UJI EFEKTIVITAS KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP DAYA BERKECAMBAH BENIH PANDANWANGI DENGAN METODE KERTAS

Penulis

  • Melissa Syamsiah Universitas Suryakancana
  • Angga Adriana Imansyah Universitas Suryakancana
  • Rifka Rizkia Solihat Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.35194/prs.v4i2.2725

Kata Kunci:

air kelapa muda, benih pandanwangi, lama perendaman, uji daya berkecambah.

Abstrak

Padi Pandanwangi merupakan padi yang menghasilkan beras dengan cita rasa, bentuk dan warna yang berbeda dari padi lainnya. Salah satu upaya untuk menjaga dan melestarikan padi ini ialah dengan menghasilkan benih bermutu yang telah lolos melalui uji coba di laboratorium. Salah satu cara untuk mengetahui kualitas benih ialah dengan menguji coba daya kecambah benih tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian perlakuan terbaik untuk daya berkecambah benih Pandanwangi dengan pemberian perlakuan K (konsentrasi) dan perlakuan L (lama perendaman) menggunakan air kelapa muda. Penelitian ini dilaksanakan di BBPPMPV Pertanian Cianjur selama 3 bulan. Penelitian ini menggunakkan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dua faktor yaitu: Faktor pertama (Konsentrasi) K0= 0 mL/L (kontrol), K1= 20 mL/L, K2= 30 ml/l, K3= 40 mL/L. Faktor kedua (Lama perendaman) L0= 0 jam (kontrol), L1= 4 jam, L2= 6 jam, L3= 8 jam, dengan tiga kali ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 100 butir benih. Dari hasil penelitian hasil kombinasi perlakuan K3L3= 40 mL/L dan 8 jam perendaman merupakan hasil yang memberikan pengaruh paling baik.

Referensi

Bajafitri, A. H., & Barunawati, N. (2018). Pengaruh Konsentrasi Ga 3 dan Lama Perendaman terhadap Pemecahan Dormasi dan Pertumbuhan Gladiol (Gladiolus hybridus L.)Varietas Holland Merah. Jurnal Produksi Tanaman, 6(7), 1242-1249.
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. 2015. Evaluasi Kecambah Penguaian Daya Kecambah. Depok. Jawa Barat.
Copeland, J. (1976). Teknologi benih. Penerbit ANGKASA.
Elfiani, E., & Jakoni, J. (2015). Pengujian daya berkecambah benih dan evaluasi struktur kecambah benih. Dinamika Pertanian, 30(1), 45-52.
Kepmentan.kepmentan no 993 thn 2018.
Krisantini, M., & Tjia, B. (2011). Panduan Penggunaan dan Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh pada Tanaman Hias. Jakarta: PT. Panca Jaya, 12-18.
Kusumo N.S., R. (1990). Mikroorganisme Tanah dan Pertumbuhan Tanaman. Universitas Indonesia.
Mukarlina, M., Linda, R., & Siska, S. (2021). Pertumbuhan Biji Kakao (Theobroma Cacao L.) Dengan Variasi Konsentrasi Air Kelapa Dan Lama Waktu Perendaman. Buana Sains, 21(2), 73-80.
Mukarlina, M., Linda, R., & Siska, S. (2021). Pertumbuhan Biji Kakao (Theobroma Cacao L.) Dengan Variasi Konsentrasi Air Kelapa Dan Lama Waktu Perendaman. Buana Sains, 21(2), 73-80.Arimbawa, W. P. (2016). Bahan Ajar Mata Kuliah: Dasar Dasar Agronomi (pp. 1–27).
Mugiansyah, & Setiawan, C. (1990). Pengaruh Beberapa Konsentrasi Zat Perangsang Tumbuh (ZPT) Alami dari Keong Mas ( Pomacea canaliculata) terhadap Viabilitas Benih Cabai Merah Kadarluarsa ( Capsicum anuum L). 6(2), 79–83.
Mowidu, I., Paema, R., & Pangli, M. (2021). Perkecambahan Benih Kemiri pada Aplikasi Perendaman dalam Air Kelapa Muda. Agropet, 18(2), 20-25.
Sitorus, M., Irmansyah, T., & Sitepu, F. (2015). Respons Pertumbuhan Bibit Setek Tanaman Buah Naga Merah (Hylocereus Costaricencis (Web) Britton & Ross) Terhadap Pemberian Auksin Alami Dengan Berbagai Tingkat Konsentrasi. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 3(4), 106567. Abror, M., & Harjo, R. P. (2018). Efektifitas Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Dan Trichoderma sp. Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil. Jurnal Agrosains Dan Teknologi, 3(1), 1–12.
Sutopo, Lita. 2002. Teknologi Benih. Rajawali. Jakarta. (ID).
Siringo, H., & Daulay, M. (2014). Analisis Keterkaitan Produktivitas Pertanian Dan Impor Beras Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan, 2(8), 14808.
Tatty, P. S., & Tanjungpura, U. (2015). Pertumbuhan Biji Kakao ( Theobroma cacao L .) Dengan Variasi Konsentrasi Air Kelapa Dan Lama Waktu Perendaman. 21(2), 73–80.

Diterbitkan

2022-12-25

Terbitan

Bagian

Articles