Analisa Pengendalian Kualitas untuk Minimasi Cacat Kopi Arabika pada Proses Basah Menggunakan Metode Seven Tools (Studi Kasus: CV Endemix Kopi Parahyangan)
Keywords:
Pengendalian Kualitas, Seven Tools, Cacat Biji Kopi, Checksheet, Standar MutuAbstract
Penelitian ini difokuskan pada permasalahan pengendalian kualitas dalam proses pengolahan basah kopi, di mana sistem pengendalian yang diterapkan saat ini belum optimal sehingga menyebabkan tingginya jumlah produk cacat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menemukan solusi yang efektif dalam menurunkan tingkat kecacatan kopi dengan menerapkan metode Seven Tools secara sistematis dalam proses pengendalian kualitas. Berdasarkan hasil analisis, data mengenai proses pengolahan dan jumlah cacat kopi menunjukkan pola distribusi yang normal. Pada tahap awal, digunakan Check Sheet sebagai alat bantu awal untuk mengidentifikasi jenis dan jumlah cacat, dengan hasil total cacat sebanyak 453. Dari jumlah tersebut, cacat terbanyak berasal dari kerusakan akibat serangan serangga (Slight Insect Damage) sebanyak 82 kasus, yang umumnya terjadi setelah tahap fermentasi dan selama proses permesinan. Untuk menanggulangi hal tersebut, diusulkan beberapa langkah perbaikan strategis, yaitu menerapkan metode pengolahan yang lebih tepat, memastikan bahwa seluruh proses produksi dijalankan sesuai prosedur standar, meningkatkan pengawasan terhadap kinerja pekerja, mengoptimalkan proses inokulasi dengan menjaga kebersihan serta sterilitas lingkungan kerja, serta melakukan perbaikan kondisi ruang pengolahan agar memiliki sirkulasi udara yang baik dan terbebas dari gangguan hama. Dengan menerapkan usulan perbaikan ini secara konsisten, diharapkan tingkat cacat produk dapat ditekan sehingga kualitas biji kopi yang dihasilkan menjadi lebih baik dan sesuai dengan standar mutu yang diharapkan.References
[1] Kementerian Pertanian. (2021). Statistik Pertanian 2021. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia
[2] Montgomery, D. C. (2009). Introduction to statistical quality control (6th ed.). John Wiley & Sons.
[3] SHELEMO, A. A. (2023). The Quality Control Using Seven Tools Method For Defect Product On Scanner Production. No Title????. Nucl. Phys., 13(1), 104–116.
[4] Sunarharum, W. B., Williams, D. J., & Smyth, H. E. (2014). Complexity of coffee flavor: A compositional and sensory perspective. Food Research International, 62, 315-325.
[5] Syukron, A., & Kholil, M. (2013). Quality For Business Improvement.
[6] Zakaria, A., Aditiawati, P., & Rosmiati, M. (2017). Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Arabika (Kasus pada Petani Kopi Di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat). Jurnal Sosioteknologi, 16(3), 325–339.
[2] Montgomery, D. C. (2009). Introduction to statistical quality control (6th ed.). John Wiley & Sons.
[3] SHELEMO, A. A. (2023). The Quality Control Using Seven Tools Method For Defect Product On Scanner Production. No Title????. Nucl. Phys., 13(1), 104–116.
[4] Sunarharum, W. B., Williams, D. J., & Smyth, H. E. (2014). Complexity of coffee flavor: A compositional and sensory perspective. Food Research International, 62, 315-325.
[5] Syukron, A., & Kholil, M. (2013). Quality For Business Improvement.
[6] Zakaria, A., Aditiawati, P., & Rosmiati, M. (2017). Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Arabika (Kasus pada Petani Kopi Di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat). Jurnal Sosioteknologi, 16(3), 325–339.
Downloads
Additional Files
- PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MINIMASI CACAT KOPI ARABIKA PADA PROSES BASAH MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (STUDI KASUS: CV. ENDEMIX KOPI PARAHYANGAN)
- ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MINIMASI CACAT KOPI ARABIKA PADA PROSES BASAH MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (STUDI KASUS: CV. ENDEMIX KOPI PARAHYANGAN)
- ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MINIMASI CACAT KOPI ARABIKA PADA PROSES BASAH MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (STUDI KASUS: CV. ENDEMIX KOPI PARAHYANGAN)
Published
2025-08-01
Issue
Section
Articles