THE IMPLEMENTATION OF THE MUDHARABAH PRINCIPLE IN THE WORKING CAPITAL FINANCING SCHEME OF THE AMANAH NEGERI SEJAHTERA SHARIA COOPERATIVE, CIANJUR
DOI:
https://doi.org/10.35194/arps.v5i2.5865Keywords:
Mudharabah, Pembiayaan Syariah, Koperasi Syariah, Modal Kerja, Ekonomi Islam, Sharia Financing, Sharia Cooperative, Working Capital, Islamic EconomicsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Mudharabah pada skema pembiayaan modal kerja di Koperasi Syariah Amanah Negeri Sejahtera Cianjur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pengurus koperasi dan anggota penerima pembiayaan Mudharabah. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan akad Mudharabah di koperasi telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, di mana pembagian nisbah bagi hasil dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama tanpa mengandung unsur riba, gharar, maupun maysir. Dalam praktiknya, koperasi bertindak sebagai shahibul maal dan anggota sebagai mudharib, dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi anggota. Penerapan akad ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja usaha, seperti bertambahnya modal, omzet, dan kesadaran berwirausaha syariah di kalangan anggota. Faktor pendukung implementasi meliputi kepercayaan anggota, dukungan manajemen, serta pengawasan aktif dari Dewan Pengawas Syariah. Adapun hambatan yang ditemui adalah keterbatasan pemahaman anggota terhadap akad Mudharabah dan risiko moral hazard. Secara keseluruhan, penerapan Mudharabah di koperasi ini terbukti mampu menjadi instrumen pembiayaan berbasis syariah yang adil, transparan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi umat. This study aims to analyze the implementation of the Mudharabah principle in the working capital financing scheme at the Amanah Negeri Sejahtera Sharia Cooperative in Cianjur. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The research subjects included cooperative management and members receiving Mudharabah financing. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, which consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The results show that the implementation of the Mudharabah contract at the cooperative aligns with Sharia principles, where the profit-sharing ratio (nisbah) is determined based on mutual agreement without involving elements of riba (usury), gharar (uncertainty), or maysir (gambling). In practice, the cooperative acts as the shahibul maal (capital provider), while members serve as the mudharib (entrepreneur), with the aim of enhancing members’ productivity and economic welfare. The application of this contract has had a positive impact on improving business performance, such as increasing capital, turnover, and awareness of Sharia-based entrepreneurship among members. Supporting factors include members’ trust, management support, and active supervision by the Sharia Supervisory Board. However, obstacles identified include limited understanding of the Mudharabah contract among members and moral hazard risks. Overall, the implementation of Mudharabah in this cooperative has proven to be an equitable and transparent Sharia-based financing instrument that supports the economic growth of the Muslim community.References
Adebola, S. S., Yusoff, W. S. W., & Dahalan, J. (2020). Economic cycles and Islamic banking stability in Malaysia. International Journal of Economics and Management, 14(2), 45–60.
Ahmad, N., & Bashir, A. (2022). Macroeconomic determinants of non-performing financing in Islamic banks: Evidence from ASEAN countries. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 13(4), 678–693.
Anggraini, T., & Sari Lubis, Y. (2023). Pengaruh bagi hasil dan pembiayaan bermasalah terhadap pembiayaan mudharabah di Bank Syariah Indonesia KCP Cemara Asri. Journal of Social Science Research, 3(5), 10318–10332.
Arinda, N., Setiawan, I., & Tripuspitorini, F. A. (2022). Analisis pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap non-performing financing pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 2(3), 487–488.
Djamil, F. (2022). Penyelesaian pembiayaan bermasalah di bank syariah. Jakarta: Sinar Grafika.
Fauzan, A. (2022). Implementasi akad mudharabah dalam pembiayaan modal kerja pada KSPPS di Jawa Barat. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 8(1), 45–58. https://doi.org/10.20885/jeks.vol8.iss1.art5
Hidayat, M., & Sari, L. N. (2020). Analisis penerapan akad mudharabah pada koperasi syariah dalam perspektif kepatuhan syariah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 6(2), 123–135. https://doi.org/10.24042/jebi.v6i2.8123
Hidayati, A., & Rochmanika, R. (2023). Determinants of non-performing financing in Islamic banks in Indonesia: The role of macroeconomic indicators. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 9(2), 122–137.
Karim, A. A. (2020). Ekonomi makro Islami. Depok: Rajawali Press.
Khairunisa, M., & Musrifah, M. (2020). Penyelesaian pembiayaan bermasalah pada bank syariah. Islamic Business and Finance, 1(1), 80.
Purwaningtyas, H., & Hartono, U. (2020). Pengaruh GDP, inflasi, kurs, CAR, FDR, financing dan bank size terhadap NPF perbankan syariah di Indonesia tahun 2014–2017. Jurnal Ilmu Manajemen (JIM), 8(2), 355.
Rahmah, F. J., Pratami, L. N., & Setiawan, I. (2021). Analisis pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap non-performing financing pada bank umum syariah. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 1(3), 661–676.
Rahmawati, N. (2021). Penerapan akad mudharabah dalam pembiayaan usaha mikro pada BMT Al-Falah Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 11(2), 201–213. https://doi.org/10.18326/jesi.v11i2.201-213
Ryandono, M. N. H., & Wahyudi, R. (2021). Manajemen bank Islam: Pendekatan syariah dan praktik. Yogyakarta: UAD Press.
Sulaiman, R., & Putri, D. A. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pembiayaan mudharabah pada lembaga keuangan mikro syariah. Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, 7(1), 87–99. https://doi.org/10.24252/jbmi.v7i1.9823
Wahyuni, T., & Karim, M. (2018). Analisis risiko dan strategi mitigasi dalam akad mudharabah di BMT Amanah. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 5(9), 1745–1756. https://doi.org/10.20473/vol5iss9pp1745-1756
Yuliani, E. (2023). Evaluasi penerapan akad bagi hasil (mudharabah dan musyarakah) di koperasi syariah Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1), 33–45. https://doi.org/10.29040/jiei.v9i1.4010
Ahmad, N., & Bashir, A. (2022). Macroeconomic determinants of non-performing financing in Islamic banks: Evidence from ASEAN countries. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 13(4), 678–693.
Anggraini, T., & Sari Lubis, Y. (2023). Pengaruh bagi hasil dan pembiayaan bermasalah terhadap pembiayaan mudharabah di Bank Syariah Indonesia KCP Cemara Asri. Journal of Social Science Research, 3(5), 10318–10332.
Arinda, N., Setiawan, I., & Tripuspitorini, F. A. (2022). Analisis pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap non-performing financing pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 2(3), 487–488.
Djamil, F. (2022). Penyelesaian pembiayaan bermasalah di bank syariah. Jakarta: Sinar Grafika.
Fauzan, A. (2022). Implementasi akad mudharabah dalam pembiayaan modal kerja pada KSPPS di Jawa Barat. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 8(1), 45–58. https://doi.org/10.20885/jeks.vol8.iss1.art5
Hidayat, M., & Sari, L. N. (2020). Analisis penerapan akad mudharabah pada koperasi syariah dalam perspektif kepatuhan syariah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 6(2), 123–135. https://doi.org/10.24042/jebi.v6i2.8123
Hidayati, A., & Rochmanika, R. (2023). Determinants of non-performing financing in Islamic banks in Indonesia: The role of macroeconomic indicators. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 9(2), 122–137.
Karim, A. A. (2020). Ekonomi makro Islami. Depok: Rajawali Press.
Khairunisa, M., & Musrifah, M. (2020). Penyelesaian pembiayaan bermasalah pada bank syariah. Islamic Business and Finance, 1(1), 80.
Purwaningtyas, H., & Hartono, U. (2020). Pengaruh GDP, inflasi, kurs, CAR, FDR, financing dan bank size terhadap NPF perbankan syariah di Indonesia tahun 2014–2017. Jurnal Ilmu Manajemen (JIM), 8(2), 355.
Rahmah, F. J., Pratami, L. N., & Setiawan, I. (2021). Analisis pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap non-performing financing pada bank umum syariah. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 1(3), 661–676.
Rahmawati, N. (2021). Penerapan akad mudharabah dalam pembiayaan usaha mikro pada BMT Al-Falah Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 11(2), 201–213. https://doi.org/10.18326/jesi.v11i2.201-213
Ryandono, M. N. H., & Wahyudi, R. (2021). Manajemen bank Islam: Pendekatan syariah dan praktik. Yogyakarta: UAD Press.
Sulaiman, R., & Putri, D. A. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pembiayaan mudharabah pada lembaga keuangan mikro syariah. Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, 7(1), 87–99. https://doi.org/10.24252/jbmi.v7i1.9823
Wahyuni, T., & Karim, M. (2018). Analisis risiko dan strategi mitigasi dalam akad mudharabah di BMT Amanah. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 5(9), 1745–1756. https://doi.org/10.20473/vol5iss9pp1745-1756
Yuliani, E. (2023). Evaluasi penerapan akad bagi hasil (mudharabah dan musyarakah) di koperasi syariah Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1), 33–45. https://doi.org/10.29040/jiei.v9i1.4010
Downloads
Published
2025-10-29
Issue
Section
Articles
License

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.