RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN HERBAL JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) TERHADAP KOMBINASI DOSIS KOMPOS ECENG GONDOK DAN KULIT KOPI
DOI:
https://doi.org/10.35194/prs.v7i1.5296Kata Kunci:
Eceng Gondok, Eichhhornia crassipes Solms, Jahe Merah, Kompos, Kulit Kopi, Zingiber Officinale var. RubrumAbstrak
Tanaman Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) termasuk ke dalam famili Zingiberaceae dan merupakan salah satu tanaman obat komersial sehingga digolongkan sebagai tanaman obat atau biofarmaka. Penurunan produktivitas jahe disebabkan oleh kualitas benih yang kurang baik, teknologi budidaya yang kurang tepat, hama dan penyakit, serta kurangnya nutrisi tanah. Upaya peningkatan produksi jahe salah satunya dengan penyediaan bibit yang berkualitas, sehingga dibutuhkan adanya input teknologi dalam pembibitan seperti penggunaan kompos yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman herbal jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) terhadap pemberian kombinasi dosis kompos eceng gondok dan kompos kulit kopi. Penelitian ini dilakukan di Kp. Sukawargi yang beralamat di Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Terhitung dari bulan Maret 2024 sampai bulan Mei 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari 2 faktor dan 4 taraf, Faktor pertama yaitu E (dosis kompos eceng gondok): E0 (Kontrol /0g), E1 (75g), E2 (100g), E3 (125g) dan Faktor ke dua yaitu K (kompos kulit kopi): K0 (kontrol/0g), K1 (30g), K2 (60g), K3 (90g). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kompos eceng gondok tidak berpengaruh nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun tanaman jahe merah pada 21-56 HST namun berpengaruh nyata pada parameter panjang daun 28 HST dan 35 HST dengan nilai rata-rata 11,9 cm. Perlakuan kompos kulit kopi tidak berpengaruh nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun tanaman jahe merah pada 21 HST-56 HST namun berpengaruh nyata pada panjang daun 42 HST dan 56 HST dengan nilai rata-rata 13.1 cm dan 15,2 cm. Perlakuan kombinasi kompos eceng gondok dan kulit kopi tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun, namun berpengaruh nyata pada parameter panjang daun. Perlakuan E3K0 (125g Kompos Eceng Gondok dan tanpa Kompos Kulit Kopi) merupakan perlakuan terbaik dengan nilai rata-rata panjang daun15,958 cm, dan E1K2 (75g Kompos eceng gondok dan 60g Kompos kulit kopi merupakan perlakuan terbaik dengan nilai rata-rata panjang daun 19.12 cm.
Referensi
Hasfiah, H., & Apriani, N. (2022). Pengaruh Jenis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc.). Media Agribisnis, 6(2), 164-173.
Hasibuan, A., Hasanah, N., Sitepu, R. N. B., Sinaga, S. S. P., & Nasution, S. P. (2023). Pemanfaatan Eceng Gondok Sebagai Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Danau Toba Sumatrea Utara. Zahra: Journal Of Health And Medical Research, 3(3), 298-304.
Habibi Zulkarnain. 2017. Pemberian Kompos Eceng Gondok (Eichhornia L.), Crassipes) Dan Limbah Kulit Kopi (Coffea arabica Produksi, Berpengaruh Terhadap Pemberian Dan Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus Radiatus L.) (Skripsi) Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah sumatera utara. Medan.
Hajama, N. (2014). Studi Pemanfaatan Eceng Gondok Sebagai Bahan Pembuatan Pupuk Kompos Dengan Menggunakan Aktivator Em4 Dan Mol Serta Prospek Pengembangannya. Program Studi Teknik Lingkungan Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Makassar.
Istiqomah, N., Adriani, F., & Rodina, N. (2018). Kandungan unsur hara kompos eceng gondok yang dikomposkan dengan berbagai macam PGPR. Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai, 8(1), 1-10.
Kojong, E., Ogie, T. B., Porong, J. V., Rotinsulu, W. C., Tumbelaka, S., Paat, F. J., & Nangoi,
R. (2023). Morphological Characteristics Of Local Red Ginger (Zingiber Officinale Var. Rubrum) In Poso Pesisir District, Central Sulawesi Province. Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 4(2), 301-310.
Laviendi, A., & Ginting, J. (2017). Pengaruh Perbandingan Media Tanam Kompos Kulit Biji Kopi dan Pemberian Pupuk NPK (15: 15: 15) Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi (Coffea arabica L.) di Rumah Kaca. Jurnal Online Agroekoteknologi, 5(1), 72-77.
Lukman, L., & Kusrianty, N. (2021). Kombinasi penggunaan kompos eceng gondok (Eichhornia crassipes) dengan pupuk kandang ayam terhadap laju pertumbuhan bibit tanaman kopi robusta (Coffea canephora). JST (Jurnal Sains dan Teknologi), 10(2), 200-210.
Manurung, R., Nengsih, Y., & Marpaung, R. (2021). Pertumbuhan Tanaman Serai Wangi (Cymbopogon nardus L) Pada Beberapa Dosis Kompos Kulit Kopi. Jurnal Media Pertanian, 6(2), 68-73.
Nasution, F. E., & Syawaluddin, S. (2020). Pengaruh Tehnik Pengolahan Tanah Dan Pemberian Pupuk Sinon555 Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Padi (Oryza sativa L). Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, 5(2), 243-256.
Novita, E., Fathurrohman, A., & Pradana, H. A. (2018). Pemanfaatan kompos blok limbah kulit kopi sebagai media tanam. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 2(2), 61-72.
Nurfitriani, S., & Handayanto, E. (2017). Dekomposisi kulit kopi oleh bakteri selulolitik yang diisolasi dari timbunan kulit kopi di Perkebunan Kalibendo, Jawa Timur. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 4(2), 503-514.
Sabollah, M. I., Bahrudin, B., & Syakur, A. (2020). Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) Pada Berbagai Dosis Biochar. AGROTEKBIS: JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal), 8(3), 639-646.
Sundari, S. (2017). Pengaruh Kompos Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Caisim (Brassica juncea L) dan Sumbangsihnya Pada Pembelajaran Biologi Pokok Bahasan Pertumbuhan dan Perkembangan di Kelas XII SMA/MA. 1–150. (Skripsi). Program Studi Pendidikan Biologi. Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah. Palembang.
Surtinah, S. (2013). Pengujian kandungan unsur hara dalam kompos yang berasal dari serasah tanaman jagung manis (Zea mays saccharata). Jurnal Ilmiah Pertanian, 11(1), 11-17.
Mitha, R. T., Nurahmi, E., & Anhar, A. (2019). Pengaruh Dosis Kompos Limbah Kulit Kopi Terhadap Pertumbuhan Beberapa Varietas Bibit Kopi Arabika (Coffea arabika L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 4(2), 141-150.
Triyono, K. (2018). Budidaya Tanaman Jahe Di Desa Plesungan Kecamatan Gondangrejo Kab.
Karanganyar Provinsi Jawa Tengah. Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 1-10.
Wulandari, D. A., Linda, R., & Turnip, M. (2016). Kualitas Kompos dari Kombinasi Eceng Gondok (Eichornia crassipes Mart. Solm) dan Pupuk Kandang Sapi dengan Inokulan Trichoderma harzianum L. Protobiont, 5(2).
Wijiyanti, P., Hastuti, E. D., & Haryanti, S. (2019). Pengaruh masa inkubasi pupuk dari air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 4(1), 21-28.
Zulkifli, Z., Mulyani, S., Saputra, R., & Pulungan, L. A. B. (2022). Hubungan Antara Panjang Dan Lebar Daun Nenas Terhadap Kualitas Serat Daun Nanas Berdasarkan Letak Daun Dan Lama Perendaman Daun. Jurnal Agrotek Tropika, 10(2), 247-254.