APLIKASI BEBERAPA KONSENTRASI ASAP CAIR DARI LIMBAH PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN PAKCOY(Brassica rapa subsp. Chinensis) PADA HIDROPONIK RAKIT APUNG
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v12i1.2276Kata Kunci:
Asap cair, Hidroponik, Pakcoy, Rakit apungAbstrak
Penggunaan asap cair dalam budidaya secara hidroponik bertujuan untuk menciptakan sayuran sehat dan organik, selain itu penggunaan asap cair di harapkan mampu mengrangi penggunaan pupuk kimia sintetis pada budidaya sistem hidroponik, asap cair merupakan hasil pirolisis dari sisa tanaman dengan suhu 400°C . Penelitian ini di laksanakan di PT. Sekha yang beralamat di Jl. Raya Cibeber. Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur. Pada bulan Mei-Juni 2020 menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan, 5 ulangan , 4 perlakuan tersebuat terdiri dari P1 (10ppm),P2 (20ppm),P3 (30ppm),P4(800ppm AB Mix). Hasil penelitian menunjukan hasil yang paling tinggi pengaruhnya terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah,dan panjang akar adalah perlakuan P4. Hal ini karena pada penggunaan asap cair terjadi penurunan pH air larutan hidroponik yang menyebabkan penurunan hasil dari tanaman yang diuji.
Referensi
Chen, J., Wu, J. H., Si, H. P., & Lin, K. Y. 2016. Effects of adding wood vinegar to nutrient solution on the growth, photosynthesis, and absorption of mineral elements of hydroponic lettuce. Journal of Plant Nutrition, 39(4): 456–462.
Djafar, T., Barus, A., & Syukri, S. 2013. Respon Pertumbuhan Dan Produksi Sawi (Brassica juncea L) Terhadap Pemberian Urine Kelinci Dan Pupuk Guano. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 1(3): 646–654.
Hartus, T. 2008. Berkebun Hidroponik Secara Murah (Edisi IX). Jakarta: Penebar Swadaya.
Kamulyan, B. 2008. Isolasi Bahan Bakar (Biofuels) dari Tar-Asap Cair Hasil Pirolosis Tempurung Kelapa. Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
Karsono, S., Sudarmodjo, & Sutiyoso, Y. 2002. Hidroponik Skala Rumah Tangga. Depok: Agro Media Pustaka.
Moekasan, T. K., & Prabaningrum, L. 2011. Program Komputer Meramu Pupuk Hidroponik AB Mix untuk Tanaman Paprika. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian Republik Indonesia.
Rizal, S. 2017. Pengaruh Nutrisi terhadap Perumbuhan Tanaman Sawi Pakcoy (Brasicca rapa L.) yang Ditanam secara Hidroponik. Sainmatika, 14(1): 38–44.
Rukmana, R. 2002. Bertanam Sayuran Petsai dan Sawi. Yogyakarta: Kanisius.
Sastro, Y., & Rokhmah, N. A. 2016. Hidroponik Sayuran di Perkotaan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta, 1–28. Retrieved from
Slamet, S., & Hidayat, T. 2015. Studi Eksperimen Pemilihan Biomassa Untuk Memproduksi Gas Asap Cair (Liquid Smoke Gases) Sebagai Bahan Pengawet. Simetris  : Jurnal Teknik Mesin, Elektro Dan Ilmu Komputer, 6(1): 189.
Susila, A. D. 2006. Fertigasi Pada Budidaya Pada Tanaman Sayuran di Greenhouse. Bogor: Fakultas Pertanian IPB.
Wijayani, A. 2000. Budidaya Paprika Secara Hidroponik: Pengaruhnya Terhadap Serapan Nitrogen Dalam Buah. Agrivet, 4.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.