Analisis Cacat Produk Bedside Cabinet dan Usulan Perbaikan Proses Produksi Menggunakan Metode FTA dan 5W+1H

Authors

  • Zikrina Kuni Khairunnisa Teknik Industri Universitas Suryakancana
  • Anita Ilmaniati Teknik Industri Universitas Suryakancana

Keywords:

Kualitas, Bedside Cabinet, FTA, 5W 1H

Abstract

CV Nuri Teknik adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi alat-alat kesehatan seperti kasur rumah sakit, kursi, kabinet, meja, trolley, wastafel, dan lain-lain. Pada data pabrikasi tahun 2017, terdapat permasalahan kualitas dalam produksi bedside cabinet. Cacat yang diidentifikasi pada produksi bedside cabinet pada tahun tersebut ada 21 unit dari produksi 217 unit. Ada 5 jenis cacat yang memiliki persentase kumulatif di atas 80% yaitu cacat komponen tidak terpasang, komponen tidak dilas, laci macet, body miring, dan komponen tidak dicat, sehingga perbaikan utama dilakukan pada 5 jenis cacat tersebut. Dampak dari cacat yang terjadi selama produksi yaitu perusahaan bisa mengalami kerugian baik dari finansial, waktu dan energi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab cacat pada rangka utama bedside cabinet menggunakan Fault Tree Analysis, dan mengusulkan perbaikan menggunakan metode 5W+1H sehingga dampak dari cacat bedside cabinet tersebut dapat berkurang. Berdasarkan analisis menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA), penyebab dari cacat yang disebutkan sebelumnya adalah faktor Man, Method/Proses, Machine, dan Material. Peneliti merancang perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi cacat dan mengurangi dampaknya adalah dengan menggunakan 5W+1H (What, Why, Who, When, Where, How). Rancangan perbaikan untuk meminimalisir jumlah cacat dengan memperbaiki faktor-faktor yang mempengaruhi cacat, yaitu memberikan lingkungan kerja yang nyaman untuk operator, meningkatkan penerapan SOP (Standard Operating Procedure) di lingkungan produksi, membuat jadwal maintenance mesin secara berkala, dan menetapkan standar untuk material yang digunakan selama proses produksi.

References

[1] B. Satriyo and D. Puspitasari, “Metode Fault Tree Analysis untuk Meminimumkan Cacat pada Crank Bed di Lini Painting Pt . Sarandi Karya Nugraha,” J. Tek. Ind., vol. 20, pp. 1–7, 2017.
[2] P. K. Produk, N. Made, and A. Aksari, “SANITARY WARE TOTO DI KOTA DENPASAR Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana , Bali , Indonesia vol. 7, no. 1, pp. 441–469, 2018.
[3] O. : Yul et al., “Implementation of Quality Control on Clean Water Production in Pt. Air Manado,” J. EMBA, vol. 5, no. 2, pp. 1644–1652, 1644.
[4] Sulaeman, “Speedometer, Fuel unit ,” J. Pasti, vol. VIII, no. 1, pp. 71–95, 2014.
[5] I. W. Sukania, L. L. Salomon, and O. Dharmawan, “Usulan Perbaikan Kualitas Produk Plastik Dengan Metode Quality Function Deployment Di Pt. X,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 5, no. 2, pp. 63–69, 2018, doi: 10.24912/jitiuntar.v5i2.1796.
[6] T. Ferdiana and I. Priadythama, “Analisis Defect Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) Berdasarkan Data Ground Finding Sheet (GFS) PT. GMF AEROASIA,” Pros. Semin. Nas. Ind. Eng. Conf. 2016, pp. 1–8, 2015.
[7] T. M. Sitorus, A. F. Sari, and S. Supandi, “Usulan Perbaikan Kualitas Defect pada Proses Seal di Bagian Solid Quarter (Studi Kasus Perusahaan Automotive Rubber),” J. PASTI, vol. 14, no. 2, p. 193, 2020, doi: 10.22441/pasti.2020.v14i2.009.

Downloads

Published

2023-07-28

Issue

Section

Articles