FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HUBUNGAN KEMITRAAN ANTARA PETANI BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN CV. ASA AGRO CORPORATION
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v7i1.54Abstrak
Konsep kemitraan merupakan salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan pengusahaan skala ekonomi kecil dengan penguasaan lahan yang kecil dan teknologi budidaya yang sederhana, serta permodalan yang terbatas dalam usaha jamur tiram, sehingga konsep tersebut menghasilkan efisiensi dan energi sumberdaya yang dimiliki oleh pihak-pihak yang bermitra dan karenanya akan menguntungkan kedua belah pihak yang bermitra. Tujuan penelitian ini : (1) mengkaji pola hubungan kemitraan antara petani budidaya jamur tiram dengan CV. Asa Agro Corporation, (2) mengetahui komunikasi, kerjasama, kepercayaan dan komitmen mempengaruhi hubungan kemitraan antara petani budidaya jamur tiram dan CV. Asa Agro Corporation, (3) menganilisis faktor apakah yang paling berpengaruh dominan terhadap hubungan kemitraan antara petani budidaya jamur tiram dengan CV. Asa Agro Corporation. Penelitian dilaksanakan di Desa Mangun Kerta, Kecamatan Cugenang dari bulan Februari-Juli 2016. Responden dalam penelitian ini adalah petani yang bermitra dengan CV. Asa Agro Corporation sejumlah 50 orang. Analisi data menggunakan analisis deskriptif, uji F, uji t dan analisis Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hubungan yang dijalin antara petani kecil dengan CV. Asa Agro Corporation adalah pola kemitraan inti plasma. Faktor-faktor seperti Komunikasi, kerjasama,keprcayaan dan komitmen berpengaruh secara simultan terhadap kemitraan. Sementara secara parsial hanya faktor komitmen yang berpengaruh secara dominan terhadap kemitraan.Referensi
Boeck, H. dan S Wamba. 2007. RFID and Buyer-Seller Relationships in the Retail Supply Chain. International Journal of Retail & Distribution Management 36: 433-460.
Delita, K., Efriani, M. dan Ummi, K. 2008. Korelasi aktivitas nitrat reduktasedanpertumbuhan beberapa genotipe tanaman jarak pagar (JatrophacurcasLinn.) yang diperlakukan dengan zat pengatur tumbuh 2,4-D.Jurnal AktaAgrosia 11 (1) : 80 – 86.
Haeruman, 2001). Haeruman, Herman. 2001. Kemitraan dalam Pengembangan Ekonomi lokal: Bunga Rampai. Jakarta: Yayasan Mitra Pembangunan Desa-Kota
Hafsah, M. J. 2003. Kemitraan Usaha: Konsepsi dan Strategi. Pustaka Sinar Harapan.Jakarta.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.
Nurhasikin. 2013. Penduduk Usia Produktif dan Ketenagakerjaan. Tersedia dalam
http://kepri.bkkbn.go.id/Lists/Artikel/DispForm.aspx?ID=144 diakses pada tanggal 16 Desember 2013.
Piryadi, Triono Untung. 2013. Bisnis Jamur Tiram. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Purnaningsih, Ninuk. 2006. Inovasi Pola Kemitraan Agribisnis Sayuran di Propinsi Jawa Barat. Disertasi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Solimun (2002), Structural Equation Modeling LISREL dan Amos, Fakultas MIPA Universitas Brawijaya, Malang.
Sugiyono. 2008.Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta:Bandung.
Sulistiyani, A.T. 2004. Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Gava Media,Jogjakarta.
Sumardjo, Dkk. 2004. Kemitraan Agribisnis. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sumardjo, Sulaksana, J, dan Darmono, W., 2004. Teori dan Praktik Kemitraan Agribisnis. Jakarta. Penebar Swadaya.
Suriawiria, U., 2002. Budidaya Jamur Tiram. Angkasa, Bandung.
Widaningrum A., Syafi’i I., dan Setiawan B., 2008. Pola Kemitraan Petani Wortel (daucus carrota l.) dengan SPA (Sentra Pengembangan Agribisnis) Di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jurusan SOSEK FP. UB.
Delita, K., Efriani, M. dan Ummi, K. 2008. Korelasi aktivitas nitrat reduktasedanpertumbuhan beberapa genotipe tanaman jarak pagar (JatrophacurcasLinn.) yang diperlakukan dengan zat pengatur tumbuh 2,4-D.Jurnal AktaAgrosia 11 (1) : 80 – 86.
Haeruman, 2001). Haeruman, Herman. 2001. Kemitraan dalam Pengembangan Ekonomi lokal: Bunga Rampai. Jakarta: Yayasan Mitra Pembangunan Desa-Kota
Hafsah, M. J. 2003. Kemitraan Usaha: Konsepsi dan Strategi. Pustaka Sinar Harapan.Jakarta.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.
Nurhasikin. 2013. Penduduk Usia Produktif dan Ketenagakerjaan. Tersedia dalam
http://kepri.bkkbn.go.id/Lists/Artikel/DispForm.aspx?ID=144 diakses pada tanggal 16 Desember 2013.
Piryadi, Triono Untung. 2013. Bisnis Jamur Tiram. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Purnaningsih, Ninuk. 2006. Inovasi Pola Kemitraan Agribisnis Sayuran di Propinsi Jawa Barat. Disertasi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Solimun (2002), Structural Equation Modeling LISREL dan Amos, Fakultas MIPA Universitas Brawijaya, Malang.
Sugiyono. 2008.Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta:Bandung.
Sulistiyani, A.T. 2004. Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Gava Media,Jogjakarta.
Sumardjo, Dkk. 2004. Kemitraan Agribisnis. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sumardjo, Sulaksana, J, dan Darmono, W., 2004. Teori dan Praktik Kemitraan Agribisnis. Jakarta. Penebar Swadaya.
Suriawiria, U., 2002. Budidaya Jamur Tiram. Angkasa, Bandung.
Widaningrum A., Syafi’i I., dan Setiawan B., 2008. Pola Kemitraan Petani Wortel (daucus carrota l.) dengan SPA (Sentra Pengembangan Agribisnis) Di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jurusan SOSEK FP. UB.
Unduhan
Diterbitkan
2017-10-26
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.