Pembelajaran Menyimak pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas

Penulis

  • Firlana Izaty Universitas Muhammdiyah Malang
  • Gigit Mujianto Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.35194/alinea.v11i1.1622

Abstrak

Artikel ini akan membahas penggunaan bahasa peserta didik dan kaitannya dengan kemampuan menyimak mereka dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan psikolinguistik. Penelitian merupakan penelitian kualitatif,  dengan  jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesalahan berbahasa yang dilakukan peserta didik  disebabkan karena kurangnya kesiapan mereka baik dalam aspek kognitif, afektif, dan juga psikomotor. Kesalahan secara kognitif tampak dalam penguasaan kaidah bahasa dan materi yang akan disampaikan, kemampuan afektif yakni tenang, yakin, percaya diri, dan mampu mengontrol rasa cemas, ragu-ragu, was-was dan sebagainya, serta aspek  psikomotor meliputi pelafalan yang fasih dan keterampilan memilih kata, frasa, klausa, dan kalimat.

Katakuncibahasa, menyimak, pembelajaran, psikolinguistik 

Abstract:

This article will discuss students' use of language and its relation to their listening skills in learning Indonesian with a psycholinguistic approach. This is descriptive qualitative research. Data collection techniques were observation and interviews. The results show that there were several language errors made by students due to their lack of readiness in cognitive, affective, and psychomotor aspects. Cognitive errors can be seen in the mastery of language rules and the content; affective abilities such as calm, firm, confidence, and ability to control anxiety, doubt, hesitation; as well as psychomotor aspects including fluent pronunciation and skills in choosing words, phrases, clauses, and sentences.

Keywords: language, listening, learning, psycholinguistics

Referensi

Andi Irma Sarjani, Edi Saputro, D. Nurfajrin Ningsih, herlina Sunarti, Y. H. (2019). Pendekatan Psikolinguistik Dan Faktor Psikologis Terhadap Pola Interaksi Dalam Pembelajaran Bahasa. Jurnal Taiyou, 1(01), 105–112.
Busro, M. (2016). Kajian Dalam Psikolinguistik; Perangkat Penelitian, Strategi, Dan Penggunaan Metode Penelitian. Al-Hikmah Jurnal Studi Keislaman, 6(2), 210–218. https://core.ac.uk/download/pdf/268132654.pdf
Hikmawati, Y. (2018). Pemerolehan Bahasa pada Anak Autis: Kajian Psikolinguistik. Universitas Tanjungpura, 1–11.
Jefrey Oxianus Sabarua, M. P. (2018). Psikolinguistik dalam Pendidikan. Osf.Io, 1–12. https://osf.io/3c8yt/?show=revision
Juangsih, J. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keterampilan Menyimak Bahasa Jepang dan Pengajarannya. Wahana Didaktika, 15(2), 12–22.
Kadir, H. (2017). Peran Pendekatan Psikolinguistik dalam Membangun Pola Interaksi Pembelajaran Bahasa di Kelas. Wahana Didaktita, 15(2), 1–11.
Kaharuddin, Y. (2021). Kajian Pembelajaran Bahasa ( Psikolinguistik ) di UPT SMA Negeri 12 Bulukumba. Jurnal KIP, 10(2), 7–9.
Kuntaro, E. (2017). Memahami Konsepsi Psikolinguistik. 98.
Lisnawati, Ii. (2008). Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa. Educare, 6(1), 31–43.
Nugrahani, F. (2014). "Metode Penelitian Kualitatif." Dalam Penelitian Pendidikan Bahasa (Vol. 1, Issue 1). http://ejournal.usd.ac.id/index.php/LLT%0Ahttp://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/viewFile/11345/10753%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.04.758%0Awww.iosrjournals.org
Pebriana, U. et al. (2017). Melalui Model Pembelajaran Artikulasi dan Media Boneka Tangan Pada Pembelajaran Tematik Kelas 1. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan SD, 5(September), 766–772. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/jp2sd.vol5.no2.766-772
Siswa, K. B. (1994). Berbagai Strategi Pembelajaran Bahasa dapat Meningkatkan. 110–116.
Syahrum, S. dan. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif (p. 9).

Diterbitkan

2022-04-27