POTENSI PEMBERIAN AGENS HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KEJADIAN PENYAKIT MOLER TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L.)VARIETAS TRISULA
DOI:
https://doi.org/10.35194/prs.v6i1.4135Kata Kunci:
Bawang merah, Trichoderma sp, Paenibacillus polymyxa, Kejadian penyakit Moler.Abstrak
Bakteri Paenibacillus polymyxa merupakan agens hayati yang dapat bertahan, berasosiasi, dan terus berkembang pada perakaran tanaman. Jamur Trichoderma sp. merupakan agens hayati yang telah terbukti efektif untuk mengendalikan jamur dan bakteri perusak tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian agen hayati terhadap pertumbuhan dan kejadian penyakit moler tanaman bawang merah varietas Trisula. Penelitian ini dilaksanakan di Kp. Senen RT/RW.02/02, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, bulan Maret – Mei 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 taraf perlakuan diulang sebanyak 4 kali.Taraf perlakuannya yaitu A= Kontrol (Tanpa Perlakuan), B= Trichoderma sp dengan jumlah 50 gram/Polybag, C= Paenibacillus polymyxa dengan konsentrasi larutan 10 ml/l air, dan D= Trichoderma sp 50 gram/polybag + Paenibacillus polymyxa 10 ml/l air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per plot, berat basah umbi per plot, dan kejadian penyakit Moler. Hasil penelitian perlakuan terbaik adalah pemberian konsentrasi agen hayati Paenibacillus polymyxa 10 ml/l (C) memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per plot, berat basah umbi per plot, dan kejadian penyakit Moler.
Referensi
BPTPHBUN. 2023. Buku Saku Produksi APH (Agen Pengendali Hayati) di BPTPHBUN Bali.
Chet, I. 1987. Trichoderma: application, mode of action, and potential as biocontrol agent of soilborne plant pathogenic fungi. Innovative approaches to plant disease control, 137-160.
Damanik, M. M. B., B. E. Hasibuan, Fauzi, Sarifuddin dan H. Hanum, 2011. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Universitas Sumatera Utara Press, Medan.
Deden, D., & Umiyati, U. 2017. Pengaruh Inokulasi Trichoderma sp dan Varietas Bawang Merah Terhadap Penyakit Moler dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L). Kultivasi, 16(2):340–348.
Girsang, W. (2009). Dampak Negatif Penggunaan Pestisida [skripsi]. Pematangsiantar: Fakultas pertanian, Universitas Simalungun Pematangsiantar.
Mukarlina, S. K., & Rianti, R. (2010). Uji antagonis Trichoderma harzianum terhadap Fusarium spp. penyebab penyakit layu pada tanaman cabai (Capsicum annum) secara in vitro. Jurnal Fitomedika, 7(2), 80-85.
Nurbailis, N., Winarto, W., & Panko, A. (2015). Penapisan cendawan antagonis indigenos rizosfer jahe dan uji daya hambatnya terhadap Fusarium oxysporum f. sp. zingiberi. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 11(1), 9-9.
Nurosid, I. S., Nurdiana, D., & Tauhid, A. 2018. Pengaruh Berbagai Konsentrasi Larutan Agen Hayati Terhadap Serangan Penyakit Bercak Ungu (Alternaria porri), Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Tuk-Tuk. 3(1): 39–50.
Sari, W dan Inayah, S.A. 2019. Inventarisasi Penyakit Pada Dua Varietas Lokal Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Bima Brebes dan Trisula. Agroscience, 2(2): 64–71.
Siregar, A.N., S. Ilyas, D. Fardiaz, E. Murniati, dan E. Wiyono. 2007. Penggunaan agens biokontrol Bacillus polymyxa dan Trichoderma harzianum untuk meningkatkan mutu benih cabai dan pengendalian penyakit antraknosa. Jurnal Penyuluhan Pertanian. 2(2): 105-114
Sriwati, R., Chamzurni, T., & Kemalasari, L. 2014. Kemampuan bertahan hidup Trichoderma harzianum dan Trichoderma virens setelah ditumbuhkan bersama dengan jamur patogen tular tanah secara in vitro. Jurnal Floratek, 9(1), 14-21.
Li, Y., Liu, X., Hao, T., & Chen, S. 2017. Colonization and maize growth promotion induced by phosphate solubilizing bacterial isolates. International journal of molecular sciences, 18(7), 1253.
Timmusk, S., P. van West, N. A. R. Gow, and E. G. H. Wagner. 2003. Antagonistic effects of Paenibacillus polymyxa towards the oomycete plant pathogens Phytophthora palmivora and Pythium aphanidermatum, p. 1– 28. In Mechanism of action of the plant growth promoting bacterium Paenibacillus polymyxa. Uppsala University, Uppsala, Sweden.