TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN PADA ATRIBUT BERAS PANDANWANGI MURNI CIANJUR
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v8i1.358Kata Kunci:
Aroma, Tekstur Lembut, Murni, Beras Pandanwangi, Preferensi.Abstrak
Kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah penghasil padi terbesar di Jawa Barat. Salah satunya adalah beras Pandanwangi sebagai produk unggulannya. Beras pandanwangi memiliki atribut penting yaitu atribut butir utuh, murni, aroma dan memiliki tektur yang lembut. Penelitian ini dilakukan untuk 1). Mengetahui atribut beras Pandanwangi murni Cianjur yang dikenali konsumen, 2). Mengetahui tingkat kesukaan konsumen pada atribut beras Pandanwangi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Selain dilakukan pengklasifikasian nilai skor rata-rata tanggapan responden ke kategori tidak kuat sampai sangat kuat, juga dilakukan proses perangkingan untuk mendapatkan tingkat kesukaan pada atribut beras Pandanwangi. Hasil penelitian menjawab tujuan penelitian sebagai berikut : 1). Konsumen mengenali semua atribut beras Pandanwangi meliputi aroma, kepulenan, tekstur lembut dan butir utuh. 2). Tingkat kesukaan konsumen terhadap atribut beras Pandanwangi adalah sangat kuat pada atribut aroma.Referensi
Buttery, RG, Ling, LC, dan Juliano, BO. 1983.
Identification of Rice Aroma
Compound 2-acety-1-pyrroline in Pandan Leaves. J. Agriculture Food Chem. 31: 823-826.
Bergman, C., Ming-Hsuan Chen, J. Delgado, and N. Gipson. 2006. Kernel form: rice grain quality. USDA-ARS-Rice Research Unit Rice Quality Program. http://beaumont.tamu.edu/eLibrary/StudiRiceContest/2006/Rice Grain Quality. March 2006.
Dharmmesta, Basu Swastha dan T. Hani Handoko. 2012. Manajemen Pemasaran. Edisi Pertama Cetakan Keliama. Yogyakarta: BPFE.
Dewi. 2013. Definisi Konsumen. http://eprints.polsri.ac.id/666/3/BAB%20II.pdf
Ferrinadewi Erna. 2008. Merek & Psikologi Konsumen. Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Gitosudarmo. 2007. Manajemen Pemasaran, BPFE.
Yogyakarta.
Hamzah Basah, Mamat Rachmat, Supardi, Hardedi, Jumadi, Tuteng Jauhari, Tansyah Abadi dan Iyus Rusliana. 2003. Laporan Akhir Pemurniaan dan Standarisasi Padi Sawah Varietas Pandanwangi. Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur Bekerjasama dengan UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat 2003.
Mardikanto, T. 2013. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Sebelas Maret University Press. Surakarta.
Menteri Pertanian No. 2366/Kpts/SR.
120/6/2010, tanggal 28 Juni 2010.
Natalia. 2007. Karakterisasi Beras Pandanwangi dan Pengaruh Jenis Kemasan Terhadap Stabilitas Mutu Selama Penyimpanan. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor.
Pemerintah Kabupaten Cianjur. 2011. Tanaman Pangan dan Hortikultura. Cianjur: Pemkab Cianjur 2011.
Kotler, Philip & Keller, L. Kevin. 2009. Manajemen Pemasaran. Edisi 13, Jilid 1. Jakarta: Pearson Education, Inc.
Kotler dan Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran. Jilid 1, Penerbit Erlangga. Jakarta.
Suryani. 2013. Perilaku Konsumen di Era Internet.
Edisi Pertama. Cetakan Pertama.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiyono. 2017. Deskriptif. http://repository.unpas.ac.id/27868/5/BAB%20III.pdf
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Identification of Rice Aroma
Compound 2-acety-1-pyrroline in Pandan Leaves. J. Agriculture Food Chem. 31: 823-826.
Bergman, C., Ming-Hsuan Chen, J. Delgado, and N. Gipson. 2006. Kernel form: rice grain quality. USDA-ARS-Rice Research Unit Rice Quality Program. http://beaumont.tamu.edu/eLibrary/StudiRiceContest/2006/Rice Grain Quality. March 2006.
Dharmmesta, Basu Swastha dan T. Hani Handoko. 2012. Manajemen Pemasaran. Edisi Pertama Cetakan Keliama. Yogyakarta: BPFE.
Dewi. 2013. Definisi Konsumen. http://eprints.polsri.ac.id/666/3/BAB%20II.pdf
Ferrinadewi Erna. 2008. Merek & Psikologi Konsumen. Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Gitosudarmo. 2007. Manajemen Pemasaran, BPFE.
Yogyakarta.
Hamzah Basah, Mamat Rachmat, Supardi, Hardedi, Jumadi, Tuteng Jauhari, Tansyah Abadi dan Iyus Rusliana. 2003. Laporan Akhir Pemurniaan dan Standarisasi Padi Sawah Varietas Pandanwangi. Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur Bekerjasama dengan UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat 2003.
Mardikanto, T. 2013. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Sebelas Maret University Press. Surakarta.
Menteri Pertanian No. 2366/Kpts/SR.
120/6/2010, tanggal 28 Juni 2010.
Natalia. 2007. Karakterisasi Beras Pandanwangi dan Pengaruh Jenis Kemasan Terhadap Stabilitas Mutu Selama Penyimpanan. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor.
Pemerintah Kabupaten Cianjur. 2011. Tanaman Pangan dan Hortikultura. Cianjur: Pemkab Cianjur 2011.
Kotler, Philip & Keller, L. Kevin. 2009. Manajemen Pemasaran. Edisi 13, Jilid 1. Jakarta: Pearson Education, Inc.
Kotler dan Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran. Jilid 1, Penerbit Erlangga. Jakarta.
Suryani. 2013. Perilaku Konsumen di Era Internet.
Edisi Pertama. Cetakan Pertama.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiyono. 2017. Deskriptif. http://repository.unpas.ac.id/27868/5/BAB%20III.pdf
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
2018-06-30
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.