Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa pada Materi Relasi dan Fungsi
DOI:
https://doi.org/10.35194/jp.v12i2.3062Keywords:
fungsi dan relasi, kemampuan penalaran matematisAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal terkait materi relasi dan fungsi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu 6 siswa di salah satu SMPN Kabupaten Garut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis, lembar wawancara, dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan. Adapun hasil analisis kemampuan penalaran matematis siswa pada materi relasi dan fungsi, antara lain: a) Sebanyak 4 siswa mampu memenuhi indikator mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematis, menyusun bukti, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi, menarik kesimpulan, serta memeriksa kesahihan suatu argumen; b) Semua siswa mampu menemukan pola atau sifat dari gejala matematis, namun terdapat dua siswa yang belum mampu untuk membuat generalisasi. Secara keseluruhan faktor kesalahan yang dilakukan siswa yang menyebabkan tidak terpenuhinya indikator kemampuan penalaran matematis yaitu tidak memahami makna keseluruhan soal, tidak konsisten dalam mengidentifikasi hal yang diketahui dan ditanyakan, tidak memahami konsep, kurangnya ketelitian, tidak bisanya menentukan rumus dalam penyelesaian soal, kurangnya minat dalam mengerjakan soal.
References
Aprilianti, Y., & Zanthy, L. S. (2019). Analisis Kemampuan Penalaran Matematik Siswa SMP Pada Materi Segiempat dan Segitiga. Jurnal On Education, 1(2): 524-532
Asari, T. R., Balkist, P. S., & Imswatama, A. (2022). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Self Confidence. PRISMA, 11(2), 447. https://doi.org/10.35194/jp.v11i2.2440
Dewi, S. (2018). Penerapan Polya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dalam Memecahkan Soal Cerita Matematika Siswa Kelas V. Jurnal mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesa, 1(2):152-161
Erfani, G. A., Rokhman, M. S., &Sholikhah, R.A. (2020). Analisis Kesalahan Siswa dalan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Materi Aritmatika Sosial Menurut Polya. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 11(2): 306-314
Hasratuddin. (2015). Mengapa Harus Belajar Matematika. Medan: Perdana Publishing.
Isnaeni, S., Fajriyah, L., Risky, E. S., Purwasih, R., & Hidayat, W. (2018). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa SMP pada Materi Persamaan Garis Lurus. Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 2(1): 107-116
Jannah, R., Zubainur, C. M., & Syahjuzar. (2020). Kemampuan Siswa dalam Mengajukan Dugaan dan Melakukan Manipulasi Matematika Melalui Discovery Learning di Sekolah Menengah Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika, 5(1): 70-78
Lestari, N., Hartono, Y., & Purwoko, P. (2016). Pengaruh Pendekatan Open-Ended Terhadap Penalaran Matematika Siswa Sekolah Menengah Pertama Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika Sriwijaya, 10(1):81-95
Maran, Rafael Raga. (2007). Pengantar Logika. Jakarta: PT Grasindo
Narulita, B. R., Nurcahyono. A., Walid, & Wardono. (2019). Optimalisasi Pemecahan Masalah Matematis pada Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Berbantuan E-Comic Math. PRISMA, Prosiding, Seminar Nasional Matematika, 2(1): 395-402
Pancarita., & Dewi, Kristina. (2019). Identifikasi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Relasi dan Fungsi di Kelas VIII SMP Negeri 1 Sepang. Jurnal Pendidikan, 20(2): 124-131
Raharjo, S., Saleh, H., & Sawitri, D. (2020). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa dengan Pendekatan Open-Ended dalam Pembelajaran Matematika. Paedagoria: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan, 11(1): 36-34
Rohmah, W. N., Septian, A., & Inayah, S. (2020). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Materi Bangun Ruang Ditinjau Gaya Kognitif Siswa Menengah Pertama. PRISMA, 9(2), 179–191. https://doi.org/10.35194/jp.v9i2.1043
Romsih. Oom. (2019). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Problem Posing Ditinjau Dari Tahap Perkembangan Kognitif Siswa. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 3(1): 37-46
Rosyida, dkk. (2016). Analisis Kesalahan Siswa dalam Pemecahan Masalah Berdasarkan Pendapat John W. Santrock pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Lengkung Ditinjau dari Gaya Belajar dan Gaya Berpikir Siswa. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 4(10):973-981
Selvia, S., Rochmatin, T., & Zanthy, L., (2019). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP pada Materi SPLDV. JPMI (Jurnal Pembalajaran Mathematics Inovatif), 2(5): 261-270
Septian, A., Ramadhanty, C. L., Darhim, D., & Prabawanto, S. (2021). Mathematical Problem Solving Ability and Student Interest in Learning using Google Classroom. Prosiding International Conference on Education of Suryakancana, 1(1), 155–161.
Shadiq, Fadjar. (2007). Penalaran atau Reasoning Mengapa Perlu Dipelajari Para Siswa di Sekolah?. Yogyakarta: PPPPTK Matematika.
Subanji. (2011). Teori Berpikir Pseudo Penalaran Kovariasional. Semarang: IKIP Malang.
Sumartini, Tina Sri. (2015). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1): 1-10.
Sumaryati, A.S., & Hasanah, D. U. (2015). Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika dengan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 11 Yogyakarta. Jurnal Derivat, 2(2): 56-64
Suprihatin, T. R. R. M., & Senjayawat, E. (2018). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Pada Materi Segitiga Dan Segiempat. Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika, 2(1): 9-13.
Suriasumantri, J. S. (2009). Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
As a journal Author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company. These Author rights can be exercised without the need to obtain specific permission.
Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to PRISMA as publisher of the journal.

PRISMA by UNIVERSITAS SURYAKANCANA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://jurnal.unsur.ac.id/prisma.