KARAKTERISASI BAKTERI PADA SARANG RAYAP TANAH (Macrotermes gilvus Hagen.) DAN UJI POTENSINYA SEBAGAI AGENS HAYATI
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v15i1.5455Keywords:
Macrotermes gilvus Hagen., agens hayati, karakterisasi morfologi, uji hipersensitif, uji GramAbstract
Termitarium Macrotermes gilvus Hagen. merupakan ekosistem kompleks yang kaya akan mikroorganisme dengan potensi bioaktivitas tinggi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi, mengkarakterisasi morfologi koloni, dan mengevaluasi potensi bakteri yang diisolasi dari termitarium M. gilvus Hagen. sebagai agens hayati. Sampel termitarium yang telah dikumpulkan, kemudian dilakukan isolasi bakteri melalui pengenceran berseri pada media Nutrient Agar dan media selektif aktinomiset yaitu water yeast extract agar dan casamino acid yeast extract glucose agar. Karakterisasi morfologi dilakukan melalui pengamatan koloni. Evaluasi potensi sebagai agens hayati dilakukan melalui uji Gram dengan KOH3% dan uji hipersensitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari termitarium M. gilvus Hagen. berhasil diisolasi 29 isolat bakteri dengan karakteristik morfologi koloni yang beragam. Karakterisasi morfologi koloni menunjukkan variasi bentuk, elevasi, tepian, dan warna. Jumlah koloni isolat bakteri yang dapat diisolasi dan ditumbuhkan pada medium selektif aktinomiset sebanyak 12, sedangkan pada medium NA yang umum digunakan untuk mengulturkan bakteri diperolah 17 isolat. Sebelas isolat diantaranya diisolasi dari tanah sarang rayap (TS), sementara lainnya diperoleh dari fungsu comb (F/sarang rayap). Bentuk koloni bakteri yang dominan ditemukan yaitu bundar (10 isolat). Karakteristik elevasi dan tepian koloni bakteri yang paling banyak diperoleh masing-masing yaitu cembung dan siliat. Warna koloni paling dominan yaitu putih keruh sebanyak 14 isolat. Hasil pengujian jenis Gram menunjukkan bahwa 16 isolat merupakan Gram positif, dan seluruhnya bersifat negatif pada pengujian reaksi hipersensitif. Hal tersebut menunjukkan bahwa setidaknya sebanyak 16 isolat bakteri yang diperoleh potensial untuk diuji lebih lanjut sebagai agens hayati yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengendalian OPT yang efektif dan lebih ramah lingkungan.
References
Ashar, B.L. (2023). Prakiraan Serangan OPT Utama Padi MT 2023/2024 di dalam Prakiraan Serangan OPT Utama Padi, Jagung, Kedelai, dan Akabi di Indonesia MT. 2023/2024. Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.
Boedeker, W. Watts, M. Clausing, P. & Marquez, E. (2020). The global distribution of acute unintentional pesticide poisoning: estimations based on a systematic review. BMC Public Health. 20:1875. Doi: https://doi.org/10.1186/s12889-020-09939-0.
Borror, D.J., Charles, A.T., & Norman, F.J. (1996). Pengenalan Pelajaran Serangga. Ed ke-6. Partosoedjono S, penerjemah. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press. Terjemahan dari: An Introduction to the Study of Insects.
Crawford, D.L., Lynch, J.M., Whipps, J.M., & Ousley, M.A. (1993). Isolation and characterization of actinomycete antagonists of a fungal root pathogen. Applied and Environmental Microbiology. 59: 3899-3905.
Inward, D., Beccaloni, G., & Eggleton, P. (2007). Death of An Order: A Comprehensive Molecular Phylogenetic Study Confirms That Termites Are Eusosial Cockroaches. Biol Lett. 3:331-335.
BRMP Lingkungan Pertanian. (2024). Residu Pestisida pada Pangan. [diakses pada: 11 Juni 2025]. Tersedia pada: Berita BRMP Lingkungan Pertanian - Residu Pestisida pada Pangan.
Madigan, M.T., Martinko, J.M., Parker, J. (1997). Brock Biology of Microorganims 8th edn. New Jersey (US): Prentice Hall.
Mustaniroh, S.A., Zahro, F.A., Yulianingsih, R., Andrianti, R.D., Sunyoto, N.M.S., & Kirana, W.C. (2024). Diseminasi Teknologi Produksi Agens Hayati sebagai Solusi Alternatif dalam Produktivitas Buah Naga. Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI). 6: 127-138.
Nuzulullia, U. (2023). Prakiraan Serangan OPT Utama Jagung MT 2023/2024 di dalam Prakiraan Serangan OPT Utama Padi, Jagung, Kedelai, dan Akabi di Indonesia MT. 2023/2024. Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.
Sarjono, N.S., Siagian, R. (2021). Pengendalian OPT Tanaman Perkebunan Ramah Lingkungan dengan Aplikasi Kompos. [diakses pada: 9 Juni 2025]. Tersedia pada: Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan » Pengendalian OPT Tanaman Perkebunan Ramah Lingkungan dengan Aplikasi Kompos.
Subekti, N. (2012). Kandungan Bahan Organik dan Akumulasi Mineral Tanah pada Bangunan Sarang Rayap Tanah Macrotermes gilvus Hagen. (Blattodea: Termitidae). Jurnal Biosaintifika. 4(1): 10-17.
Suslow, T.V., Schroth, M.N., Isaka, M. (1982). Application of a rapid method for Gram differentiation of plant pathogenic and saprophytic bacteria without staining. Journal of Phytopathology. 72: 917-918.
Tshikhudo, P., Nnzeru, R., Ntushelo, K., & Mudau, F. (2013). Bacterial species identification getting easier. African Journal of Biotechnology. 12(41): 5975-5982. doi: 10.5897/AJB2013.12057.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The copyright of the recaived article shail be assignet to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the plublishing rights to the published articles.
Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their article for any legal purposes deemed necessary without written permission form the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
