Nilai Moral, Sosial, dan Pendidikan Karakter dalam Legenda Rakyat Enrekang
DOI:
https://doi.org/10.35194/alinea.v15i2.6098Abstract
This article describe moral and educational values in the folktales of Paummisang, Grandpa Pemewat Tebu dari Tinambung, and the legend of Asal Muasal Pamboang from the perspective of children's literature. The study used a qualitative approach with a content analysis method for folktale texts accessed through the Sulbarkita.com website. The research data consisted of words, phrases, and sentences containing moral and educational values, then analyzed through a process of data reduction, categorization, and interpretation of meaning. The results of the study indicate that the Paummisang story contains moral values of simplicity, independence, hard work, social awareness, sincerity, and exemplary behavior, while the legend of the Origin of Pamboang displays educational values of cooperation, responsibility, deliberation, common interests, and moral values of honesty demonstrated through the consequences of broken promises. These values are conveyed implicitly through the actions of the characters and the social impacts that follow, in accordance with the characteristics of children's literature that is not patronizing. This study concludes that both folktales have strong potential as children's literature based on local wisdom of West Sulawesi that supports character building, strengthening social values, and cultural inheritance to the younger generation.
Abstrak
Artikel ini mendeskripsikan nilai moral dan nilai edukatif dalam cerita rakyat Paummisang, Kakek Pemakan Tebu dari Tinambung dan legenda Asal Muasal Pamboang dalam perspektif sastra anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap teks cerita rakyat yang diakses melalui laman Sulbarkita.com. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung nilai moral dan edukatif, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, kategorisasi, dan penafsiran makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Paummisang memuat nilai moral kesederhanaan, kemandirian, kerja keras, kepedulian sosial, keikhlasan, dan keteladanan, sedangkan legenda Asal Muasal Pamboang menampilkan nilai edukatif kerja sama, tanggung jawab, musyawarah, kepentingan bersama, serta nilai moral kejujuran yang ditunjukkan melalui konsekuensi ingkar janji. Nilai-nilai tersebut disampaikan secara implisit melalui tindakan tokoh dan dampak sosial yang mengikutinya, sesuai dengan karakteristik sastra anak yang tidak bersifat menggurui. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua cerita rakyat tersebut berpotensi kuat sebagai bacaan sastra anak berbasis kearifan lokal Sulawesi Barat yang mendukung pembentukan karakter, penguatan nilai sosial, dan pewarisan budaya kepada generasi muda
References
Aini, S., Havita, V. N., & Sa’diyah, H. (2024). Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Budaya di Sekolah Melalui Cerita Narasi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Eunoia (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 4(2), 114–125.
Akbar, M. A., Radhiah, & Safriandi. (2021). Analisis Pesan Moral dalam Legenda Mon Seuribèe Di Gampông Parang Ix, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Kande, 2(1), 139–149.
Amsad, L. N., Judijanto, L., Fitriani, F., Sutrisno, S., Rante, S. V. N., & Hadiyanti, Y. R. (2025). Gagasan-Gagasan Pendidikan: Pendidikan Karakter dan Ilmu Pengetahuan. Pt. Sonpedia Publishing Indonesia.
Ariviani, Y. A., & Sofyaningrum, R. (2026). Tradisi Sadranan sebagai Ekspresi Folklor dan Identitas Budaya Masyarakat Desa Kalisari. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 15(1), 46–59. https://doi.org/10.35194/alinea.v15i1.6089
Fazira, E., Martono, & Priyadi, A. T. (2021). Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Masyarakat Dayak Bakati Riuk di Desa Sango Kabupaten Bengkayang. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (Jppk), 10(11).
Febriana, I., Siringo-Ringo, A. N. G., & Nurlette, R. V. (2023). Perkembangan Tradisi Lisan Mangupa di Kalangan Masyarakat Sumatera Utara. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, 2(1), 78-86.
Gusti, U. A., Islami, A., Ardi, Almardiyah, A., Rahayu, R. G., & Tananda, O. (2021). Tinjauan Penyebaran Tradisi Lisan di Sumatera Barat. Jurnal Adat dan Budaya, 3(1), 1–5.
Hapsari, M., & Sofyaningrum, R. (2024). Krisis Menggugat Moral:" Akhirnya Semua Menjadi Maling" Tinjauan Sosiologis Sastra. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 11(2), 335-346.
Hasanah, K., Hutabarat, A. P., Nasution, E. S., Nasution, S., Lubis, K., & Hasibuan, N. S. (2026). Digitalisasi Tradisi Lisan Mangayun Sebagai Upaya Pemberdayaan Generasi Muda Naposo Nauli Bulung Aek Badak. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 70–81.
Irhamna, I.-, Fadillah, I., & Mahiroh, H. (2025). Tindakan Sosial Tokoh dalam Novel “Gadis Kretek” karya Ratih Kumala. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 14(2), 194–203. https://doi.org/10.35194/alinea.v14i2.4962
Juanda, & Afandi, I. (2020). Application of Character Education Values in Early Childhood Through Online Fables. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4, 85–99.
Lumbu, A., Panda, F., Judijanto, L., Djollong, A. F., Tumober, R. T., Priyanto, P., & Ardiansyah, W. (2026). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Penerapan Praktis Analisis Data Berbasis Studi Kasus. Pt. Sonpedia Pubslishing Indonesia.
Maharani, F. F., Ayu, P. J. M., Astuti, N. K., & Kanzunnudin, M. (2024). Analisis Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Sendang Sani Pati. Jurnal Diksatrasia, 8(2), 440–446.
Maulani, S., Faridah, Putri, & Ardiansyah, D. (2025). Peran Cerita Rakyat dalam Membentuk Karakter Anak. Indo-Mathedu Intellectuals Journal, 6(1), 294–400.
Mukhlisin, D., Malinda, L., & Hariati, E. (2024). Menanamkan Nilai Karakter Melalui Dongeng: Analisis Buku'bahasa Indonesia untuk SD dan MI Kelas III. Rekognisi: Jurnal Pendidikan dan Kependidikan (E-Issn 2599-2260), 9(2), 1-6.
Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Pasaribu, L., Nasution, I., & Marsela, E. (2024). Aspek Sosial dan Moral dalam Novel By Accident Karya Anindana: Kajian Sosiologi Sastra. Jurnal Pembashi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia), 14(2), 267–280.
Rahim, I., & Adriansyah. (2025). Analisis Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Anak Turusienngi Pappasenna To Matoanna Terhadap Relevansinya Bagi Anak Masa Kini. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Serta Pembelajarannya, 9(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nuriftitah Arsyad, Juanda Juanda, Muderika Syamsuddin, usman Pahar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



