POTENSI SUMBER DAYA DAN ANALISIS USAHA TERNAK SAPI POTONG RAKYAT DENGAN INSEMINASI BUATAN DI DESA MEKARSARI KECAMATAN AGRABINTA KABUPATEN CIANJUR
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v1i2.661Abstrak
Penelitian inibertujuan untuk menganalisis peningkatan pendapatan petani dari budidaya sapi potong dengan inseminasi buatan. Penelitian dilaksanakan di Desa Mekarsari Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur. Sampel diambil secara acak sebanyak 30 orang petani yang telah mekasanakan IB.
Hasil panelitian menunjukkan biaya dan pendapatan pada budidaya sapi potong dengan IB adalah Rp. 3.345.000,00 dan Rp. 5.600.00,00. Sehingga keuntungan yang didapat adalah Rp 2.255.000,00 dengan R/C ratio 1,67, Sedangkan budidaya sapi potong tanpa IB mempunyai R/C ratio 1,14.
Referensi
Anonim. 1995. Beternak Sapi Potong. Kanisius. Yogyakarta.
Aryogi, Prihandini, P.W., dan Wijono, D.B. 2006. Pola Pembibitan Sapi Potong Lokal Peranakan Ongole Pada Kondisi Peternakan Rakyat. Loka Penelitian Sapi Potong. Pasuruan.
Aryogi, U. Umiyasih, D.B. Wijono, dan D.E. Wahyono. 1998. Pengkajian Rakitan Teknologi Penggemukan Sapi Potong. Pros. Seminar Hasil Penelitian/Pengkajian BPTP Karangploso TA. 1998/1999.
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Cianjur. 2007. Laporan Tahunan Tahun 2007. Cianjur. Djarijah, A.S. 1996. Usaha Ternak Sapi. Kanisius. Yogyakarta.
Hadjosubroto, W. 1994. Aplikasi Pemuliabiakan Ternak di Lapangan. PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta.
Jacoeb, T.N.dan Munandar S. 1991. Petunjuk Teknis Pemeliharaan Sapi Potong. Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian. Jakarta
Mardiningsih D., Eddy BT., Sriyanto D., dan Sonjaya A. 2005. Kendala sosial pemberdayaan masyarakat melalui program pengembangan ternak sapi potong (kasus corporate farming) di Kabupaten Grobogan. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Semarang.
Martono, S. 1995. Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Produktivitas. Duta Rimba. Jakarta.
Murtidjo, B.S. 1992. Beternak Sapi Potong. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
Prihandini PW., Pamungkas D. dan Wijono D.B. 2005. Kemampuan mengelola usaha peternak dalam Usaha ternak sapi potong (studi kasus di Kelompok tani makmur desa tempel Lemahbang kecamatan jepon, blora). Loka Penelitian Sapi Potong. Pasuruan.
Roessali W., Prasetyo E., Marzuki S., dan Oktarian. 2005. Pengaruh Teknologi Terhadap Produktivitas dan Pendapatan Peternak Sapi Potong Di Desa Canden Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Semarang.
Sariubang M., Ella A., Nurhayu A., dan Pasambe D. 2002. Kajian Integrasi Usahaternak Sapi Potong Dalam Sistem Usaha Pertanian Di Sulawesi Selatan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan. Ujung Pandang.
Soehadji. 1991. KebijakanPengembangan Ternak Potong di Indonesia. Proceeding. Seminar Nasional Sapi Bali, 2 – 3 September 1991. Fakultas Peternakan Universitas Hasanudin Ujung Pandang hal 1.
Soehadji. 2002. Kebutuhan Inovasi Teknologi Peternakan dan Veteriner dalam Menunjang Agribisnis Pertanian. Pros. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor. 30 September – 1 Oktober 2002. Puslitbang Peternakan, Bogor.
Soeharjo, A. dan Patong D. 1977. Sendi-sendi Pokok Usahatani. Jurusan Ilmu-ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian IPB. Bogor.
Sumadi, Hardjosubroto W., dan Ngadiyono N. 2004. Analisis potensi sapi potong di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pros. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 4 – 5 Agustus 2004. hlm. 130 – 139.
Winarto D. 2009. Sejarah dan Perkembangan IB. UNDIP Tembalang. Semarang.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.