Perempuan Lajang dan Perjodohan dalam Novel "Jodoh Terakhir" Karya Netty Virgiantini
DOI:
https://doi.org/10.35194/alinea.v10i1.1093Abstract
Kelajangan dianggap sebagai hal yang tidak wajar pada perempuan dewasa. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengungkap bagaimana perempuan lajang dan perjodohan ditampilkan di dalam novel “Jodoh Terakhir” (2016) karya Netty Vigiantini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra dan kritik sastra feminis. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dikumpulkan dengan teknik simak catat setelah melalui pemhacaan tertutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan lajang dianggap tidak wajar dan melanggar aturan, sehingga untuk mengembalikannya pada jalur normatif, perjodohan dijadikan solusi. Dalam novel, terungkap adanya resistensi dan negosiasi dari tokoh perempuan dalam menyikapi pernikahan yang dipaksakan kepadanya. Kecurigaan bahwa teks akan cenderung bersifat feminis tidak terbukti, karena wacana yang justru dikembangkan pengarang adalah kepatuhan anak perempuan pada konstruksi sosial yang ditanamkan melalui struktur keluarga.
Katakunci: feminis, konstruksi sosial, lajang, perjodohan
Abstract:
Singleness is considered an unnatural thing for adult women. This research was conducted to reveal how single women and matchmaking are featured in Netty Vigiantini's novel Jodoh Terakhir (2016). The method used is descriptive qualitative with sociological literary approaches and feminist literary criticism. Data in the form of words, phrases, and sentences were collected using the note-taking technique after going through closed reading. The data are then classified, interpreted, and analyzed with relevant theories. The results of this study indicate that single women are considered unnatural and violate the rules, so to return them to the normative path, matchmaking is used as a solution. In the novel, it is revealed that there are resistance and negotiation from female characters in responding to the marriage that was forced on her. The suspicion that the text will tend to be feminist is not proven, because the discourse developed by the author is the obedience of girls to social constructs that are instilled through the family structure.
Keywords: feminist, social construction, single, matchmaking
References
Ciren, Cuo-Mu, dkk. "From Arranged Marriage to Autonomous Marriage: Marriage Liberalization in India, Ancient Rome, United Kingdom and China." International Journal of Humanities and Social Science, vol. 6, no. 1, 2016, pp. 114-120.
Djajanegara, Soenarjati. Kritik Sastra Feminis: Sebuah Pengantar. Gramedia Pustaka Utama, 2003.
Endah, Kuswa. "Petung, Prosesi, dan Sesaji dalam Ritual Manten Masyarakat Jawa." Kejawen: Jurnal Kebudayaan Jawa, vol. 1, no. 2, 2006.
Fahmi, R.F. & Arfiyanti, R. "Kesetaraan Perempuan dan Polemik Budaya Patriarkal dalam Novel Cinta Suci Zahrana." Deiksis, vol. 7, no. 1, 2020, pp. 36-45.
Fiksimetropop. "[Suka Nggak Suka] Tema Perjodohan." 2014, http://www.fiksimetropop.com/2014/10/suka-nggak-suka-tema-perjodohan.html.
Goode, W. J. Sosiologi Keluarga. edited by Sahat Simamora, translated by Lailahanoum Hasyim, Bumi Aksara, 1991.
Greitemeyer, T. "Stereoptypes of Singles: Are Singles What We Think?" European Journal of Social Psychology, vol. 39, no. 368-383, 2009.
Hurlock, E. B. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Erlangga, 1990.
Kertanegara, Rizky. "Perjodohan di Ruang Publik (Kajian Resepsi Perjodohan di Ruang Publik dalam Program Take Me out Di Indosiar oleh Remaja Perempuan)." Makalah, 2012, pp. 1-17, doi:10.13140/RG.2.2.16335.53929.
Lestariningtyas, Stefani R. "Konsep Perjodohan Pada Abad 20 Terkait Novel Midah: Sebuah Pendekatan Sejarah Pada Karya Sastra." academia.edu, 2018, https://www.academia.edu/36721666/Konsep_Perjodohan_pada_Abad_20_Terkait_Novel_Midah_Sebuah_Pendekatan_Sejarah_pada_Karya_Sastra.
Oktarina, L. P., Wijaya, M., Demartoto, A. "Pemaknaan Perkawinan: Studi Kasus pada Perempuan Lajang yang Bekerja di Kecamatan Bulukerto Kabupaten Wonogiri." Jurnal Analisa Sosiologi, vol. 4, no. 1, 2015, pp. 75-90.
Pratama, L. A. J. & Masykur, A. M. "Interpretative Phenomenological Analysis tentang Pengalaman Wanita Dewasa Madya yang Masih Melajang." Jurnal Empati, vol. 7, no. 2, 2018, pp. 351-360.
Primanita, N. M. D. & Lestari, M.D. "Proses Penyesuaian Diri dan Sosial pada Perempuan Usia Dewasa Madya yang Hidup Melajang." Jurnal Psikologi Udayana, vol. 5, no. 1, 2018, pp. 86-98.
Putri, Friska. "Psychological Well-Being Wanita Dewasa Lajang (Ditinjau dari Empat Tipe Wanita Lajang menurut Stein)." Jurnal Motiva, 2016, pp. 28-37.
Rahayu, Lina M. "Perempuan dan Perkawinan dalam Tradisi dan Konstruksi." Seminar Nasional Sastra dan Budaya: Perempuan dan Lokalitas, edited by Witakania Sundasari Som dkk., Departemen Susastra dan Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, 26 Juli 2016 2016.
Sari, Maya K. "Perwatakan Tokoh Utama dalam Novel Jodoh Terakhir Karya Netty Virgiantini." Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumbar, Skripsi, STKIP PGRI Sumbar, 2016.
Septiana, E. & Syafiq, M. "Identitas “Lajang” (Single Identity) dan Stigma: Studi Fenomenologi Perempuan Lajang di Surabaya." Jurnal Psikologi Teori & Terapan, vol. 4, no. 1, 2013, pp. 71-86.
Srimaryono, F. & Nurdibyanandaru, D. "Intensi untuk Menikah pada Wanita Lajang." Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, vol. 2, no. 2, 2013, pp. 99-105.
Taylor, Anthea. Single Women in Popular Culture: The Limits of Post-Feminism. Palgrave Macmillan, 2012.
Virgiantini, Netty. Jodoh Terakhir. PT Gramedia Pustaka Utama, 2016.
Wicaksono, Rendra. "Masalah Perjodohan dalam Novel Memang Jodoh Karya Marah Rusli." Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia, 2015.
Wiyatmi. Kritik Sastra Feminis: Teori Dan Aplikasinya Dalam Sastra. Ombak, 2012.
Wollburg, C. The History of Matchmaking and the Function of Intermediaries in the Marriage Market. 2016.
Zulbaidah. "Dampak Perjodohan Pilihan Orang Tua Di Gampong Geulanggang Gajah Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya." Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Sosiologi, Skripsi, Universitas Teuku Umar, 2014, p. 65.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.