Analisis Debit Air pada Saluran Primer Irigasi Belinteng Bendungan Namu Sira-Sira

Authors

  • Irfandi Purba Universitas Negeri Medan
  • Maria Joseva Sinaga Universitas Negeri Medan
  • Lucia Naomi A Sitorus Universitas Negeri Medan
  • Rizky Simanjuntak Universitas Negeri Medan

Abstract

Abstrak

Jaringan Irigasi memiliki peranan penting dalam menjaga ketersediaan air secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi jaringan irigasi berdasarkan debit air pada saluran primer di Daerah Irigasi Belinteng, Bendungan Namu Sira-Sira. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei lapangan dengan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran kecepatan arus, dimensi saluran, luas penampang, dan debit air pada tujuh titik pengamatan. Pengukuran kecepatan arus dilakukan menggunakan metode pelampung, sedangkan debit air dihitung berdassarkan hubungan antara kecepatan aliran dan luas penampang saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan arus berkisar antara 0,502 m/s hingga 0,603 m/s dengan rata-rata sebesar 0,538 m/s. Debit air yang diperoleh berkisar antara 1,656 m3/s hingga 3,538 m3/s. Perbedaan debit air dipengaruhi oleh kondisi penampang saluran, kedalaman aliran, sedimentasi, serta pertumbuhan vegetasi pada beberapa bagian saluran. Secara umum, kondisi jaringan irigasi masih tergolong cukup baik dan mampu mendukung distribusi air bagi lahan pertanian, meskipun diperlukan pemeliharaan dan pembersihan saluran secara berkala agar efisiensi penyaluran air tetap optimal.

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Purba, I., Sinaga, M. J., Sitorus, L. N. A., & Simanjuntak, R. (2026). Analisis Debit Air pada Saluran Primer Irigasi Belinteng Bendungan Namu Sira-Sira. JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA, 9(01), Hal 12 – 17. Retrieved from https://jurnal.unsur.ac.id/index.php/momen/article/view/6321