KONSENTRASI LARUTAN SARI ANGCO (ZIZIPHUS JUJUBA M.) DAN KONSENTRASI KARAGENAN (RHODOPHYCEAE) TERHADAP MUTU FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK ANGCO
DOI:
https://doi.org/10.35194/prs.v6i1.4038Kata Kunci:
Angco (Ziziphus jujuba M.), fisikokimia, karagenan, jelly drink, organoleptikAbstrak
Jelly drink adalah minuman olahan yang berbentuk gel yang memiliki sifat semi padat yang umumnya terbuat dari sari buah yang dicampur dengan bahan yang bersifat hidrokoloid serta gula dan dikonsumsi dengan dihisap dengan sedotan. Jelly drink juga dapat dijadikan minuman penunda lapar. Dalam 100 g kurma cina kering (Angco) mengandung 20,19 g air, 72,52 g karbohidrat, 4,72 g protein, 217,6 mg vitamin C, 63 mg kalsium, 6 g serat, 5,09 mg zat besi, dan 0,39 mg zinc. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh dan berapa konsentrasi larutan sari Angco (Ziziphus jujuba M.) dan konsentrasi karagenan (Rhodophyceae) yang terbaik dari mutu fisikokimia dan organoleptik jelly drink Angco. Penelitian ini menggunakan metode analisis eksperimental laboratoris. Design penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri empat formulasi jelly drink Angco dengan perlakuan penambahan konsentrasi larutan sari Angco (Ziziphus jujuba M.) 80% dan 100%, dan konsentrasi karagenan (Rhodophyceae) 0,5% (b/v) dan 0,7% (b/v). Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan statistic parametric dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANSIRA) dengan statistic product and service solution (SPSS) dengan versi 25 dan penentuan perlakuan terbaik dengan menggunakan uji efektivitas. Konsentrasi larutan sari Angco (Ziziphus jujuba M.) dan konsentrasi karagenan (Rhodophyceae) yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap daya hisap dan berpengaruh nyata pada kadar gula reduksi. Perlakuan (A1K2) menjadi perlakukan terbaik dengan Nilai Hasil (NH) yaitu 0,707 dengan kriteria parameter adalah daya hisap 15,3 mL/3 detik, kadar gula reduksi 1,045%, mouthfeel 4 (Suka), dan rasa 2,7 (Netral).
Referensi
Atmaka, W., Prabawa, S., Yudhistira, B., & others. (2021). Pengaruh variasi konsentrasi kappa karagenan terhadap karakteristik fisik dan kimia gel cincau hijau (Cyclea barbata L. Miers). Warta Industri Hasil Pertanian, 38(1), 25–35.
Badan Standarisasi Nasional. (1994). SNI 01-3552-1994 syarat mutu jelly. (Badan Standarisasi Nasional, Ed.). Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Badan Standarisasi Nasional. (2008). SNI 3547-2-2008 cara uji makanan dan minuman. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Barnes, J. G. (2003). Secrets of customer relationship management (rahasia manajemen hubungan pelanggan). Yogyakarta: Andi.
Department of Agriculture. (2018). Jujube.
Giyarto, G., Suwasono, S., & Surya, P. O. (2020). Karakteristik permen jelly jantung buah nanas dengan variasi konsentrasi karagenan dan suhu pemanasan. Jurnal Agroteknologi, 13(02), 118–130.
Hartati, F. K., & Djauhari, A. B. (2017). Pengembangan produk jelly drink temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) sebagai pangan fungsional. Jurnal Teknik Industri HEURISTIC, 14(2), 107–122.
Insan, R. R., & others. (2019). Using Belimbing Wuluh (Averhoablimbi L.) As a Functional Food Processing Product.
Jariyah, J., Rosida, R., Defri, I., & Wardani, P. E. K. (2022). The Physicochemical Properties of the Jelly Drink Produced by Mixing Pedada (Sonneratia caseolaris) and Young Coconut Juices with Carrageenan. MATEC Web of Conferences, 372, 2006.
Kozlowska, J., Pauter, K., & Sionkowska, A. (2018). Carrageenan-based hydrogels: Effect of sorbitol and glycerin on the stability, swelling and mechanical properties. Polymer Testing, 67, 7–11.
Simorangkir, A. R., & Asmeriyani, A. (2022). Konsumsi Jus Kurma terhadap Peningkatan Kadar Trombosit pada Pasien Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(1), 42–48.
Ulfa, N., Yusasrini, N. L. A., & Ina, P. T. (2019). Pengaruh penambahan ekstrak kulit buah manggis (garcinia mangostana l.) terhadap karakteristik jelly drink. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan (ITEPA), 8(3), 285–292.
Widyawati, P. S., Ristiarini, S., Darmoatmodjo, L. M. Y. D., Siregar, C. P., & Lianel, A. L. (2020). Pengaruh penggunaan air seduhan beluntas terhadap perubahan sifat fisika dan kimia jelly drink beluntas. Pengaruh Penggunaan Air Seduhan Beluntas Terhadap Perubahan Sifat Fisika Dan Kimia Jelly Drink Beluntas, 19(1), 44–51.
Wiharto, F. K. (2023). Pengaruh konsentrasi karagenan terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik jelly drink kacang hijau. Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Wijana, S., Mulyadi, A. F., & Septivirta, T. D. T. (2014). Pembuatan permen jelly dari buah nanas (Ananas comosus L.) subgrade (kajian konsentrasi karagenan dan gelatin). Universitas Brawijaya.
Winarno, F. G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia pustaka utama. Jakarta. Liberty. Yogyakarta, 13(2).
Zhang, Q., Wang, L., Wang, Z., Liu, Z., Zhao, Z., Zhou, G., … Liu, P. (2020). Variations of the nutritional composition of jujube fruit (Ziziphus jujuba Mill.) during maturation stages. International Journal of Food Properties, 23(1), 1066–1081.