Analisis Marketing Mix 4P dan Swot dalam Meningkatkan Penjualan Buah (Studi Kasus: PT Darutaqwa Toserba Selamat )

Authors

  • Muhamad Rafli Maulana Universitas Suryakancana
  • Isma Masrofah Universitas Suryakancana

Keywords:

SWOT, Marketing mix 4P, Strategi Pemasaran, Penjualan Buah, Toserba

Abstract

Sektor ritel buah-buahan di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam mempertahankan penjualan yang stabil. PT Darutaqwa Toserba Selamat mengalami penurunan penjualan buah yang cukup mengkhawatirkan, dengan tingkat produk tidak terjual mencapai 5-22% dari total stok. Kondisi ini menunjukkan adanya masalah dalam strategi pemasaran dan manajemen operasional yang memerlukan analisis mendalam untuk menemukan solusi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan penjualan buah baik dari faktor internal maupun eksternal, serta menentukan strategi pemasaran yang optimal berdasarkan analisis Marketing mix 4P dan SWOT. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam dengan manajer dan tenaga kerja, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan framework Marketing mix 4P (Product, Price, Place, Promotion) dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan penjualan disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal, termasuk kualitas produk yang tidak konsisten, strategi penetapan harga yang kurang fleksibel, lokasi penjualan yang kurang strategis, dan promosi yang belum optimal. Strategi pemasaran yang direkomendasikan meliputi: peningkatan kualitas dan variasi produk, implementasi strategi harga yang lebih fleksibel, optimalisasi lokasi dan layout produk, serta pengembangan program promosi yang lebih efektif melalui platform digital. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen perusahaan dalam mengoptimalkan strategi pemasaran buah-buahan di sektor ritel modern.

Author Biographies

Muhamad Rafli Maulana, Universitas Suryakancana

Teknik Industri

Isma Masrofah, Universitas Suryakancana

Teknik Industri

References

[1] Alma, B. (2011). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alfabeta.
[2] Eprints.kwikkiangie.ac.id. (2021). BAB II KAJIAN PUSTAKA. Jurnal Pemasaran, 8-9.
[3] Indibiz.co.id. (2025). apa-itu-4p-dalam-pemasaran-penjelasan-lengkap-dan-contohnya. apa-itu-4p-dalam-pemasaran-penjelasan-lengkap-dan-contohnya, 1-2.
[4] Kotler, P. (2012). Marketing Management. -: Pearson Education.
[5] Repo.darmajaya.ac.id. (2020). BAB II.pdf. BAB II.pdf, 7-9.
[6] Repository.widyatama.ac.id. (2020). Manajemen Pemasaran. Jurnal Manajemen Pemasaran Widyatama, 13-14.
[7] Sk-indonesia.com. (2024). resiko-jualan-buah-yang-sering-ditemui. resiko-jualan-buah-yang-sering-ditemui, 1-2.
[8] Stanton, W. (2003). Prinsip Pemasaran (terjemahan). -: Edisi 7, Jilid 1. Erlangga.
[9] Binus University, B. (2021). SWOT Analysis. Malang: Binus University.

Downloads

Published

2025-07-31

Issue

Section

Articles