ANALYSIS OF SKIMMING ACTIONS IN SHARIA BANKING TRANSACTIONS: A SHARIA ECONOMIC LAW PERSPECTIVE
DOI:
https://doi.org/10.35194/eeki.v5i2.5508Keywords:
Bank Syariah, Hukum Ekonomi Syariah, Keamanan Digital, Maqashid Syariah, Skimming, Digital Security, Islamic Bank, Islamic Economic LawAbstract
Teknologi informasi dan komunikasi di industri keuangan syariah terus berkembang. Kemajuan tersebut memungkinkan pula berkembangnya tindakan kejahatan digital salah satunya adalah Skimming. Skimming adalah jenis kejahatan digital dimana data nasabah dicuri secara ilegal melalui perangkat tersembunyi di ATM atau alat pembayaran elektronik. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana transaksi skimming terjadi dalam perbankan syariah dari perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Data berasal dari undang-undang perbankan syariah, buku hukum Islam, laporan lembaga keuangan, dan kasus skimming yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah seperti keadilan, amanah, dan perlindungan harta (?if? al-m?l) bertentangan dengan tindakan skimming. Selain itu, tindakan ini memenuhi unsur ghasab, yang berarti pengambilan tanpa izin, tadlis, yang berarti penipuan, dan sariqah, yang berarti pencurian. Jika kelalaian sistem menyebabkan skimming, bank syariah bertanggung jawab secara hukum dan moral untuk melindungi klien. Studi ini membantu perkembangan literatur hukum ekonomi syariah tentang kejahatan siber dan mendorong perbankan syariah untuk meningkatkan sistem keamanan yang didasarkan pada nilai-nilai Islam Information and communication technology in the Islamic financial industry continues to develop. This progress also allows for the development of digital crime, one of which is skimming. Skimming is a type of digital crime in which customer data is stolen through hidden devices installed in ATMs or electronic payment devices. This study aims to investigate how skimming transactions occur in Islamic banking from the perspective of Islamic economic law. This study uses a qualitative approach with analytical descriptive methods. The data comes from Islamic banking laws, Islamic law books, financial institution reports, and cases of skimming that have occurred. The results of the study demonstrate that the principles of Islamic economic law, such as justice, trustworthiness, and the protection of assets (?if? al-m?l), are incompatible with skimming actions. In addition, this action fulfills the elements of ghasab, which means taking without permission, tadlis, which means fraud, and sariqah, which means theft. If system negligence causes skimming, Islamic banks are legally and morally responsible for protecting clients. This study contributes to the development of Islamic economic law literature on cybercrime and encourages Islamic banking to enhance its security systems by Islamic values.References
Addi Sulha, M. R. (2020). Tinjauan Hukum Islam terhadap Kejahatan Carding di Internet.
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Gema Insani.
Az-Zuhaili, W. (2020). Fikih Jinayat: Hukum Pidana Islam Dilengkapi Fatwa-Fatwa Kontemporer.
Bank Indonesia. (2015). Peraturan BI No. 16/1/PBI/2015 tentang Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran.
Berutu, D. (2020). Pengantar Fiqih Muamalah.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Gunawan, H. (2023). Fiqh Jinayah yang Responsif terhadap Isu-Isu Kekinian.
Hamzah, A. (2005). Cyber Crime: Kejahatan di Dunia Maya. Sinar Grafika.
Kamali, M. H. (2008). Shariah Law: An Introduction. Oneworld Publications.
Karim, A. A. (2011). Ekonomi Mikro Islami. Raja Grafindo Persada.
Kholid, M. (2018). Prinsip-Prinsip Hukum Ekonomi Syariah dalam Undang-Undang tentang Perbankan Syariah. Asy-Syari’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 20(2), 139–156.
Mardani. (2012). Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia. Kencana.
Nasabah BSM Kehilangan Saldo, Ini Kata Bank Syariah Mandiri. (2018). Detik Finance.
OJK. (2021). Edukasi Perlindungan Konsumen Perbankan. www.ojk.go.id .
Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Panduan Pengendalian Risiko Teknologi Informasi pada Perbankan: Risiko Skimming. OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia Tahun 2023. OJK.
Purba, R. D. (2022). Hukum Perikatan dan Perjanjian.
Rasyid, H., & El-Sutha, S. H. (2017). Panduan Muslim Sehari-hari.
Rohman, F. (2020). Kejahatan Skimming dalam Perspektif Hukum Pidana dan Perlindungan Konsumen. Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 8(2), 105–112.
Romli, L. (2015). Cyber Crime: Kejahatan Mayantara. Refika Aditama.
Sa’diyah, N. (2022). Ringkasan Fikih Lengkap II.
Sari, N. (2019). Pertanggungjawaban BNI Syariah terhadap Nasabah Akibat Tindak Kejahatan Skimming Kartu ATM. Reformasi Hukum, 23(2), 160–170.
Sari, N. (2020). Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Nasabah Dalam Card Skimming (Studi Kasus Bank Bni Syariah Pusat Di Jakarta). Reformasi Hukum, 23(2), 149–168.
Shalih, M. (2020). Panduan Muslim Sehari-hari.
Wahyudi, A., & Haryono, T. (2021). Evaluasi Sistem Keamanan ATM pada Bank Syariah: Kajian terhadap Risiko Skimming. Jurnal Sistem Informasi Dan Keamanan, 9(1), 22–30.
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Gema Insani.
Az-Zuhaili, W. (2020). Fikih Jinayat: Hukum Pidana Islam Dilengkapi Fatwa-Fatwa Kontemporer.
Bank Indonesia. (2015). Peraturan BI No. 16/1/PBI/2015 tentang Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran.
Berutu, D. (2020). Pengantar Fiqih Muamalah.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Gunawan, H. (2023). Fiqh Jinayah yang Responsif terhadap Isu-Isu Kekinian.
Hamzah, A. (2005). Cyber Crime: Kejahatan di Dunia Maya. Sinar Grafika.
Kamali, M. H. (2008). Shariah Law: An Introduction. Oneworld Publications.
Karim, A. A. (2011). Ekonomi Mikro Islami. Raja Grafindo Persada.
Kholid, M. (2018). Prinsip-Prinsip Hukum Ekonomi Syariah dalam Undang-Undang tentang Perbankan Syariah. Asy-Syari’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 20(2), 139–156.
Mardani. (2012). Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia. Kencana.
Nasabah BSM Kehilangan Saldo, Ini Kata Bank Syariah Mandiri. (2018). Detik Finance.
OJK. (2021). Edukasi Perlindungan Konsumen Perbankan. www.ojk.go.id .
Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Panduan Pengendalian Risiko Teknologi Informasi pada Perbankan: Risiko Skimming. OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia Tahun 2023. OJK.
Purba, R. D. (2022). Hukum Perikatan dan Perjanjian.
Rasyid, H., & El-Sutha, S. H. (2017). Panduan Muslim Sehari-hari.
Rohman, F. (2020). Kejahatan Skimming dalam Perspektif Hukum Pidana dan Perlindungan Konsumen. Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 8(2), 105–112.
Romli, L. (2015). Cyber Crime: Kejahatan Mayantara. Refika Aditama.
Sa’diyah, N. (2022). Ringkasan Fikih Lengkap II.
Sari, N. (2019). Pertanggungjawaban BNI Syariah terhadap Nasabah Akibat Tindak Kejahatan Skimming Kartu ATM. Reformasi Hukum, 23(2), 160–170.
Sari, N. (2020). Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Nasabah Dalam Card Skimming (Studi Kasus Bank Bni Syariah Pusat Di Jakarta). Reformasi Hukum, 23(2), 149–168.
Shalih, M. (2020). Panduan Muslim Sehari-hari.
Wahyudi, A., & Haryono, T. (2021). Evaluasi Sistem Keamanan ATM pada Bank Syariah: Kajian terhadap Risiko Skimming. Jurnal Sistem Informasi Dan Keamanan, 9(1), 22–30.
Downloads
Additional Files
Published
2025-07-31
Issue
Section
Articles
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.