Bahasa Retoris Tokoh dalam Film "Ngeri-Ngeri Sedap" karya Bene Dion Rajagukguk
DOI:
https://doi.org/10.35194/alinea.v14i2.4697Abstract
This article describe the form and function of rhetorical language in the film Ngeri-Ngeri Sedap by Bene Dion Rajagukguk. This research is a qualitative descriptive research, using a pragmatic approach. The data collection technique in this research uses the Content Analysis method or often known as Content Analysis. The data analysis technique uses the Miles and Hubberman technique which consists of data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the analysis carried out, researchers found 5 types of rhetorical language including: (1) getting agreement on 5 data; (2) hedge 3 data; (3) some questions 5 data; (4) ending question 2 data; and (5) talk to yourself 2 data. Researchers also found 4 functions of rhetorical language including: (1) satirical function 7 data; (2) 1 data advisory function; (3) 4 data support function; and 1 data introspection function. Keywords: film; pragmatics; rhetorical Abstrak Artikel ini mendeskripsikan bentuk dan fungsi bahasa retoris dalam film Ngeri-Ngeri Sedap karya Bene Dion Rajagukguk. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode Conten Analysis atau sering dikenal dengan Analisis Isi. Teknik analisis data menggunakan teknik Miles dan Hubberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis yang dilakukan, peneliti menemukan 5 jenis bahasa retoris tersebut meliputi : (1) mendapatkan kesepakatan 5 data; (2) lindung nilai 3 data; (3) beberapa pertanyaan 5 data; (4) mengakhiri pertanyaan 2 data; dan (5) bicara sendiri 2 data. Peneliti juga menemukan 4 fungsi bahasa retoris meliputi: (1) fungsi sindiran 7 data; (2) fungsi nasehat 1 data; (3) fungsi dukungan 4 data; dan fungsi introspeksi 1 data. Katakunci: film; pragmatik; retorisReferences
Adenia, Gustama. (2023). Analisis Tindak Tutur Pernyataan Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan : Kajian Pragmatik. Jurnal Skripta, 9 (1), 37-42. DOI: https://doi.org/10.31316/skripta.v9i1.1926
Askurifai, Baskin. (2003). Membuat Film Indie itu gampang. Bandung: Penerbit Knisius
Ardianto, M Rus. (2021). Fenomena Pragmatik dan tindak Pragmatik Implikatur dan Implikatum. E-Proceeding Bahasa, sastra dan pembelajarannya di era berkelimpahan. Mei, p. 123-162. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/fkip-epro/article/view/24177.
Chaer, Abdul. 2012. Linguistik Umum. Yogyakarta : Rineka Cipta
Gufron, Wildan, Sudaryanto. (2022). Kalimat retoris dalam Rubrik Tajuk Majalah Suara Muhamadiyah. KODE: Jurnal Bahasa. 11(01), 105-117. DOI: https://doi.org/10.24114/kjb.v11i1.33497
Ibrahim. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Keraf, G. (2009). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Nadar. (2013). Pragmatik & Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Nirmala, Putri. (2020). Penggunaan Gaya Retoris dalam Suasana Tidak Formal di Desa Lembah Sumara Kecamatan Soyo Jaya Kabupaten Morowali Utara. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(4), 33-49. https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1321414
Nurgiyantoro, Burhan. (1995). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurgiyantoro, Burhan, dkk. (2017). Statistik Terapan untuk Penelitian Ilmu Sosial. Gajah Mada University Press.
Nurhaniah, Yayuk Anik. (2008). Terjemahan Kalimat Tanya Pada Percakapan dalam Novel Remaja Dear No Body yang Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Tesis. Surakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Prima, Dea. (2022). Analisis Isi Film The Platform. Jurnal Of Digital Communication and Design (JDCODE). 1 (2),127-136. https://ejurnal.ars.ac.id/index.php/jdcode/article/view/864.
Pratama, Harli Yudha. (2013). Kalimat Erotesis, Konteks, dan Transposisinya Pada Novel Breaking Dawn Karya Stephenie Meyer dan Terjemahannya. Skripsi. Jatinangor: Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran.
Pujiati. (2025). Kalimat Retoris, Ciri, Fungsi, dan Contoh. Deepublish. Diakses: 31 Juli 2025.
Sugiono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Alfabeta
Ultavia, Anelda, dkk. (2023). Kualitatif: Memahami Karakteristik Penelitian Sebagai Metodologi. Jurnal Pendidikan Dasar. 11(2), 341-348. DOI: https://doi.org/10.46368/jpd.v11i2.902
Askurifai, Baskin. (2003). Membuat Film Indie itu gampang. Bandung: Penerbit Knisius
Ardianto, M Rus. (2021). Fenomena Pragmatik dan tindak Pragmatik Implikatur dan Implikatum. E-Proceeding Bahasa, sastra dan pembelajarannya di era berkelimpahan. Mei, p. 123-162. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/fkip-epro/article/view/24177.
Chaer, Abdul. 2012. Linguistik Umum. Yogyakarta : Rineka Cipta
Gufron, Wildan, Sudaryanto. (2022). Kalimat retoris dalam Rubrik Tajuk Majalah Suara Muhamadiyah. KODE: Jurnal Bahasa. 11(01), 105-117. DOI: https://doi.org/10.24114/kjb.v11i1.33497
Ibrahim. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Keraf, G. (2009). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Nadar. (2013). Pragmatik & Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Nirmala, Putri. (2020). Penggunaan Gaya Retoris dalam Suasana Tidak Formal di Desa Lembah Sumara Kecamatan Soyo Jaya Kabupaten Morowali Utara. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(4), 33-49. https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1321414
Nurgiyantoro, Burhan. (1995). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurgiyantoro, Burhan, dkk. (2017). Statistik Terapan untuk Penelitian Ilmu Sosial. Gajah Mada University Press.
Nurhaniah, Yayuk Anik. (2008). Terjemahan Kalimat Tanya Pada Percakapan dalam Novel Remaja Dear No Body yang Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Tesis. Surakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Prima, Dea. (2022). Analisis Isi Film The Platform. Jurnal Of Digital Communication and Design (JDCODE). 1 (2),127-136. https://ejurnal.ars.ac.id/index.php/jdcode/article/view/864.
Pratama, Harli Yudha. (2013). Kalimat Erotesis, Konteks, dan Transposisinya Pada Novel Breaking Dawn Karya Stephenie Meyer dan Terjemahannya. Skripsi. Jatinangor: Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran.
Pujiati. (2025). Kalimat Retoris, Ciri, Fungsi, dan Contoh. Deepublish. Diakses: 31 Juli 2025.
Sugiono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Alfabeta
Ultavia, Anelda, dkk. (2023). Kualitatif: Memahami Karakteristik Penelitian Sebagai Metodologi. Jurnal Pendidikan Dasar. 11(2), 341-348. DOI: https://doi.org/10.46368/jpd.v11i2.902
Downloads
Additional Files
Published
2025-10-31
How to Cite
Novitasari, L., Nurzhita Dewi, S., & Munifah, S. (2025). Bahasa Retoris Tokoh dalam Film "Ngeri-Ngeri Sedap" karya Bene Dion Rajagukguk. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 14(2), 146–159. https://doi.org/10.35194/alinea.v14i2.4697
Issue
Section
Articles



