OPTIMASI ORGANOLEPTIC MINUMAN FUNGSIONAL DARI FORMULASI DAUN KUMIS KUCING, BUNGA ROSELLA, DAN BUNGA TELANG
Keywords:
Minuman fungsional, Daun kumis kucingBunga rosella, Bunga telangAbstract
Minuman fungsional adalah minuman yang dirancang khusus untuk memberikan manfaat kesehatan tambahan di luar nutrisi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi minuman fungsional kaya dengan antioksidan yang mengkombinasikan ekstrak daun kumis kucing, bunga rosella dan bunga telang. Optimasi organoleptik bertujuan menemukan keseimbangan rasa, aroma, dan warna visual yang disukai konsumen. Penelitian ini menggunakan metode Response Surface Method (RSM) dengan enam formulasi kombinasi yang berbeda dari : daun kumis kucing, bunga rosella dan bunga telang. Uji mutu sensoris yang dilakukan meliputi warna, rasa, kekentalan dan aroma oleh 30 orang panelis. Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap keempat parameter. Formulasi terbaik diperoleh pada perlakuan F dengan formulasi kumis kucing 25% bunga rosella 25% bunga telang 50% mendapatkan skor wilayah optimasi untuk parameter : Warna = 1; Rasa = 1; Kekentalan = 1 dan Aroma = 3. Dengan demikian, formulasi F dapat dikategorikan sebagai formulasi yang paling optimal berdasarkan keseluruhan penilaian sensori. Formulasi terbaik ini selanjutnya di uji FTIR(Fourier Transform Infrared Spectroscopy), hasil analisis FTIR menunjukkan adanya gugus –OH, C=O, C=C aromatik, dan C–O glikosidik yang menandakan kehadiran senyawa fenolik seperti flavonoid dan antosianin, yang berperan sebagai antioksidan. Dengan demikian, formulasi F berpotensi dikembangkan sebagai minuman fungsional herbal yang memiliki karakteristik sensori baik dan kandungan antioksidan yang mendukung manfaat kesehatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuliani ,, Riza Trihaditia, Angga Atmadja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.


