Penggunaan Bahasa Slang di Kalangan Gen Z pada TikTok: Kajian Sosiolinguistik
Keywords:
slang, Z generation, TikTokAbstract
This article examines variations in slang used by Generation Z in TikTok content from a sociolinguistic perspective. TikTok, as a short video-based social media platform, encourages concise, expressive, and informal language. This study employed a qualitative descriptive method with observation and content analysis techniques for captions, video text, and the comments section of TikTok content appearing on the For You Page (FYP). The results indicate that slang is predominantly used as a means of emotional expression, attitude affirmation, social judgment, and the formation of group identity and solidarity. The slang variations found include three forms: foreign language borrowings, shortenings, and lexical creations, which emerge in response to the need for fast and contextual digital communication. The meaning of slang is not always lexical, but rather is understood based on the context of use and social agreements within the speech community. These findings suggest that the use of slang by Generation Z on TikTok reflects the dynamics of Indonesian language development in the digital era.
ABSTRAK
Artikel ini membahas penggunaan bahasa slang yang digunakan oleh Generasi Z pada konten TikTok dalam perspektif sosiolinguistik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan analisis isi terhadap caption, teks dalam video, dan kolom komentar di halaman For You Page (FYP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa slang yang digunakan secara dominan sebagai sarana ekspresi emosi, penegasan sikap, penilaian sosial, serta pembentukan identitas dan solidaritas kelompok. Variasi bahasa slang yang ditemukan meliputi tiga bentuk, yaitu serapan bahasa asing, pemendekan, dan kreasi leksikal, yang muncul sebagai respons terhadap kebutuhan komunikasi digital yang cepat dan kontekstual. Makna bahasa slang tidak selalu bersifat leksikal, melainkan dipahami berdasarkan konteks penggunaan dan kesepakatan sosial dalam komunitas tutur. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa slang oleh Generasi Z di TikTok mencerminkan dinamika perkembangan bahasa Indonesia di era digital.
Kata Kunci: generasi Z; slang: TikTok
References
Atuzzahro, N., Handatika, A., & Puspita, R. (2025). Pergeseran makna bahasa slang dalam media sosial TikTok di kalangan generasi muda. Jurnal Linguistik dan Budaya Digital, 7(1), 45–58.
Chaer, A. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan awal (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Situmorang, R., Manalu, R. S., Napitupulu, K. R., & Tansliova, L. (2024). Dampak media sosial terhadap penggunaan bahasa gaul di aplikasi TikTok pada remaja. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(2), 281–289. https://doi.org/10.61132/semantik.v2i2.668
Tasyarasita, A. Z., Duhita, M. E., Yulianti, W., & Yustanto, H. (2023). Ragam bahasa slang oleh remaja Gen Z pada media sosial TikTok: Kajian sosiolinguistik. Translation and Linguistics (Transling), 3(2), 98–109. https://jurnal.uns.ac.id/transling/article/view/74673
Kridalaksana, H. (2008). Kamus linguistik (Edisi keempat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Mahsun. (2017). Metode penelitian bahasa: Tahapan strategi, metode, dan tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hamidah, A. A. A., Rosalina, S., & Triyadi, S. (2023). Kajian sosiolinguistik ragam bahasa gaul di media sosial TikTok pada masa pandemi Covid-19 dan pemanfaatannya sebagai kamus bahasa gaul. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 9(1), 61–68. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i1.2029
Dewi, N. P. J. L. (2024). Penggunaan variasi bahasa “slang language” pada platform TikTok untuk generasi Z: Kajian sosiolinguistik. Scholars: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.31959/js.v2i1.2352
Sebayang, R. R., Purba, E., Damanik, S. P., & Surip, M. (2024). Dinamika bahasa gaul dan serapan asing di era digital: Dampaknya terhadap kemampuan berbahasa Indonesia baku. BAHTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(2), 10–22.
Rahmawati, R. (2024). Analisis pengaruh TikTok dalam penggunaan variasi bahasa terhadap Gen Z. Jubah Raja: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 3(2), 148–157. https://doi.org/10.30734/jr.v3i2.4894
Wahyuni, R. S. (2026). Social background effect on the choice of the students language. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 9(1), 1–9. https://doi.org/10.35194/jd.v9i1.5805
Haerana, H., Juanda, J., & Nensilianti, N. (2026). Stimulasi linguistik melalui TikTok dan lingkungan sosial pada anak usia 3–6 tahun: Analisis behaviorisme Skinner. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 9(1), 86–103. https://doi.org/10.35194/jd.v9i1.5871
Fadillah, W., Juanda, J., & Nensilianti, N. (2026). Representasi gender dalam media sosial TikTok: Kajian semiotika visual sosial Theo van Leeuwen dan Gunther Kress. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 9(1), 10–26. https://doi.org/10.35194/jd.v9i1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amella Anandita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



