Analisis Limbah Produksi Baglog Jamur Tiram Putih Menggunakan Metode Life Cycle Assesment (LCA) (Studi Kasus: CV Asa Agro Corporation)

Authors

  • M Shena Maulana Universitas Suryakancana
  • isma masrofah Universitas Suryakancana

Keywords:

Limbah Baglog, Life Cycle Assesment, Pengendalian Limbah, Dampak Lingkungan, Pengelolaan Limbah Produksi, Pencemaran Air, Pemanasan Global, Pencemaran Tanah

Abstract

Produksi jamur tiram putih semakin meningkat seiring permintaan pasar yang tinggi. Dalam proses budidaya, digunakan baglog sebagai media tanam yang terbuat dari serbuk gergaji, bekatul, kapur, dan air. Namun, produksi baglog menghasilkan limbah organik dan anorganik yang belum dikelola secara optimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Permasalahan ini mendorong perlunya evaluasi dampak lingkungan secara menyeluruh metode Life cyicle Assessment dalam penanganan limbah produksi baglog jamur tiram putih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis limbah baglog jamur tiram putih. Limbah baglog, yang merupakan sisa dari proses dari pembuatan baglog memiliki potensi untuk mengganggu lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Metode LCA diterapkan untuk mengevaluasi dampak lingkungan dari limbah ini sepanjang siklus hidupnya, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga pengolahan dan pembuangan. Data yang dikumpulkan mencakup emisi gas rumah kaca, penggunaan energi, dan potensi pencemaran. Hasil analisis LCA mengidentifikasi tiga dampak utama: pencemaran air dengan bobot LCIA 2,50, Pemanasan global dengan bobot LCIA 0,56, serta pencemaran tanah dengan bobot LCIA 2,33. Meski emisi masih dalam batas standar, pengelolaan limbah yang tepat tetap diperlukan. LCA memberikan gambaran menyeluruh dan rekomendasi untuk pengelolaan limbah baglog yang berkelanjutan.

Author Biographies

M Shena Maulana, Universitas Suryakancana

Teknik Industri

isma masrofah, Universitas Suryakancana

Teknik Industri

References

[1] Rosmidah Hasibuan, “ANALISIS DAMPAK LIMBAH/SAMPAH RUMAH TANGGA TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP,” vol. 04, Mar. 2016, Accessed: May 07, 2025. [Online]. Available: https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/advokasi/article/viewFile/354/339
[2] Zamagni, A. (2012). Life cycle sustainability assessment. The International Journal of Life Cycle Assessment, 17, 373-376.
[3] Zamagni, A., Pesonen, H. L., & Swarr, T. (2013). From LCA to Life Cycle Sustainability Assessment: concept, practice and future directions. The international journal of life cycle assessment, 18, 1637-1641.
[4] Nugraha:2013, “Jamur tiram (pleurotus ostreatus),” Jamur tiram putih, 2013.
[5] Alqamari, M., Kabeakan, N. T. M. B., & Yusuf, M. (2021). Pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah baglog untuk peningkatan pendapatan pada kelompok tani jamur tiram di Kelurahan Medan Denai Kecamatan Medan Denai. Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 73-81.
[6] Harjanto, T. R., Fahrurrozi, M., & Bendiyasa, I. M. (2012). Life cycle assessment pabrik semen PT Holcim Indonesia tbk. Pabrik Cilacap: Komparasi antara bahan bakar batubara dengan biomassa. Jurnal Rekayasa Proses, 6(2), 51-58.

Downloads

Published

2025-07-31

Issue

Section

Articles