ichsan, N. (2025). The Influence of Age and Management on Soil Physicochemical Properties and Heavy Metal Accumulation in Post-Tin Mining Lands on Bangka Island. Environment and Natural Resources Journal, 23(6), 537–551. https://doi.org/10.32526/ennrj/23/20250066

Fanni, R., Yoza, D., & Kausar. (2022). Potensi Kesesuaian Jenis Tanaman pada Areal Lahan Pascatambang Timah. Jurnal Nusa Sylva, 22(1), 1–12.

Gunawan, G., & Sari, Y. P. (2021). Analisis Sifat Kimia Tanah Bekas Tambang Timah di Kabupaten Bangka. Jurnal Lahan Suboptimal, 10(2), 176–185.

Hamid, I., Priyono, S., Oktiawan, W., & Hadi, S. P. (2019). Karakterisasi Sifat Fisika dan Kimia Tanah pada Lahan Bekas Tambang Timah di Pulau Bangka. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 9(3), 615–624.https://doi.org/10.29214/jpsl.v9i3.385.

Ibrahim, I., Haryadi, D., & Wahyudin, N. (2018). From Charm to Squalor: The Vicious Cycle of Tin Mining in Bangka Belitung, Indonesia. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 4(1), 360–382. https://doi.org/10.20319/pijss.2018.41.360382

Inonu, I., Khodijah, N. S., & Supriadi, A. (2020). Utilization of Oil Palm Empty Fruits Bunches (OPEFB) Compost for Improvement of Post-Tin Mining Sand Tailings in Shrub Pepper Cultivation. Dalam Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Ke-8. Universitas Sriwijaya.

Inonu, I., Pratama, D., Irwanto, R., & Ningsih, K. U. (2023). Utilization of Post-Tin Mining Land for Porang (Amorphophallus oncophyllus) Cultivation by Application of Cow Manure Compost. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 11(1), 4979–4984. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2023.111.4979

Juarsah, I. (2011). Kondisi Sifat Fisik Tanah dan Lingkungan Pada Lahan Pasca Penambangan Timah di Provinsi Bangka Belitung. Dalam Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Juarsah, I. (2016). Pemanfaatan Legum Penutup Tanah untuk Perbaikan Kesuburan Lahan Bekas Tambang Timah. Jurnal Sumberdaya Lahan, 10(1), 21–

Juarsah, I., Erfandi, D., & Subardja, D. (2017). Status Hara dan Pengelolaan Kesuburan Tanah Bekas Tambang Timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Tanah dan Iklim, 41(2), 83–100.

Kurnia, A., & Rohaendi, N. (2022). Identifikasi Logam Berat di Lahan Pasca Tambang Timah di Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Geominerba, 7(2).

https://doi.org/10.58522/ppsdm22.v7i2.106

Lestari, T., Rahmatika, N., Pratama, D., & Sitorus, R. (2025). Application of Different Doses of Nitrogen Fertilizer to Improve the Growth and Yield of Pakchong Grass in Post-Tin Mining Land. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 12(3), 7681– 7688.https://doi.org/10.15243/jdmlm.2025.123.7681

Maftukhah, R., Keiblinger, K. M., Kral, R. M., Ngadisih, N., Murtiningrum, M., Mentler, A., & Hood-Nowotny, R. (2022). Soil Fertility and Centrosema Pubescens Growth on Post-Tin Mining Land Amended with Compost And Biochar. Agronomy, 12(9), 2144. https://doi.org/10.3390/agronomy12092144

Maftukhah, R., Keiblinger, K. M., Ngadisih, N., Murtiningrum, M., Kral, R. M., Mentler, A., & Hood-Nowotny, R. (2023). Post-Tin-Mining Agricultural Soil Regeneration Using Local Organic Amendments Improve Nitrogen Fixation and Uptake in a Legume–Cassava intercropping system. Land, 12(5), 1107. https://doi.org/10.3390/land12051107

Moola, S., Munn, Z., Tufanaru, C., Aromataris, E., Sears, K., Sfetcu, R., Mu, P. F. (2020). Systematic Reviews of Etiology and Risk. Dalam E. Aromataris & Z. Munn (Eds.), JBI Manual for Evidence Synthesis. JBI. https://doi.org/10.46658/JBIMES-20-08

Nurtjahya, E., Franklin, J., & Umroh. (2023). Lahan bekas tambang timah dan pemanfaatannya: Strategi revegetasi dan pemilihan jenis tanaman di Bangka. UBB Press.

Nurtjahya, E., Juairiah, L., & Setiadi, D. (2017). Suksesi Vegetasi dan Karakteristik Tanah Bekas Tambang Timah di Pulau Bangka. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 22(3), 167–173.

Nurtjahya, E., Setiadi, D., Guhardja, E., Muhadiono, & Setiadi, Y. (2009). Succession on Tin- Mined Land in Bangka Island. Blumea - Biodiversity, Evolution and Biogeography of Plants, 54(1– 2), 131–138. https://doi.org/10.3767/000651909X476166

Pruvot, C., Douay, F., Hervé, F., & Waterlot, C. (2006). Heavy Metals in Soil, Crops and Grass as a Source of Human Exposure Near a Former Smelter. Journal of Soils and Sediments, 6, 215–220. https://doi.org/10.1065/jss2006.10.186

Rahayu, R., Erdaswin, F., Rosariastuti, R., Dewi, W. S., Fatimah, F., Herawati, A., & Ichsan, N. (2025). Recovery of Soil Carbon Pools and C–N Stoichiometry Under Drought in Degraded Tin-Mined Soils Using Organic, Inorganic, and Bio-Amendments. Asian Journal of Agriculture, 9(2).https://doi.org/10.13057/asianjagric/g090248

Randrikasari, O. (2024). Teknologi Reklamasi Lahan Bekas Tambang Timah melalui Pemberian Bahan Amelioran dan Pemilihan Jenis Tanaman. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Pertambangan, 1(1), 29 43.https://doi.org/10.70191/jplp.v1i1.54894

Republik Indonesia. (2010). Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 138.

Republik Indonesia. (2020). Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 147.

Sae-Tun, O., Maftukhah, R., Susanto, S., Ngadisih, N., Murtiningrum, M., Hood-Nowotny, R., Mentler, A., & Keiblinger, K. M. (2025). Organic Carbon-Based Amendments Effectively Reclaim Post-Tin Mining Site Via Modified Soil Organic Carbon Characteristics. Plant and Soil, 508(1–2), 891–907. https://doi.org/10.1007/s11104-024-06833-1

Sheoran, V., Sheoran, A. S., & Poonia, P. (2010). Soil Reclamation of Abandoned Mine Land by Revegetation: A review. International Journal of Soil, Sediment and Water, 3(2), Article 13.

Sitorus, S. R. P., Kusumastuti, E., & Badri, L. N. (2008). Karakteristik dan Teknik Rehabilitasi Lahan Pasca Penambangan Timah di Pulau Bangka dan Singkep. Jurnal Tanah dan Iklim, 27, 57–74.

Subardja, D., Ritung, S., Anda, M., Sukarman, Suryani, E., & Subandiono, R. E. (2016). Petunjuk Teknis Klasifikasi Tanah Nasional (Ed. revisi). Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.

Sukarman, & Gani, R. A. (2017). Lahan Bekas Tambang Timah di Pulau Bangka dan Belitung, Indonesia dan Kesesuaiannya untuk Komoditas Pertanian. Jurnal Tanah dan Iklim, 41(2), 101–112.

Sukarman, & Gani, R. A. (2020). Karakteristik Tanah dan Strategi Pengelolaan Hara pada Lahan Tailing Pascatambang Timah di Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Tanah dan Iklim, 44(2), 93–104.

Sukarman, Gani, R. A., & Asmarhansyah. (2020). Tin Mining Process and its Effects on Soils in Bangka Belitung Islands Province, Indonesia. Sains Tanah – Journal of Soil Science and Agroclimatology, 17(2), 180–189. https://doi.org/10.20961/stjssa.v17i2.37606

Suryati, T. (2017). Studi Fungi Mikoriza Arbuskula di Lahan Pasca Tambang Timah Kabupaten Bangka Tengah. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(1), 99–106.

Sutono, S., Nurida, N. L., & Juarsah, I. (2020). Karakteristik Tanah dan Strategi Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang Timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Sumberdaya Lahan, 12(2), 99–110.

Widyati, E. (2011). Potensi Tumbuhan Bawah sebagai Akumulator Logam Berat untuk Membantu Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang. Mitra Hutan Tanaman, 6(2), 46–56.

Downloads

Published

2026-06-29

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.