Optimalisasi Instrumen Digital Suar Aksara Untuk Mengukur Keaksaraan Fungsional Masyarakat Di Wilayah 3T

Authors

  • Asep Samsudin IKIP Siliwangi
  • Uus Kuswendi IKIP Siliwangi
  • Trisna Nugraha IKIP Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.35194/je.v6i2.5768

Keywords:

Instrumen Digital, Keaksaraan Fungsional, Literasi Masyarakat, Pengabdian Masyarakat, Community Service, Community Literacy, Digital Instrument, Functional Literacy.

Abstract

Abstrak Keaksaraan fungsional merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di daerah pedesaan yang masih menghadapi kesenjangan literasi. Program pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan menguji aplikasi SUAR AKSARA sebagai instrumen digital untuk mengukur tingkat keaksaraan fungsional masyarakat di Kecamatan Cikalongwetan. Instrumen ini dirancang pada lima level, mulai dari membaca huruf, membaca suku kata berpola kv, membaca kata dua suku kata kvkv, membaca dua kata, membaca kalimat sederhana. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, implementasi, pendampingan, serta evaluasi dengan melibatkan mahasiswa KKN Tematik dan masyarakat mitra. Hasil uji coba menunjukkan bahwa peserta relatif menguasai level dasar 91% (I1) dan 85% (I2), tetapi mengalami penurunan signifikan pada level kata kompleks (68%) dan kalimat sederhana (62%). Aplikasi SUAR AKSARA terbukti efektif, praktis, dan akurat dalam pemetaan literasi, serta bermanfaat bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan literasi yang lebih tepat sasaran. Abstract Functional literacy is a crucial aspect of improving the quality of life, particularly in rural communities that still face literacy gaps. This community service program aims to develop and test the SUAR AKSARA application as a digital instrument to measure the functional literacy levels of communities in Cikalongwetan District. The instrument was designed across five levels, starting from reading letters, reading kv pattern syllables, reading kvkv two syllable words, reading two words, reading simple sentences. The program involved socialization, training, implementation, mentoring, and evaluation, engaging both thematic community service students and community partners. The trial results indicated that participants generally mastered the basic level of 91% (I1) and 85% (I2), but experienced a significant decline at the complex word (68%) and simple sentence (62%) levels. The SUAR AKSARA application proved to be effective, practical, and accurate in mapping literacy, and it provides useful data for local governments in designing more targeted literacy policies. This activity is expected to enable participants to create sustainable agricultural enterprreneurship.

References

Alkin, M. C., & Christie, C. A. (2019). The Oxford Handbook of Evaluation Theory. Oxford University Press.
Ayuningtyas, L., Indrianti, D. T., & Hilmi, M. I. (2020). Implementasi Metode Struktural Analitik Sintetik Pada Program Keaksaraan Fungsional Di Kabupaten Jember. Learning Community?: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 3(2), 66. https://doi.org/10.19184/jlc.v3i2.16804
Azizah, N. B., & Khairunnisa, A. (2023). Peran Pendidikan Keaksaraan Fungsional Bagi Masyarakat Buta Aksara. Nusantara Hasana Journal, 3(2), 185–192. https://doi.org/10.59003/nhj.v3i2.925
Febliza, A., & Okatariani, O. (2020). Pengembangan Instrumen Literasi Digital Sekolah, Siswa Dan Guru. Jurnal Pendidikan Kimia Universitas Riau, 5(1), 1. https://doi.org/10.33578/jpk-unri.v5i1.7776
Gall, M. D., Borg, W. R., & Gall, J. P. (1996). Educational research: An introduction. Longman Publishing.
Irmawita, I. (2019). Hakekat Pendidikan dan Pembelajaran Pada Program Pendidikan Keaksaraan Fungsional. Prosiding Seminar Nasional & Temu Kolegial Jurusan PLS Se-Indonesia,(1943), 1–9.
Noviawati, S. M., & Masjidah, D. (2020). Peran Tutor Dalam Meningkatkan Motivasi Warga Belajar Keaksaraan Fungsional Di Pkbm Jayagiri Lembang. Comm-Edu (Community Education Journal), 3(3), 199. https://doi.org/10.22460/comm-edu.v3i3.3338
Nurjanah, S., Fitriani, A., Fitri, A., Apriani Putri, E., Nurul Fudhlah, I., Nurhayati, I., Ridwan, M., Widianti, M., Asti Maulida, N., Mentari, P., Damyanti, R., Safiqa Raihani, S., & Rasmitadila, R. (2023). Digital Literacy and Utilization of Community Reading Corner. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 140–145. https://doi.org/10.30997/qh.v9i2.7094
Patton, M. Q. (2020). Utilization-Focused Evaluation (5th ed.). SAGE Publications.
Pradikto, S., Sofino, S., & Dewi, N. (2020). Pelatihan penyusunan bahan ajar pembelajaran keaksaraan fungsional. Jurnal Abdi Pendidikan, 1(1), 32–37.
Rahayu, T., & Mayasari, T. (2018). Profil kemampuan awal literasi digital dalam pembelajaran fisika siswa SMK Kota Madiun. Seminar Nasional Quantum, 25, 431.
Rohaeti, E., Mulyono, D., Widiastuti, N., Ansori, A., & Samsudin, A. (2019). Rumah Paseban” as a Development Model for the Sustainability of the Equivalency Education Program. Proceeding Interuniversity Forum for Strengthening Academic Competency, 247–257.
Rossi, P. H., Lipsey, M. W., & Henry, G. T. (2018). Evaluation: A Systematic Approach (8th ed.). SAGE Publications.
Samsudin, A. & Ansori (2014). Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan rumah belajar kesetaraan di Kabupaten Bandung Barat. P2M STKIP Siliwangi, 1, 37-40.
Santoso, M.B., Apsari, N.C., Raharjo, S.T., & Humaedi, S. (2024). Penguatan Potensi Ekonomi melalui Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia. JE (Journal of Empowerment), 5, 188-202.
Street, B. (2006). Understanding and defining literacy. Background Paper for EFA Global Monitoring Report. https://doi.org/10.1201/9780849378508.ch2
Sukmana, M. P. C. (2017). Pengaruh Metode Penyadaran dalam Meningkatkan Minat Baca Warga Belajar Keaksaraan. Akrab (Aksara Agar Berdaya), 8(1), 67–80. https://jurnal.pauddikmasjabar.my.id/index.php/damar/article/view/3

Published

2025-12-09

Issue

Section

Articles