Studi Analisis Hubungan Arus, Kecepatan Dan Kerapatan Di Ruas Jalan Raya Bandung Kabupaten Cianjur Dengan Metode Greenshield

Studi Analisis Hubungan Arus, Kecepatan Dan Kerapatan Di Ruas Jalan Raya Bandung Kabupaten Cianjur Dengan Metode Greenshield

Authors

  • Widad Nur Azizah Universitas Suryakancana
  • Devi Setiawan Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.35194/jmts.v9i01.6667

Keywords:

Arus Lalu Lintas, Kecepatan Rata-Rata Ruang, Kepadatan, Metode Greenshield, Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023), Tingkat Pelayanan (LOS).

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan makroskopik antara arus/volume ( ), kecepatan rata-rata ruang ( ), dan kerapatan/kepadatan ( ) di ruas Jalan Raya Bandung, Kabupaten Cianjur (sekitar fasilitas Jalan Mesjid Abu Bakar) menggunakan Metode Greenshield. Segmen jalan ini memiliki tipe geometri 2/2 UD (Two-Lane, Two-Way Undivided) dan dievaluasi berdasarkan data pengamatan empiris pada bulan Juli 2023 selama jam-jam puncak pagi, siang, dan sore. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume arus puncak tertinggi terjadi pada siang hari pukul 12.45 – 13.00 WIB sebesar 683,30 smp/15 menit (ekuivalen 2.733,20 smp/jam) dan sore hari pukul 16.30 – 16.45 WIB sebesar 682,95 smp/15 menit (ekuivalen 2.731,80 smp/jam) dengan dominasi mutlak armada sepeda motor. Berdasarkan evaluasi Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023), kapasitas nyata ruas jalan dihitung sebesar 1.996,16 smp/jam. Derajat kejenuhan ( ) pada jam puncak siang dan sore mencapai 1,37, yang menempatkan Tingkat Pelayanan Jalan (Level of Service - LOS) pada kategori F (kondisi arus paksa/macet parah). Pengujian regresi linier murni Metode Greenshields menghasilkan nilai koefisien determinasi ( ) yang sangat rendah sebesar 0,01226 (1,23%), yang menunjukkan ketidakmampuan model linier murni dalam merepresentasikan karakteristik arus campuran (mixed traffic). Setelah dilakukan kalibrasi parameter operasional, model Greenshields menghasilkan Kecepatan Arus Bebas ( ) sebesar 20,41 km/jam, Kepadatan Macet ( ) sebesar 2.551 smp/km, serta Kapasitas Maksimum ( ) sebesar 2.551 smp/jam pada kecepatan optimal ( ) 10,21 km/jam dan kepadatan optimal ( ) 1.276 smp/km.

References

[1] I. Ismiyati, D. Marlita, and D. Saidah, “Pencemaran udara akibat emisi gas buang kendaraan bermotor,” J. Manajemen Transportasi & Logistik, vol. 1, no. 3, pp. 241–248, 2014.

[2] World Health Organization, WHO Global Air Quality Guidelines: Particulate Matter (PM2.5 and PM10), Ozone, Nitrogen Dioxide, Sulfur Dioxide and Carbon Monoxide. Geneva, Switzerland: WHO Press, 2021.

[3] Pemerintah Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta, Indonesia: Sekretariat Negara, 2021.

[4] WRI Indonesia and Vital Strategies, “Laporan emisi udara Jabodetabek,” WRI Indonesia, Jakarta, Indonesia, 2024.

[5] E. Gultom et al., “Analisis kualitas udara PM2.5 di Kota Bandung,” J. Kajian Lingkungan Indonesia, vol. 9, no. 2, pp. 110–119, 2021.

[6] H. Sukmadi and R. Saputra, “Analisis emisi kendaraan bermotor terhadap kualitas udara di Jabodetabek,” J. Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, vol. 5, no. 2, pp. 101–112, 2022.

[7] IQAir, “Air quality ranking – Jakarta,” IQAir, 2024. [Online]. Available: https://www.iqair.com/id/indonesia/jakarta

[8] Z. Sun et al., “Traffic-related air pollution and its correlation with urban road characteristics in China,” Atmos. Pollut. Res., vol. 11, no. 1, pp. 45–52, 2020, doi: 10.1016/j.apr.2019.09.009.

[9] R. Azhari, L. B. Prasetyo, and A. Munandar, “Pengaruh kepadatan lalu lintas terhadap kualitas udara ambien di kawasan perkotaan,” J. Teknik Lingkungan, vol. 24, no. 2, pp. 85–94, 2018.

[10] D. Rahmawati, L. B. Prasetyo, and A. Munandar, “Kualitas udara ambien di sekitar kawasan industri semen dan pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar,” J. Teknik Lingkungan, vol. 24, no. 1, pp. 33–42, 2018.

[11] R. N. Sari and R. Maulani, “Studi korelasi volume kendaraan terhadap peningkatan konsentrasi PM10 di jalan raya padat lalu lintas,” J. Rekayasa Sipil, vol. 18, no. 1, pp. 45–53, 2022.

[12] E. Sutanto, A. Hidayat, and T. Wibowo, “Emisi kendaraan bermotor dan kontribusinya terhadap partikulat PM10 di kawasan perkotaan,” J. Lingkungan dan Pembangunan, vol. 35, no. 1, pp. 45–54, 2019.

[13] I. Etikan, S. A. Musa, and R. S. Alkassim, “Comparison of convenience sampling and purposive sampling,” Am. J. Theor. Appl. Stat., vol. 5, no. 1, pp. 1–4, 2016, doi: 10.11648/j.ajtas.20160501.11.

[14] L. A. Palinkas et al., “Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research,” Adm. Policy Ment. Health, vol. 42, no. 5, pp. 533–544, 2015, doi: 10.1007/s10488-013-0528-y.

[15] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2021.

[16] Direktorat Jenderal Bina Marga, Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Jakarta, Indonesia: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, 1997.

[17] Pemerintah Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta, Indonesia: Pemerintah Pusat, 2009.

[18] United States Environmental Protection Agency, Air Quality Criteria for Particulate Matter. Washington, DC, USA: EPA, 2011.

[19] D. Nugraheni and R. Purbopuspito, “Pengaruh aktivitas transportasi terhadap konsentrasi PM2.5 dan PM10 di wilayah peri-urban,” J. Lingkungan dan Pembangunan, vol. 11, no. 3, pp. 134–142, 2020.

[20] A. L. Ginting and M. Mirwan, “Analisis kualitas udara berdasarkan volume lalu lintas di jalan,” INSOLOGI: J. Sains dan Teknologi, vol. 1, no. 5, pp. 603–613, 2022.

[21] United Nations, “Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development,” United Nations, New York, USA, 2015. [Online]. Available: https://sdgs.un.org/2030agenda

Downloads

Published

2026-08-04

How to Cite

Widad Nur Azizah, & Devi Setiawan. (2026). Studi Analisis Hubungan Arus, Kecepatan Dan Kerapatan Di Ruas Jalan Raya Bandung Kabupaten Cianjur Dengan Metode Greenshield : Studi Analisis Hubungan Arus, Kecepatan Dan Kerapatan Di Ruas Jalan Raya Bandung Kabupaten Cianjur Dengan Metode Greenshield . JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA, 9(01), Hal 73 –83. https://doi.org/10.35194/jmts.v9i01.6667

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.