Peningkatan Keaktifan Mahasiswa pada Perkuliahan Sejarah dan Filsafat Matematika melalui Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition
DOI:
https://doi.org/10.35194/jp.v9i1.387Abstract
Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada dosen yang memposisikan mahasiswa sebagai objek didik (menganggab mahasiswa sebagai botol kosong yang siap diisi) perlu segera ditinggalkan dan diubah ke arah pendekatan yang berpusat pada mahasiswa, yaitu pendekatan pembelajaran yang memposisikan mahasiswa sebagai subyek didik yang secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran, baik secara fisik, mental, maupun emosinya dan mahasiswa semua terlibat dalam setiap pertemuannya. Terbukti perkuliahan sebelumnya hanya 22 % mahasiswa yang terlibat aktif dalam kelas pada mata kuliah teori. Salah satu alternatif untuk meningkatkan keaktifan mahasiswa yaitu dengan menggunbakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR). Metode penelitian menggunakan metode penelitian tindakan (PTK). Pada penelitian ini, subjeknya adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Suryakancana tingkat I semester 2 tahun akademik 2016-2017 pada mata kuliah Sejarah dan Filsafat Matematika. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument non tes yakni menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis observasi yang diuraikan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada mata kuliah Sejarah dan Filsafat Matematika dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam selama perkuliahan berlangsung.
References
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Tindakan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dimyati, M. dan. (2013). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Teaching and Educations, 1, 3.
Hamalik, O. (2011). Pengembangan Sumber Daya Manusia Manajemen Pelatihan Ketenagakerjaan Pendekatan Terpadu. In Proses Belajar Mengajar.
Inayah, S., Septian, A., & Suwarman, R. F. (2020). Student Procedural Fluency in Numerical Method Subjects. Desimal: Jurnal Matematika, 3(1), 53–64. https://doi.org/10.24042/djm.v3i1.5316
Isna, R., & Masykuri, M. (2018). The development of interactive multimedia based on auditory , intellectually , repetition in repetition algorithm learning to increase learning outcome The development of interactive multimedia based on auditory , intellectually , repetition in repetition. Journal Of Physics : Conference Series, 1013(1), 2–10.
Maskur, R., Sumarno, Rahmawati, Y., Pradana, K., Syazali, M., Septian, A., & Palupi, E. K. (2020). The effectiveness of problem based learning and aptitude treatment interaction in improving mathematical creative thinking skills on curriculum 2013. European Journal of Educational Research, 9(1), 375–383. https://doi.org/10.12973/eu-jer.9.1.375
Norjannah, S. (2015). Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015. Permenristek, 151, 10–17. https://doi.org/10.1145/3132847.3132886
Sanjaya, W. (2010). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. System, Vol. 6, pp. 140–151.
Septian, A. (2017). Penerapan Geogebra untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Suryakancana. PRISMA, 6(2). https://doi.org/10.35194/jp.v6i2.212
Suharsimi;, A. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, p. 168.
Sutarno, M. H., Rohendi, M. D., & Putri, G. G. (2011). Pengaruh Kompetensi Guru Mata Pelajaran TIK Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pengajaran Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 16(2), 134.
https://doi.org/10.18269/jpmipa.v16i2.268
Suwarman, R. F. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (Air) terhadap Peningkatan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. PRISMA, 6(2). https://doi.org/10.35194/jp.v6i2.58
Downloads
Published
Issue
Section
License
As a journal Author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company. These Author rights can be exercised without the need to obtain specific permission.
Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to PRISMA as publisher of the journal.

PRISMA by UNIVERSITAS SURYAKANCANA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://jurnal.unsur.ac.id/prisma.