Representasi Gender dalam Media Sosial TikTok: Kajian Semiotika Visual Sosial Theo van Leeuwen dan Gunther Kress
DOI:
https://doi.org/10.35194/jd.v9i1.5889Abstract
This article will describe forms of gender representation in TikTok video content based on Theo van Leeuwen and Gunther Kress's theory of Social Visual Semiotics. The research was conducted using a descriptive qualitative approach with an analysis of three visual metafunctions: representational meaning, interactional meaning, and compositional meaning. Data were obtained through documentation techniques and non-participant observation of gender-themed TikTok content. The results show that TikTok is a multimodal space that displays various forms of gender representation, ranging from the reinforcement of traditional stereotypes to resistance to gender role constraints. Multimodal elements such as visuals, text, audio, gestures, camera angles, and lighting work simultaneously to shape social meaning. TikTok thus functions as an ideological arena that helps build public awareness of gender equality.
Keywords: multimodality; gender representation; social visual semiotics; TikTok
Artikel ini akan mendeskripsikan bentuk representasi gender dalam konten video TikTok berdasarkan teori Semiotika Visual Sosial Theo van Leeuwen dan Gunther Kress. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis tiga metafungsi visual, yaitu representational meaning, interactional meaning, dan compositional meaning. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi dan observasi nonpartisipan terhadap konten TikTok bertema gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok menjadi ruang multimodal yang menampilkan beragam bentuk representasi gender, mulai dari penguatan stereotip tradisional hingga resistensi terhadap batasan peran gender. Elemen multimodal seperti visual, teks, audio, gestur, sudut pandang kamera, dan pencahayaan bekerja secara simultan membentuk makna sosial. TikTok dengan demikian berfungsi sebagai arena ideologis yang turut membangun kesadaran masyarakat terhadap kesetaraan gender.
Kata kunci: multimodalitas; representasi gender; semiotika visual sosial; TikTok
References
Dinata Bella. (2025). Tubuh, Gender, dan Agensi: Kajian Antropologi Visual tentang Representasi Perempuan di Media Sosial. Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial, Dan Multidisiplin. https://ejournal.albahriah-institut.org/index.php/nizamiyah
Ekawati, S., Daksa, A. F., Azzuhdi, N. A., & Sudiwijaya, E. (2025). Representasi Perempuan dan Budaya Konsumen dalam Iklan Shopee 9.9 2024. Jurnal Audiens, 6(1), 118–130. https://doi.org/10.18196/jas.v6i1.566
Fakih, M. (2017). analisis gender dan transformasi sosial. Universitas Nusantara PGRI Kediri, 01.
Firdausiyah, H., & Syahreni, J. M. (2024). Kampanye Anti Bullying Pada Konten Instagram @PEACEGENID: Analisis Semiotika Multimodal Kress dan Van Leuween Anti-Bullying. http://syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/orasi/
Gunther Kress dan Theo van Leeuwen. (2006). Reading Images: The Grammar of Visual Design (2nd ed.). Routledge.
Hall, S. (1997). Representation: Cultural Representations and signifying practices spectacle of the other. Sage Publication.
Handayani, L., Mahdalena, V., BP, L. R., & Uljanatunnisa. (2025). Dinamika Gender dalam Ruang Maya. Global Komunika, 8(2). https://ejournal.upnvj.ac.id/GlobalKomunika/article/view/11359
Imelda, R. W., Prayogo, R. A., Silvia, N., Th. Musa, D., & Alamri, A. R. (2024). Gender Resistance in Women’s Beauty in TikTok. Indev: Literasi Media Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat, 3(2), 95. https://doi.org/10.31958/indev.v3i2.13309
Juanda. (2017). Gender Phenomenon in Short Story by Fanny J. Poyk in Media on Line, Indonesia. http://kafaah.org/index.php/kafaah/index
Juanda, J., & Azis, A. (2018). Penyingkapan Citra Perempuan Cerpen Media Indonesia: Kajian Feminisme. Lingua: Journal of Language, Literature and Teaching, 15(2). https://doi.org/10.30957/lingua.v15i2.478
Mukti, I., Asriadi, M., & Kunci, K. (2023). Core?: Journal of Communication Representasi Perempuan Pada Tayangan Video Dalam Media Sosial TikTok.
Nirwanpatra, I. (2025). Representasi Perempuan dalam Kepemimpinan Infrastruktur Melalui Media Sosial Instagram @KementerianPU. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO?: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi Dan Informasi, 10(2), 384–396. https://doi.org/10.52423/jikuho.v10i2.1580
Octavianti, A., Purwanto, E., Hidayati, A., Sari, H. J., & Rachman, Z. (2025). Teori Feminis dalam Dekonstruksi Representasi Perempuan di Media Sosial. CONVERSE Journal Communication Science, 2(1), 12. https://doi.org/10.47134/converse.v2i1.4395
Oktapiyani, D., & Hamdani, A. (2024). Model Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam Menganalisis Representasi Gender di Media Sosial: Studi Kasus pada Narasi Feminisme dalam Konten Digital 2024. Jurnal Membaca Bahasa & Sastra Indonesia. http://dx.doi.org/10.30870/jmbsi.v10i1.30297
Rarame, O. A., & Riswandi. (2025). Representasi Perempuan dalam Media Sosial: Analisis Konstruksi Gender pada Akun Tiktok @Feminiyou. Commed?: Jurnal Komunikasi Dan Media. https://ejournal.upbatam.ac.id/index.php/commed/article/view/10612
Rochman, F. N. (2025). Persepsi Masyarakat Terhadap Representasi Pria Androgini di Tiktok: Analisis Wacana Kritis pada Konten Fendi Beau. Relasi: Jurnal Penelitian Komunikasi, 05(04). https://doi.org/10.69957/relasi.v5i04.2265
Rohman, K. (2025). Representasi Perempuan dalam Iklan Komersial?: Analisis Feminis pada Media Televisi. Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal Dan Pembangunan. https://doi.org/10.56015/gjikplp.v12i1.483
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Sukhfi, A. M., Pratista, H. R., & Sudiwijaya, E. (2025). Representasi Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dalam Iklan Skincare Forebie. Analogi Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(02), 27–33. https://doi.org/10.61902/analogi.v3i2.1510
Ulva, A., & Syam Saguni, S. (2025). Kajian Feminisme Liberal. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 8(1), 91–100.
Wahyuni, W., Ramdhani, M., Susanti, A. P., & Pratama, R. J. (2025). Representasi Gender dalam Tindak Tutur Ilokusi Selebgram Lombok di Instagram: Kajian Pragmatik Digital. Sebasa Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(2), 574–588. https://doi.org/10.29408/sbs.v8i2
Wiana, R. A., Puspita, D. S., & Syahril Afwan. (2025). TikTok dan Konstruksi Sosial Standar Kecantikan Perspektif Gen Z di Era Digital. Jurnal Al-Qolamuna: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam. https://doi.org/10.71242/vwjgjn31
Wilmanda, G., Hariyanti, N., & Hariyanto, D. (2021). Citation: Gesilia Wilmanda dan Nunik Hariyanti (2025) Pergeseran Standar Kecantikan Indonesia di TikTok @cadburylemonade: Kajian Analisis Wacana Kritis. 13(2). https://doi.org/10.21070/kanal.v13i2.1832
Yuwono, S., Lesmana, F., & Ambat, Y. T. (2024). Melukis Kembali Penggambaran Citra Gender dalam Media Massa. Jurnal Komunikatif, 13(1), 111–120. https://doi.org/10.33508/jk.v13i1.5144
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.