ANALISIS KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) (STUDI KASUS : JALAN PRAMUKA KABUPATEN CIANJUR PROVINSI JAWA BARAT)
DOI:
https://doi.org/10.35194/jmts.v8i02.5888Abstract
Ruas jalan Pramuka - Cianjur termasuk ke dalam jenis jalan Kabupaten dengan panjang 1,7 km dan lebar 7 m terdapat beberapa kerusakan, seperti retak , berlubang, dan alur ban. Banyaknya kendaraan barang dan kendaraan angkutan bermuatan besar seperti kontainer, dumptruck yang melintas ke jalan tersebut mengakibatkan lapisan permukaan jalan mengalami kerusakan. Studi ini menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) dan cara mengatasi kerusakan perkerasan jalan menggunakan metode Bina Marga 1995. Surface Distress Index (SDI) adalah adalah salah satu sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis kerusakan diantaranya Panjang retak, Lebar retak, Jumlah Lubang, dan Alur Ban, tingkat kerusakan yang terjadi dan dapat digunakan sebagai acuan dalam Studi kasus. Hasil analisis tingkat kerusakan pada jalan Ruas Jalan Pramuka - Cianjur didapatkan nilai metode Surface Distres index (SDI) memiliki nilai rata – rata 51,666 dimana termasuk pada rentang nilai 50 – 100 untuk kondisi jalan Sedang. Untuk perbaikan berdasarkan menurut metode Bina Marga dihasilkan kerusakan retak digunakan metode perbaikan P4 serta untuk lubang dan bekas roda menggunakan metode perbaikan P5References
[1] M. Y. Aman, “Moisture Sensitivity Warm Porous Asphalt Incorporating Sasobit®,” PhD Thesis. School of Civil Engineering, The University Sains Malaysia~…, 2013.
[2] “pedoman-survei-pengumpulan-data-kondisi-jaringan-jalan (1).pdf.”
[3] K. D. Bangunan, “Kementerian pekerjaan umum,” no. 001, 2011.
[4] C. M. Yusup, N. Kartika, and others, “Analisis Biaya Pemeliharaan Terhadap Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI),” SANTIKA is a Sci. J. Sci. Technol., vol. 9, no. 2, pp. 943–951, 2019.
[5] C. T. G. Pratama, “Evaluasi Perkerasan Jalan Dan Alternatif Penanganannya Dengan Menggunakan Metode Bina Marga Dan Metode Pci (Pavement Condition Index)(Studi Kasus: Ruas jalan Prabu Gajah Agung, Kabupaten Sumedang),” Universitas Komputer Indonesia, 2019.
[6] E. R. Labaso, M. S. Ishak, and M. Kasan, “Evaluasi Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Iindex (SDI) Studi Kasus Jalan Pue Bongo--Kota Palu,” REKONSTRUKSI TADULAKO Civ. Eng. J. Res. Dev., pp. 67–74, 2022.
[2] “pedoman-survei-pengumpulan-data-kondisi-jaringan-jalan (1).pdf.”
[3] K. D. Bangunan, “Kementerian pekerjaan umum,” no. 001, 2011.
[4] C. M. Yusup, N. Kartika, and others, “Analisis Biaya Pemeliharaan Terhadap Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI),” SANTIKA is a Sci. J. Sci. Technol., vol. 9, no. 2, pp. 943–951, 2019.
[5] C. T. G. Pratama, “Evaluasi Perkerasan Jalan Dan Alternatif Penanganannya Dengan Menggunakan Metode Bina Marga Dan Metode Pci (Pavement Condition Index)(Studi Kasus: Ruas jalan Prabu Gajah Agung, Kabupaten Sumedang),” Universitas Komputer Indonesia, 2019.
[6] E. R. Labaso, M. S. Ishak, and M. Kasan, “Evaluasi Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Iindex (SDI) Studi Kasus Jalan Pue Bongo--Kota Palu,” REKONSTRUKSI TADULAKO Civ. Eng. J. Res. Dev., pp. 67–74, 2022.
Downloads
Published
2025-12-13
Issue
Section
Articles