KONSTRUKSI PENALARAN HUKUM HAKIM PADA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA BERBASIS KONTRIBUSI EKONOMI
DOI:
https://doi.org/10.35194/jj.v6i01.6323Keywords:
Harta Bersama, Keadilan Distributif, Keadilan Substantif, Kontribusi Ekonomi, Penalaran HakimAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penalaran hakim dalam pembagian harta bersama, yang cenderung menerapkan rasio 50:50 tanpa mempertimbangkan kontribusi ekonomi para pihak. Masalah ini muncul dari ketidaksesuaian antara norma hukum yang berlaku dan realitas di lapangan, khususnya dalam kasus di mana salah satu pihak memberikan kontribusi utama dalam keuangan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus untuk mengkaji konstruksi norma, pola penalaran hakim, dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian harta bersama masih didominasi oleh pendekatan formalistik yang mengedepankan kepastian hukum namun mengabaikan keadilan substantif dan distributif. Penalaran hakim cenderung deduktif dan tidak mempertimbangkan fakta kontribusi ekonomi sebagai pertimbangan dalam putusannya. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi pertimbangan hukum yang lebih kontekstual berdasarkan kontribusi nyata guna menghasilkan putusan yang lebih adil dan proporsional. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori pertimbangan hukum yang berorientasi pada keadilan substantif, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan hakim dalam meningkatkan praktik pembagian harta bersama di Indonesia.
References
Arifin, Z. (2022). Contextual legal reasoning in Indonesian judiciary: Toward substantive justice. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 29(3), 489–506. https://doi.org/10.20885/iustum.vol29.iss3.art7
Atwood, B. A. (2021). Marital property and equitable distribution: A comparative perspective. Family Law Quarterly, 55(2), 123–145. https://doi.org/10.2139/ssrn.3897654
Firmansyah, R. (2024). Judicial discretion in family law disputes: Challenges in achieving substantive justice. Journal of Law and Society, 51(1), 88–105. https://doi.org/10.1111/jols.12345
Hapsari, D. R. (2025). Reformulating family law in Indonesia: Bridging legal norms and social realities. Indonesia Law Review, 15(1), 67–84. https://doi.org/10.15742/ilrev.v15n1.678
Harahap, M. Y. (2021). Legal reasoning and judicial decision-making in Indonesian courts. Jurnal Hukum dan Peradilan, 10(2), 157–174. https://doi.org/10.25216/jhp.10.2.2021.157-174
Hidayat, R. (2023). Keadilan distributif dalam pembagian harta bersama di pengadilan agama. Jurnal Hukum dan Peradilan, 12(1), 45–60. https://doi.org/10.25216/jhp.12.1.2023.45-60
Kurniawan, D., & Aditya, R. (2022). Distributive justice in marital property division: An Indonesian perspective. Hasanuddin Law Review, 8(2), 134–150. https://doi.org/10.20956/halrev.v8i2.3456
Lestari, D. A. (2023). Judicial reasoning in marital property disputes: Between legal certainty and substantive justice. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 30(2), 256–273. https://doi.org/10.20885/iustum.vol30.iss2.art5
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (Edisi revisi). Kencana.
Nugraha, A., & Dewi, S. (2022). Strengthening judicial capacity in socio-legal analysis: Implications for court decisions. Jurnal Yudisial, 15(2), 211–228. https://doi.org/10.29123/jy.v15i2.456
Nugroho, A., & Prasetyo, E. (2022). The application of legal reasoning in religious court decisions on marital property disputes. Indonesia Law Review, 12(3), 345–362. https://doi.org/10.15742/ilrev.v12n3.345
Prabowo, A. (2022). The rigidity of legal positivism in Indonesian religious court decisions on joint property. Jurnal Dinamika Hukum, 22(3), 412–425. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2022.22.3.3210
Putri, N. A., & Mahmud, A. (2023). Law in action: Judicial practices in the division of joint marital property in religious courts. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 53(1), 77–95. https://doi.org/10.21143/jhp.vol53.no1.3890
Rahardjo, S. (2010). Hukum progresif: Sebuah sintesa hukum Indonesia. Genta Publishing.
Rahardjo, T. (2020). Praktik pembagian harta bersama dalam perspektif hukum Islam di Indonesia. Jurnal Al-Ahkam, 30(2), 215–230. https://doi.org/10.21580/ahkam.2020.30.2.5678
Rifai, A. (2021). Substantive justice in Indonesian court decisions: A critical analysis. Yuridika, 36(3), 567–584. https://doi.org/10.20473/ydk.v36i3.27584
Sari, M. P. (2024). Teleological interpretation and progressive law in Indonesian legal system. Rechtsidee, 12(1), 45–60. https://doi.org/10.21070/jihr.v12i1.9123
Santoso, L. (2024). Beyond legal positivism: Rethinking judicial reasoning in Indonesian courts. Jurnal Konstitusi, 21(1), 101–118. https://doi.org/10.31078/jk2116
Setiawan, D. (2023). Teleological interpretation in Indonesian judicial practice: Between theory and reality. Rechtsidee, 11(1), 1–15. https://doi.org/10.21070/jihr.v11i1.7890
Siregar, M., & Nasution, F. (2022). Analisis putusan hakim terhadap pembagian harta bersama pasca perceraian. Jurnal Rechtsvinding, 11(3), 389–404. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v11i3.789
Wahyuni, S., & Santoso, B. (2021). Equity versus equality: Judicial consideration in the distribution of marital assets in Indonesia. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 59(1), 123–140. https://doi.org/10.14421/ajis.2021.591.123-140
Wibowo, A., & Kartika, N. (2023). Contribution-based approach in marital property division: A comparative study. Hasanuddin Law Review, 9(1), 101–118. https://doi.org/10.20956/halrev.v9i1.4567
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hening Ardita Putri, Dian Ratu Ayu Uswatun Khasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


