MODEL PERTUMBUHAN IKAN LAYUR (Trichiurus lepturus Linnaeus, 1758) DI PALABUHANRATU, JAWA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v1i1.219Abstrak
Sebanyak 4737 ikan digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan umur dan
pertumbuhan ikan layur, Trichiurus lepturus dengan menggunakan analisis distribusi frekuensi
panjang. Sampel ikan diperoleh dari hasil tangkapan nelayan di Palabuhanratu, Sukabumi.
Hubungan panjang berat ikan menunjukkan pola pertumbuhan allometrik, W 2 10 4TL3.2428 ï€ ï€½ ï‚´
(jantan), 4 3.6664 W 10 TL ï€ ï€½ (betina), dan 4 3.2895 W 2 10 TL ï€ ï€½ ï‚´ (gabungan jantan dan betina). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa umur ikan layur mencapai delapan tahun dengan model
pertumbuhan digambarkan dengan model exponensial dari von Bertalanfy   0.13( ) 125.15 1 t
tl eï€ ï€½ ï€ .
Laju pertumbuhan sesaat terbesar terjadi pada tahun pertama, yaitu sebesar 13.94 cm per tahun.
Referensi
Wongtschowski. 2000.
Length-Weight Relationship of
Small Pelagic Fish Species of
the Southeast and South
Brazilian Exclusive Economic
Zone, Naga, The ICLARM
Quarterly (Vol. 23, No. 4)
October-December 2000
Froese, R., and D. Pauly (eds.) 1997.
Fishbase—a biological
database on fi sh (software).
ICLARM, Manila, Philippines,
256 p.
Gayanilo Jr., F.C; P. Sparre dan D.
Paully. 2005. FiSAT II User‘s
Guide. Food and Agriculture
Organization of the United
Nations. Rome.
Ingles, J., and D. Pauly. 1984. An
atlas of the growth, mortality
and recruitment of Philippine
fishes. Institute of Fisheries
Development and Research,
College of Fisheries, University
of the Philippines in the
Visayas, Quezon City,
Philippines and International
Center for Living Aquatic
Resources Management,Manila,
Philippines. ICLARM Tech.
Rep. 13:114–116.
Karkach, A.. 2006. Trajectories and
Models of Individual Growth.
Journal of Demographic
Research, Vol. 15, pp. 347-400.
http://www.demographicresearch.
org/
Kwok, K.Y., and I-Hsun Ni. 2000.
Age and Growth of
Cutlassfishes, Trichiurus spp.,
from the Soth China Sea.
Fisheries Bulletin 98: 748-758.
Sparre, P., dan S.C Venema. 1998.
Introduction to Tropical
Fish Stock Assessment,
Part I: Manual. FAO
Fisheries Technical Papers
No. 306/1, Rev. 2. pp.
407
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.