Senja dalam Intertekstualitas Riffaterre pada Naskah Drama "Janji Senja" dan Puisi "Senja di Pelabuhan Kecil"
DOI:
https://doi.org/10.35194/jd.v9i1.5904Keywords:
bahasa, sastra, pendidikanAbstract
This study aims to examine the intertextual relationship between the drama Janji Senja by Taofan Nalisaputra and the poem Senja di Pelabuhan Kecil by Chairil Anwar through symbolic analysis based on Riffaterre’s semiotic framework. The urgency of this research lies in the limited studies that specifically explore the transformation of the symbol “dusk” across genres within a heuristic and hermeneutic reading, where symbols serve as the core of textual meaning. This research employs a qualitative-descriptive method using primary texts and supporting theoretical literature. The findings reveal that both texts share the same matrix of meaning, positioning dusk as a representation of loss and absence. However, the drama develops a new model by framing dusk as a space of prolonged waiting and introduces a symbolic variant through its personification as a father figure. This transformation demonstrates that Janji Senja does not merely reproduce the symbol found in Chairil’s poem but expands its meaning, enriching the tradition of dusk symbolism in Indonesian literature. Keywords: heuristic–hermeneutics; intertextuality; Riffaterre; twilight Artikel ini akan mengungkap hubungan intertekstual antara naskah drama “Janji Senja” karya Taofan Nalisaputra dan puisi “Senja di Pelabuhan Kecil” karya Chairil Anwarmelalui analisis simbolik dengan pendekatan semiotik Riffaterre. Urgensi penelitian terletak pada minimnya kajian yang secara khusus menelaah transformasi simbol “senja” lintas-genre, terutama dalam kerangka pembacaan heuristik dan hermeneutik yang menempatkan simbol sebagai pusat struktur makna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan sumber data berupa teks primer dan literatur teoritis pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua teks memiliki matriks makna yang sama, yaitu senja sebagai representasi kehilangan dan ketiadaan, namun drama mengembangkan model baru berupa senja sebagai ruang penantian dan menghasilkan varian simbolik melalui personifikasi senja sebagai figur ayah. Transformasi makna ini menegaskan bahwa Janji Senja tidak hanya mereproduksi simbol dari puisi Chairil, tetapi menciptakan perluasan makna yang memperkaya tradisi simbol senja dalam sastra Indonesia Kata kunci: heuristik–hermeneutik; intertekstualitas; Riffaterre; senjaReferences
Candra, N., & Angreni, T. P. (2020). Hubungan Intertekstual Novel Candra Kirana Dan “ Tj Erita Panji Angreni ” : Perspektif Riffaterre, 23(1), 104–116. https://doi.org/10.24257/atavisme.v23i1.620.104-116
Desti, D. N. F., Salsabila, L., Sangadah, N., Suryaningsih, E., & Purwanto, J. (2025). Analisis Intertekstual Sastra Pada Naskah Drama “ Janji Senja ” Karya Taofan Nalisaputra Dan “ Janji Senja ” Karya Taofan Nalisaputra Dan “ Ayahku Pulang ” Karya Umar Ismail. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(7).
Khasanah, T. N. (2021). Pembacaan heuristik-hermeneutik terhadap puisi al ta’syirah karya hisyam al -jakh, 1–13.
Nurmila, S., & Pamulang, U. (2020). Riffaterre ’ s Semiotic Study on Elegi by Joko Pinurbo, 4(2), 401–409.
Octafiona, E., Islam, U., Intan, N. R., Sosial, K., Modern, N., & Kontemporer, S. (2024). Kajian Intertekstualitas dalam Karya Sastra Indonesia Kontemporer, 645–655. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i02.
Septia, L. M., Fadhilah, A. R., Rahmawati, A., Hidayah, S. N., & Purwanto, J. (2025). Kajian Intertekstual Dalam Naskah Drama Janji. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6).
Syamsurya, N., Asia, M., Daerah, S., & Makassar, U. N. (2024). Pappasang Masyarakat Makassar ( Tinjauan Semiotika Riffaterre ) Abstrak dua tahap , yaitu pembacaan secara heuristik dan pembacaan secara Heuristik dan Hermeneutika Teks Puisi Lumpur Panas Mengebiri Tanahku Karya I Gusti Putu Bawa Samar Gantang Sebagai Penguatan Profil Pelajar, 1(2), 1–8.
Candra, N., & Angreni, T. P. (2020). Hubungan Intertekstual Novel Candra Kirana Dan “ Tj Erita Panji Angreni ”?: Perspektif Riffaterre, 23(1), 104–116. https://doi.org/10.24257/atavisme.v23i1.620.104-116
Desti, D. N. F., Salsabila, L., Sangadah, N., Suryaningsih, E., & Purwanto, J. (2025). Analisis Intertekstual Sastra Pada Naskah Drama “ Janji Senja ” Karya Taofan Nalisaputra Dan “ Janji Senja ” Karya Taofan Nalisaputra Dan “ Ayahku Pulang ” Karya Umar Ismail. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(7).
Khasanah, T. N. (2021). Pembacaan heuristik-hermeneutik terhadap puisi al ta’syirah karya hisyam al -jakh, 1–13.
Nurmila, S., & Pamulang, U. (2020). Riffaterre ’ s Semiotic Study on Elegi by Joko Pinurbo, 4(2), 401–409.
Octafiona, E., Islam, U., Intan, N. R., Sosial, K., Modern, N., & Kontemporer, S. (2024). Kajian Intertekstualitas dalam Karya Sastra Indonesia Kontemporer, 645–655. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i02.
Septia, L. M., Fadhilah, A. R., Rahmawati, A., Hidayah, S. N., & Purwanto, J. (2025). Kajian Intertekstual Dalam Naskah Drama Janji. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6).
Syamsurya, N., Asia, M., Daerah, S., & Makassar, U. N. (2024). Pappasang Masyarakat Makassar ( Tinjauan Semiotika Riffaterre ) Abstrak dua tahap , yaitu pembacaan secara heuristik dan pembacaan secara Heuristik dan Hermeneutika Teks Puisi Lumpur Panas Mengebiri Tanahku Karya I Gusti Putu Bawa Samar Gantang Sebagai Penguatan Profil Pelajar, 1(2), 1–8.
Situmorang, S. (2018). Simbolisme dalam Puisi Indonesia Modern. Jakarta: Pustaka Budaya.
Desti, D. N. F., Salsabila, L., Sangadah, N., Suryaningsih, E., & Purwanto, J. (2025). Analisis Intertekstual Sastra Pada Naskah Drama “ Janji Senja ” Karya Taofan Nalisaputra Dan “ Janji Senja ” Karya Taofan Nalisaputra Dan “ Ayahku Pulang ” Karya Umar Ismail. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(7).
Khasanah, T. N. (2021). Pembacaan heuristik-hermeneutik terhadap puisi al ta’syirah karya hisyam al -jakh, 1–13.
Nurmila, S., & Pamulang, U. (2020). Riffaterre ’ s Semiotic Study on Elegi by Joko Pinurbo, 4(2), 401–409.
Octafiona, E., Islam, U., Intan, N. R., Sosial, K., Modern, N., & Kontemporer, S. (2024). Kajian Intertekstualitas dalam Karya Sastra Indonesia Kontemporer, 645–655. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i02.
Septia, L. M., Fadhilah, A. R., Rahmawati, A., Hidayah, S. N., & Purwanto, J. (2025). Kajian Intertekstual Dalam Naskah Drama Janji. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6).
Syamsurya, N., Asia, M., Daerah, S., & Makassar, U. N. (2024). Pappasang Masyarakat Makassar ( Tinjauan Semiotika Riffaterre ) Abstrak dua tahap , yaitu pembacaan secara heuristik dan pembacaan secara Heuristik dan Hermeneutika Teks Puisi Lumpur Panas Mengebiri Tanahku Karya I Gusti Putu Bawa Samar Gantang Sebagai Penguatan Profil Pelajar, 1(2), 1–8.
Candra, N., & Angreni, T. P. (2020). Hubungan Intertekstual Novel Candra Kirana Dan “ Tj Erita Panji Angreni ”?: Perspektif Riffaterre, 23(1), 104–116. https://doi.org/10.24257/atavisme.v23i1.620.104-116
Desti, D. N. F., Salsabila, L., Sangadah, N., Suryaningsih, E., & Purwanto, J. (2025). Analisis Intertekstual Sastra Pada Naskah Drama “ Janji Senja ” Karya Taofan Nalisaputra Dan “ Janji Senja ” Karya Taofan Nalisaputra Dan “ Ayahku Pulang ” Karya Umar Ismail. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(7).
Khasanah, T. N. (2021). Pembacaan heuristik-hermeneutik terhadap puisi al ta’syirah karya hisyam al -jakh, 1–13.
Nurmila, S., & Pamulang, U. (2020). Riffaterre ’ s Semiotic Study on Elegi by Joko Pinurbo, 4(2), 401–409.
Octafiona, E., Islam, U., Intan, N. R., Sosial, K., Modern, N., & Kontemporer, S. (2024). Kajian Intertekstualitas dalam Karya Sastra Indonesia Kontemporer, 645–655. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i02.
Septia, L. M., Fadhilah, A. R., Rahmawati, A., Hidayah, S. N., & Purwanto, J. (2025). Kajian Intertekstual Dalam Naskah Drama Janji. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6).
Syamsurya, N., Asia, M., Daerah, S., & Makassar, U. N. (2024). Pappasang Masyarakat Makassar ( Tinjauan Semiotika Riffaterre ) Abstrak dua tahap , yaitu pembacaan secara heuristik dan pembacaan secara Heuristik dan Hermeneutika Teks Puisi Lumpur Panas Mengebiri Tanahku Karya I Gusti Putu Bawa Samar Gantang Sebagai Penguatan Profil Pelajar, 1(2), 1–8.
Situmorang, S. (2018). Simbolisme dalam Puisi Indonesia Modern. Jakarta: Pustaka Budaya.
Downloads
Published
2026-01-07
Issue
Section
Articles
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.