PERAN AFFILIATOR DALAM MENARIK MINAT BELANJA KONSUMEN ON TIKTOK
DOI:
https://doi.org/10.35194/jubis.v5i2.5712Keywords:
Affiliate Marketing, Minat Beli Konsumen, Strategi Pemasaran Digital, Keputusan PembelianAbstract
ABSTRAK Perkembangan digital marketing mendorong munculnya strategi pemasaran baru, salah satunya adalah affiliate marketing, yang berperan dalam menarik minat belanja konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran affiliator dalam meningkatkan minat beli konsumen melalui promosi produk berbasis konten digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur serta survei menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada konsumen yang pernah melakukan pembelian melalui tautan affiliate. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik deskriptif untuk melihat pengaruh konten promosi oleh affiliator terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis affiliate marketing mampu meningkatkan minat beli konsumen melalui mekanisme kepercayaan, ulasan pengguna, dan kualitas konten promosi yang dibuat oleh affiliator. Selain itu, faktor kemudahan akses serta rekomendasi dari influencer atau affiliator yang kredibel turut berkontribusi dalam membentuk keputusan pembelian. Studi ini memberikan wawasan bagi pelaku bisnis dalam memanfaatkan affiliate marketing sebagai strategi pemasaran digital yang efektif. Kata Kunci: Affiliate Marketing, Minat Beli Konsumen, Strategi Pemasaran Digital, Keputusan PembelianReferences
Andriyanti, A., & Farida, N. (2023). Strategi personal branding influencer TikTok dalam meningkatkan minat beli konsumen. Jurnal Komunikasi & Digital, 11(1), 45–57.
Asadiyah, E., Ilma, M. A., Rozi, M. F., & Putri, K. A. S. (2023). The role of affiliate marketing on purchase decision moderated by purchase interest on TikTok. Asian Journal of Economics, Business and Accounting, 23(3), 15–27.
Christanti, & Kembau, A. S. (2024). Pengaruh strategi pemasaran konten dan afiliasi terhadap pembelian impulsif: Peran mediasi pemasaran viral dan kepercayaan. Jurnal Manajemen Digital Indonesia, 6(1), 55–68.
Erfiana, W., & Purnamasari, D. (2023). Strategi content marketing influencer melalui Shopee Affiliate Program pada Instagram. Jurnal Komunikasi Digital, 6(2), 88–97.
Fikri, A. (2023). Analisis metode kualitatif dalam riset komunikasi digital. Jurnal Penelitian Komunikasi, 15(2), 23–34.
Fox, J., & Wareham, J. (2010). Governance mechanisms in internet-based affiliate marketing programs in Spain. Journal of Interactive Marketing, 24(4), 260–276.
Hidayatullah, R. N., & Veri, J. (2024). Systemic literature review: Peran program affiliate marketing terhadap minat beli pada platform e-commerce. Jurnal Ekonomi Digital, 5(1), 77–88.
Isymayati, A. S., & Faradila, F. A. (2023). Pengaruh affiliate marketing terhadap purchase decision melalui buying interest: Studi pada konsumen produk Skintific. Jurnal Rimba, 15(2), 67–76.
Kertiriasih, N. N. R. (2023). The effect of affiliate marketing on consumer behavior, purchase intention and purchase decision. Proceedings of the International Conference on Business and Digital Economy, 2(1), 102–111.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nugroho, S. A. (2020). Model pengaruh word of mouth dan konten digital terhadap minat beli konsumen online. Jurnal Pemasaran Digital, 3(2), 134–142.
Research Synergy Press. (2024). Understanding the impact of affiliate marketing on consumer behavior: A comprehensive analysis. ResearchGate.
Rizki, A. A. S., et al. (2021). Analysis of the effect of e-commerce affiliate marketing on increasing consumer purchase intention. Proceedings of the International Conference on Business Strategy, 4(1), 66–73.
Sabina, A., Rachman, T., & Fauzan, M. (2025). Pengaruh konten visual dan musik populer dalam meningkatkan efektivitas affiliate marketing di TikTok. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Digital, 8(1), 33–45.
Sari, M. D. (2024). Live shopping dalam affiliate marketing: Studi interaksi real-time di TikTok Shop. Jurnal Inovasi Digital, 9(2), 102–115.
Shiddiqy, I. A., & Faradila, F. A. (2023). Pengaruh affiliate marketing terhadap purchase decision melalui buying interest: Studi pada konsumen produk Skintific. Jurnal Rimba, 15(2), 67–76.
Suyanto, A., & Karundeng, R. (2025). Perbandingan produk dan review jujur oleh affiliator: Dampaknya terhadap kepercayaan konsumen. Jurnal Ilmu Manajemen dan Kesejahteraan Sosial (JIMKES), 7(1), 55–68.
Trihaditia, R. (2017). Formulasi minuman fungsional bekatul Pandanwangi. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Agroteknologi, Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, pp. 121–135.
Asadiyah, E., Ilma, M. A., Rozi, M. F., & Putri, K. A. S. (2023). The role of affiliate marketing on purchase decision moderated by purchase interest on TikTok. Asian Journal of Economics, Business and Accounting, 23(3), 15–27.
Christanti, & Kembau, A. S. (2024). Pengaruh strategi pemasaran konten dan afiliasi terhadap pembelian impulsif: Peran mediasi pemasaran viral dan kepercayaan. Jurnal Manajemen Digital Indonesia, 6(1), 55–68.
Erfiana, W., & Purnamasari, D. (2023). Strategi content marketing influencer melalui Shopee Affiliate Program pada Instagram. Jurnal Komunikasi Digital, 6(2), 88–97.
Fikri, A. (2023). Analisis metode kualitatif dalam riset komunikasi digital. Jurnal Penelitian Komunikasi, 15(2), 23–34.
Fox, J., & Wareham, J. (2010). Governance mechanisms in internet-based affiliate marketing programs in Spain. Journal of Interactive Marketing, 24(4), 260–276.
Hidayatullah, R. N., & Veri, J. (2024). Systemic literature review: Peran program affiliate marketing terhadap minat beli pada platform e-commerce. Jurnal Ekonomi Digital, 5(1), 77–88.
Isymayati, A. S., & Faradila, F. A. (2023). Pengaruh affiliate marketing terhadap purchase decision melalui buying interest: Studi pada konsumen produk Skintific. Jurnal Rimba, 15(2), 67–76.
Kertiriasih, N. N. R. (2023). The effect of affiliate marketing on consumer behavior, purchase intention and purchase decision. Proceedings of the International Conference on Business and Digital Economy, 2(1), 102–111.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nugroho, S. A. (2020). Model pengaruh word of mouth dan konten digital terhadap minat beli konsumen online. Jurnal Pemasaran Digital, 3(2), 134–142.
Research Synergy Press. (2024). Understanding the impact of affiliate marketing on consumer behavior: A comprehensive analysis. ResearchGate.
Rizki, A. A. S., et al. (2021). Analysis of the effect of e-commerce affiliate marketing on increasing consumer purchase intention. Proceedings of the International Conference on Business Strategy, 4(1), 66–73.
Sabina, A., Rachman, T., & Fauzan, M. (2025). Pengaruh konten visual dan musik populer dalam meningkatkan efektivitas affiliate marketing di TikTok. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Digital, 8(1), 33–45.
Sari, M. D. (2024). Live shopping dalam affiliate marketing: Studi interaksi real-time di TikTok Shop. Jurnal Inovasi Digital, 9(2), 102–115.
Shiddiqy, I. A., & Faradila, F. A. (2023). Pengaruh affiliate marketing terhadap purchase decision melalui buying interest: Studi pada konsumen produk Skintific. Jurnal Rimba, 15(2), 67–76.
Suyanto, A., & Karundeng, R. (2025). Perbandingan produk dan review jujur oleh affiliator: Dampaknya terhadap kepercayaan konsumen. Jurnal Ilmu Manajemen dan Kesejahteraan Sosial (JIMKES), 7(1), 55–68.
Trihaditia, R. (2017). Formulasi minuman fungsional bekatul Pandanwangi. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Agroteknologi, Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, pp. 121–135.
Downloads
Additional Files
Published
2025-12-16
Issue
Section
Articles