Agresi sebagai Mekanisme Pertahanan Dominan pada Diri Wayan

Penulis

  • Muamar Dwi Setiawan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Raditya Haickal Abdul Ghani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Rudi Adi Nugroho Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35194/alinea.v14i2.4990

Abstrak

This article discusses the personality of Wayan in the drama "Bila Malam Bertambah Malam" by Putu Wijaya using a literary psychology approach based on Sigmund Freud's psychoanalytic theory. This study uses a qualitative descriptive method, with data collection techniques in the form of text analysis and literature study. The main data is in the form of dialogues that reflect Wayan's personality. The results of the analysis show that Wayan's personality structure is dominated by the id aspect, which reflects his desire to fight the injustice of the caste system and regain the love of Gusti Biang. The dynamics of Wayan's personality are influenced by his interactions with other characters and the conflicting instincts of life and death. The anxiety he experiences is largely caused by social pressure symbolized by the character of Gusti Biang. In facing conflict, Wayan relies on defense mechanisms such as aggression, rationalization, and regression, which help convey his anxiety and maintain emotional stability. This study provides new insights into the relationship between character personality and social context in literary works. Keywords: literary psychology; drama script; Sigmund Freud Abstrak Artikel ini membahas kepribadian tokoh Wayan dalam drama ”Bila Malam Bertambah Malam” karya Putu Wijaya menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa analisis teks dan studi kepustakaan. Data utama berupa dialog yang mencerminkan kepribadian Wayan. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur kepribadian Wayan didominasi oleh aspek id, yang mencerminkan keinginannya untuk melawan ketidakadilan sistem kasta dan mendapatkan kembali cinta Gusti Biang. Dinamika kepribadian Wayan dipengaruhi oleh interaksinya dengan tokoh lain serta naluri kehidupan dan kematian yang saling bertentangan. Kecemasan yang dialaminya sebagian besar disebabkan oleh tekanan sosial yang dilambangkan melalui karakter Gusti Biang. Dalam menghadapi konflik, Wayan mengandalkan mekanisme pertahanan berupa agresi, rasionalisasi, dan regresi, yang membantu menyampaikan kecemasannya serta mempertahankan kestabilan emosional. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang hubungan antara kepribadian tokoh dan konteks sosial dalam karya sastra. Katakunci: psikologi sastra; naskah drama; Sigmund Freud

Referensi

Ahmadi, Anas. Psikologi Sastra. Surabaya: Unesa University Press, 2015.
Ahyar, Juni. Apa Itu Sastra: Jenis-Jenis Karya Sastra Dan Bagaimanakah Cara Menulis Dan Mengapresiasi Sastra. Yogyakarta: Penerbit Deepublish, 2019, repository.unimal.ac.id/5007/.
Alwisol. Psikologi Kepribadian (Edisi Revisi). Malang: UMM Press, 2018.
Anggraini, Nurlita, et al. “Konflik Batin Tokoh Jumena Dalam Naskah Drama Sumur Tanpa Dasar Karya Arifin C. Noer: Tinjauan Psikologi Sastra.” BASINDO?: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya, vol. 7, no. 1, 2022, pp. 83–94, doi:https://doi.org/10.17977/um007v7i12023p83-94.
Apriansyah, Bagas, et al. “Dinamika Kepribadian Tokoh Tania Dalam Novel Ananta Prahadi Karya Risa Saraswati: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, vol. 7, no. 3b, 2022, pp. 1647–1656, doi:https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3b.807.
Aprilia, Alivia, and Zulfadhli Zulfadhli. “Tinjauan Psikologi Sastra: Kepribadian Tokoh Utama Dalam Naskah Drama Pelacur Dan Sang Presiden Karya Ratna Sarumpaet.” Persona: Kajian Bahasa Dan Sastra, vol. 1, no. 1, 2022, pp. 77–89, doi:https://doi.org/10.24036/jpers.v1i1.13.
Darma, Budi. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Kompas, 2019.
Luxemburg, Jan Van, et al. Pengantar Ilmu Sastra. Trans. oleh Dick Hartoko, Gramedia, 1986.
Mauludya, Fenta, et al. “Pertahanan Diri Tokoh Utama Dalam Novel Perempuan Kembang Jepun Karya Lan Fang.” Jurnal Sastra Indonesia, vol. 7, no. 1, 2018, pp. 32–40, doi:https://doi.org/10.15294/jsi.v7i1.29814.
Minderop, Albertine. Psikologi Sastra: Karya Sastra, Metode, Teori, dan Contoh Kasus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2016.
Mufti, Mahira Mujahida, and Anita Anita. “Kepribadian Tokoh Dalam Naskah Drama Bulan Bujur Sangkar Karya Iwan Simatupang.” Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, vol. 4, no. 2, 2022, pp. 224–237, doi:https://doi.org/10.29300/disastra.v4i2.3202.
Naura, Nisrina Jehan, and Wika Soviana Devi. “Unsur Psikologis Tokoh Aini Dalam Naskah Drama Perempuan Dan Ilusinya Karya Adhyra Pratama.” Journal Educational of Indonesia Language, vol. 3, no. 2,2022, pp. 1–9, doi:https://doi.org/10.36269/jeil.v3i2.968.
Nurkamila, Novia, et al. “Analisis Kepribadian Tokoh Utama Dalam Novel Gemaya Karya Risma Ridha Annisa (Tinjauan Psikologi Sastra).” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, vol. 8, no. 1, 2022, pp. 1–8, jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/1249.
Rahmawati, Radita, et al. “Analisis Psikologi Sastra Dalam Naskah Drama Dan Relevansinya Dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia.” PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, vol. 4, no. 3, 2024, pp. 65–76, doi:https://doi.org/10.56910/pustaka.v4i3.1451.
Sadiyah, Mutiara Halimatu’s, and Wika Soviana Devi. “Analisis Psikologi Tokoh Guru Dalam Naskah Drama ‘Zetan’ Karya Putu Wijaya: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud.” Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, vol. 9, no. 2, 2024, pp. 449–458, doi:https://doi.org/10.31943/bi.v9i2.558.
Safitri, Farida Nur, et al. “Analisis Kejiwaan Tokoh Nuning Dalam Naskah Drama Nuning Bacok Karya Andy Sri Wahyudi (Kajian Psikologi Sastra).” Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, vol. 7, no. 2, 2021, pp. 650–662, doi:https://doi.org/10.30605/onoma.v7i2.1353.
Suarta, I Made, and I Kadek Adhi Dwipayana. Teori Sastra. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2014.
Susandra, Susandra, et al. “Analisis Naskah Drama ‘Eksekusi’ Karya Ilham Zoebazari Dengan Pendekatan Psikologi.” Jurnal Kastral: Kajian Sastra Nusantara Linggau, vol. 4, no. 2, 2024, pp. 103–111, www.jurnal.lp3mkil.or.id/index.php/kastral/article/view/759.
Syamsuddin, Rohana, and Nur Indah Sari. Seni Drama. 2021.
Verawati, Selfi, et al. “Kompleksitas Tokoh Utama Dalam Naskah Drama H-38 Karya Gayuh Juridus Gede Asmara: Kajian Psikoanalisis.” Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, vol. 4, no. 1, 2024, pp. 50–58, doi:https://doi.org/10.17509/artikulasi.v4i1.68519.
Wahyuningtias, Desita. “Ketaksadaran Pengarang Dalam Novel Rooftop Buddies Karya Honey Dee: Tinjauan Psikologi Sastra Sigmund Freud.” Nuansa Indonesia: Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, Dan Filologi, vol. 23, no. 1, 2021, pp. 67–84, jurnal.uns.ac.id/ni/article/view/55917.
Wati, Nia Kofifah Anggoro, et al. “Mekanisme Pertahanan Ego Pada Tokoh Cakrawala Dalam Novel Not Me Karya Caaay.” Jurnal Motivasi Pendidikan Dan Bahasa, vol. 2, no. 1, 2024, pp. 59–72, doi:https://doi.org/10.59581/jmpb-widyakarya.v2i1.2615.

Diterbitkan

2025-10-30