Analisis Eksperimental Kontribusi Adhesive terhadap Perilaku Sambungan Hybrid Self-Drilling Screw pada Baja Ringan Canai Dingin
Abstract
Penelitian ini mengevaluasi kontribusi efektif adhesive terhadap perilaku sambungan hybrid self-drilling screw (SDS) pada baja ringan canai dingin. Kajian ini penting karena kapasitas sambungan hybrid tidak tepat apabila diasumsikan sebagai penjumlahan langsung antara kapasitas sekrup dan adhesive, sementara mekanisme transfer beban berlangsung secara bertahap. Pengujian eksperimental dilakukan menggunakan Universal Testing Machine terhadap lima variasi sambungan, yaitu 1 SDS, 2 SDS, adhesive saja, 1 SDS + adhesive, dan 2 SDS + adhesive, dengan tiga spesimen untuk setiap variasi. Material yang digunakan adalah baja ringan G550 tebal 0,75 mm, SDS berdiameter 4,8 mm, dan epoxy adhesive. Parameter yang dianalisis meliputi beban maksimum, kontribusi adhesive, dan mekanisme keruntuhan. Hasil menunjukkan bahwa adhesive meningkatkan beban maksimum sambungan 1 SDS dari 3683,33 N menjadi 8883,33 N, dengan kontribusi efektif sebesar 5200,00 N dan fraksi sebesar 0,58. Pada sambungan 2 SDS, beban maksimum meningkat dari 8000,67 N menjadi 9663,00 N, dengan kontribusi 1662,33 N dan fraksi 0,17. Keruntuhan hybrid diawali oleh kegagalan friksi adhesive, kemudian dilanjutkan oleh tilting, hole bearing, dan pull-over sekrup. Temuan ini menunjukkan bahwa adhesive efektif dalam menahan slip awal dan meningkatkan kapasitas, tetapi kontribusinya tidak linier terhadap jumlah sekrup.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Y Djoko Setiyarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


