Pemberdayaan Karang Taruna Melalui Pelatihan Minuman Olahan Kopi Upaya Meningkatkan Minat Wirausaha

Authors

  • Nurhana Jafaruddin Fakultas Pertanian, Universitas Borobudur
  • Henita Fajar Oktavia Fakultas Pertanian, Universitas Borobudur
  • Tungga Buana Diana Fakultas Pertanian, Universitas Borobudur
  • Fetty Dwi Rahmayanti Fakultas Pertanian, Universitas Borobudur

DOI:

https://doi.org/10.35194/je.v6i1.5191

Keywords:

Pemberdayaan, Pelatihan Minuman Olahan Kopi, Tren Konsumsi Kopi, Masyarakat.

Abstract

Abstrak Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memanfaatkan peluang yang ada dalam menciptakan suatu usaha melalui metode yang memotivasi dan mudah dipahami terkait kewirausahaan pertanian dengan bekerja sama dengan pemilik Kafe Kope sebagai fasilitator untuk menambah pengetahuan tentang kopi mulai dari bahan baku dan bahan penolong yang digunakan serta cara pembuatannya sehingga nantinya diharapkan mampu membuat kopi dengan cita rasa yang khas dan dapat dikonsumsi sendiri maupun konsumen dalam berwirausaha. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Kafe Kope, Bekasi Selatan dengan diikuti oleh 11 orang peserta dari Karang Taruna RW 13 Jakasetia, Bekasi Selatan, Mahasiswa, dan Tim Dosen Fakultas Pertanian Universitas Borobudur. Kegiatan PkM ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Hasil kegiatan Penyuluhan Kewirausahaan telah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan motivasi peserta dalam berwirausaha pertanian dengan memanfaatkan peluang trend terkini serta menggugah peserta untuk kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan peluang yang ada. Kegiatan ini diharapkan peserta mampu menciptakan wirausaha pertanian yang berkelanjutan. Abstract This community service activity aims to leverage existing opportunities to create an enterprise through a motivational and easy-to-understand method related to agricultural entrepreneurship. This is carried out in collaboration with the owner of Kope Cafe, who acts as a facilitator to enhance knowledge about coffee from the raw materials and supporting ingredients used to the preparation process that participants are eventually expected to be able to make coffee with a distinctive flavor, either for personal consumption or for customers in an entrepreneurial context. The PkM activity was conducted at Kope Cafe, South Bekasi, and was attended by 11 participants from the Karang Taruna of RW 13 Jakasetia, South Bekasi, students, and faculty members from the Faculty of Agriculture, Borobudur University. The PkM activity employed the Participatory Action Research (PAR) method. The results of the Entrepreneurship Counseling activity showed an improvement in participants knowledge, attitudes, and motivation in engaging in agricultural entrepreneurship by utilizing current trends. It also inspired the participants to be creative and innovative in seizing existing opportunities. This activity is expected to enable participants to create sustainable agricultural enterprreneurship.

References

Chen, C. C., Greene, P. G., & Crick, A. (1998). Does entrepreneurial self-efficacy distinguish entrepreneurs from managers? Journal of Business Venturing, 13(4), 295–316.
Elvy maria manurung. (2021). Kewirausahaan. Jakarta?: Erlangga.
Elwinda Djafar. (2023). Gambaran Riwayat Kebiasaan Mengonsumsi Kopi dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Mangasa Kota Makassar.
Fayolle, A., & Gailly, B. (2015). The impact of entrepreneurship education on entrepreneurial attitudes and intention: Hysteresis and persistence. Journal of Small Business Management, 53(1), 75–93.
Indarto, D., & Santoso, D. (2020). Karakteristik wirausaha, karakteristik usaha dan lingkungan usaha penentu kesuksesan UMKM. Jurnal Riset Ekonomi Dan Bisnis, 13(1), 54–69.
Jafaruddin, N. (2021). Pemanfaatan pekarangan rumah dengan bercocok tanam melalui metode hidroponik. Jurnal AbdiMU, 1(2), 64–69.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Martin, B. C., McNally, J. J., & Kay, M. J. (2013). Examining the formation of human capital in entrepreneurship: A meta-analysis of entrepreneurship education outcomes. Journal of Business Venturing, 28(2), 211–224.
Maryani, D. Y., Rochdiani, D., & Setia, B. (2020). Strategi pengembangan bisnis kedai kopi “AI COFFEE.” Agroinfo Galuh: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 7(3), 739–748.
Mi’raj, N. (2021). Enterpreneur muda dan penguatan ekonomi berbasis komunitas (Studi kasus di Pondok Pesantren Unwanul Falah NW Paok Lombok). UIN Mataram.
Perdana, A. S., Kurnianti, A. W., Hidayati, S., & Putri, I. R. (2021). Nilai-Nilai Wirausaha Karang Taruna Dalam Meningkatkan Produk Wirausaha Pertanian Lokal Di Desa Balesari. Kritis, 30(2), 110–130. https://doi.org/10.24246/kritis.v30i2p110-130
Rapida, I., Alifianinditta, P., & Kamilia, K. (2022). Pendampingan budaya baca melalui reading day. Jurnal Pengabdian, 2(2), 35–42.
Sari, S. A., Sinaga, M. A., Fawas, R. A., & Keling, M. (2024). Pengaruh karakteristik kewirausahawan terhadap keberhasilan sebuah usaha. Maeswara: Jurnal Riset Ilmu Manajemen Dan Kewirausahaan, 2(1), 74–80.
Sumarti, T., Rokhani, R., & Falatehan, S. F. (2017). Strategi Pemberdayaan Petani Muda Kopi Wirausaha di Kabupaten Simalungun. Jurnal Penyuluhan, 13(1), 31. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v13i1.15165
Suprayoga Suprayoga, Andi Iswoyo, & Ramon Syahrial. (2016). Model Pemberdayaan Karang Taruna di Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. AJIE -Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 01(02).
Tarigan, T. F. A. (2025). Studi Motif Konsumsi Generasi Z pada Minuman Ready to Drink (Rtd) Coffee dan Pengaruhnya terhadap Preferensi Produk. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
Wawan Mulyawan. (2023). Fungsi Karang Taruna Dalam Memberdayakan Pemuda Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara, 2(2), 154–164. https://doi.org/10.58374/jmmn.v2i2.170
Wibowo, A. (2021). Mendidik Jiwa Wirausaha Melalui Pengembangan Potensi Tanaman Kopi. At-Tamkin: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1–5. https://doi.org/10.33379/attamkin.v4i1.603

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles