PERLINDUNGAN HAK KONSTITUSIONAL ATAS PEKERJAAN DALAM MEKANISME SURAT LOLOS BUTUH DOSEN
DOI:
https://doi.org/10.35194/jj.v6i01.6340Keywords:
Hak Konstitusional, Kebebasan Akademik, Pendidikan Tinggi, Perlindungan Hak Pekerja, Surat Lolos Butuh DosenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai penerbitan Surat Lolos Butuh Dosen pasca berlakunya Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2024 serta menelaah kesesuaiannya dengan hak konstitusional atas pekerjaan sebagaimana dijamin dalam Pasal 27 ayat (2) UUD 1945. Penelitian ini juga mengkaji relasi antara kewenangan administratif perguruan tinggi dan perlindungan hak profesi dosen dalam perspektif negara hukum demokratis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan konseptual. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif menggunakan metode preskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasca berlakunya Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2024, tidak terdapat pengaturan eksplisit mengenai mekanisme Surat Lolos Butuh Dosen sehingga menimbulkan kekosongan norma dan perbedaan praktik antarperguruan tinggi. Mekanisme Surat Lolos Butuh Dosen masih menimbulkan ketidakpastian hukum karena belum diatur secara eksplisit dalam regulasi pendidikan tinggi nasional. Mekanisme tersebut sering digunakan sebagai instrumen administratif yang berpotensi membatasi hak dosen untuk memperoleh dan mengembangkan pekerjaan secara bebas. Penelitian ini menemukan bahwa pengaturan yang ideal harus berbasis pada prinsip constitutional protection of labor rights, kepastian hukum, proporsionalitas, dan kebebasan akademik. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan hukum pendidikan tinggi dan memberikan rekomendasi reformasi regulasi tata kelola dosen di Indonesia.
References
Alexy, R. (2020). A theory of constitutional rights. Oxford University Press.
Arifin, Z. (2023). Bureaucratic reform and governance challenges in Indonesian higher education. Journal of Indonesian Legal Studies, 8(2), 201–219. https://doi.org/10.15294/jils.v8i2.68124
Asshidiqie, J. (2021). Konstitusi dan konstitusionalisme Indonesia. Sinar Grafika
Atmadja, I.D.G. (2021). Discretionary power and administrative abuse in public governance. Hasanuddin Law Review, 7(3), 310–325. https://doi.org/10.20956/halrev.v7i3.3128
Barak, A. (2021). Proportionality: Constitutional rights and their limitations. Cambridge University.
Dicey, A. V. (2021). Introduction to the study of the law of the constitution. Liberty Fund.
Fauzi, A. (2024). Academic freedom and institutional governance in Indonesian higher education reform. International Journal of Educational Development, 10(4), 102945. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2024.102945
Firmansyah, R. (2024). Legal problems of lecturer transfer policy in private universities in Indonesia. Jurnal Hukum Novelty, 15(1), 44–59. https://doi.org/10.26555/novelty.v15i1.31245
Fuller, L.L. (2020). The morality of law. Yale University Press.
Hadjon, P. M., Djatmiati, T. S., Marzuki, H. M. L., & Sholikin, M. N. (2022). Pengantar hukum administrasi Indonesia (Cetakan terbaru). Gadjah Mada University Press.
Hamzah, A. (2022). Legal certainty and constitutional protection in Indonesian administrative law. Jurnal Yudisial, 15(2), 211–228. https://doi.org/10.29123/jy.v15i2.512
Harahap, D. A. (2022). Administrative justice and higher education governance in Indonesia. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 11(3), 389–406. https://doi.org/10.25216/jhp.11.3.2022.389-406
Huda, N. (2021). Constitutional rights and freedom of occupation in Indonesian legal system. Constitutionale, 2(1), 55–71. https://doi.org/10.25041/constitutionale.v2i1.2251
Kelsen, H. (2021). General theory of law and state. Routledge.
Lubis, M. S. (2023). Academic freedom and professional rights of lecturers in Indonesian higher education. Jurnal IUS Kajian Hukum Dan Keadilan, 11(1), 89–104. https://doi.org/10.29303/ius.v11i1.1248
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (Edisi revisi). Kencana.
Nasution, F., & Kurniawan, R. (2024). Academic mobility and research productivity in Indonesian universities. Journal of Higher Education Policy and Management, 46(1), 77–93. https://doi.org/10.1080/1360080X.2023.2267814
Pradana, M. R. (2023). Merit system and professional bureaucracy in Indonesian public sector governance. Jurnal Bina Praja, 15(2), 215–229. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.215-229
Prasetyo, T. (2022). Legal certainty in higher education governance in Indonesia. Jurnal RechtsVinding, 11(2), 215–230. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v11i2.808
Rahardjo, S. (2021). Ilmu hukum. Citra Aditya Bakti.
Rahmadani, F., & Yusuf, M. (2023). Kebebasan akademik dan mobilitas dosen dalam tata kelola pendidikan tinggi Indonesia. Jurnal Pendidikan Tinggi Dan Hukum, 8(2), 145–160.
Rawls, J. (2020). A theory of justice. Harvard University Press.
Soekanto, S., & Sri, Mamudji. (2022). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat (Edisi terbaru). Rajawali Pers.
Santoso, M. A. (2022). State obligation in protecting economic and social rights in Indonesia. Jurnal HAM, 13(2), 145–160. https://doi.org/10.30641/ham.2022.13.145-160
Setiawan, I. (2023). Constitutional protection of labour rights in Indonesia’s democratic legal state. Jurnal Konstitusi, 20(1), 85–102. https://doi.org/10.31078/jk2015
Siregar, H. M. (2024). Legal accountability in administrative discretion of higher education institutions. Jurnal Legislasi Indonesia, 21(1), 55–70. https://doi.org/10.54629/jli.v21i1.912
Sulaiman, A., & Arifin, Z. (2021). Perlindungan hukum dosen pada perguruan tinggi swasta dalam hubungan kerja akademik. Jurnal RechtsVinding, 10(3), 421–438.
Suyanto, S., & Nugroho, A. (2021). Employment relations and legal protection for lecturers in private universities. Jurnal Cita Hukum, 9(3), 455–472. https://doi.org/10.15408/jch.v9i3.21742
Sweet, A. S., & Mathews, J. (2020). Proportionality balancing and constitutional governance. Columbia Journal of Transnational Law, 47(1), 72–165.
Utrecht, E. (2021). Pengantar hukum administrasi negara Indonesia. Ichtiar Baru.
Wibowo, R. (2022). Relasi kuasa dalam tata kelola perguruan tinggi dan perlindungan profesi dosen. Jurnal Legislasi Indonesia, 19(4), 511–526.
Wicaksono, D. A., & Hidayat, A. (2023). Constitutional protection of academic workers in Indonesian higher education system. Hasanuddin Law Review, 9(1), 1–15. https://doi.org/10.20956/halrev.v9i1.4203
Wijaya, R. (2022). Abuse of administrative discretion in Indonesian public law. Yuridika, 37(2), 245–263. https://doi.org/10.20473/ydk.v37i2.36214
Yunus, M. (2022). Academic mobility and higher education competitiveness in Southeast Asia. Higher Education Policy, 35(4), 781–799. https://doi.org/10.1057/s41307-021-00254-8
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 44 Tahun 2024 tentang Profesi, Karier, dan Penghasilan Dosen.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Emirza Nur Wicaksono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


