ANALISIS USAHATANI CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L) (STUDI KASUS KELOMPOK TANI TARUNA JAYA GIRI MAJU DESA SINDANGLAYA KECAMATAN CIPANAS KABUPATEN CIANJUR)

Authors

  • Hanisa Sismaya Lestari Universitas Suryakancana
  • Annisa Miranti Universitas Suryakancana
  • Asep Saepul Alam Universitas Suryakancana

Keywords:

Cabai Merah, Taruna Jaya Giri Maju, Usahatani

Abstract

Sektor pertanian menjadi tulang punggung negara dalam menyediakan pangan dan bahan baku industri. Komoditi yang cukup tinggi di pasaran yang utama adalah komoditi sayuran. Salah satu komoditi sayur yang sering dicari oleh mayoritas masyarakat Indonesia diberbagai lapisan adalah cabai merah. Peningkatan hasil pertanian akan berdampak pada petani. Cabai memiliki nilai ekonomi yang signifikan dalam sektor pertanian dan perdagangan di Indonesia, yang tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut data terbaru pada tahun 2023, permintaan cabai di pasar domestik meningkat sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai total konsumsi dalam negeri sebanyak 2 juta ton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya produksi, pendapatan kotor dan pendapatan bersih dan tingkat kelayakan pendapatan usahatani cabai merah (Capsicum annuum L) di Kelompok Tani Taruna Jaya Giri Maju, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Analisis yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan data primer dan sekunder. Untuk mencari pendapatan kotor, bersih dan biaya produksi menggunakan rumus perhitungan. Sementara, untuk kelayakan menggunakan R/C ratio, untuk mencari efisiensi didapat dari presentase dari faktor-faktor produksi. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan usahatani cabai merah di Kelompok tani Taruna Jaya Giri Maju didapatkan hasil bahwa biaya produksi sejumlah Rp. 11.244.719,54,-, dengan total pendapatan kotor (penerimaan) sebesar Rp. 63.333.333,33,- sehingga didapatkan pendapatan bersih cabai merah sebesar Rp. 59.088.613,80,- dan diperoleh efisiensi atau kelayakan usahatani (R/C) sebesar 5,6, sehingga dikatakan layak untuk diusahakan dan efisiensi faktor produksi ada pada faktor biaya tenaga kerja sebesar 2%.

Author Biography

Hanisa Sismaya Lestari, Universitas Suryakancana

hanisasismayalestari@gmail.com

References

Ahmadi. 2001. Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.

Antara, M. 2012. Analisis Produksi dan Komparatif antara Usahatani Jagung Hibrida Dengan

Jagung Nonhibrida di Kecamatan Palolo. Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian, Vol. (1):

1-17.

Badan Pusat Statistik. 2020. Distribusi Perdagangan Komoditas Cabai Merah Indonesia. Jakarta: BPS

Indonesia.

Badan Pusat Statistik. 2021. Kecamatan Cipanas Dalam Angka 2021. Cianjur: BPS Cianjur.

Badan Pusat Statistik. 2023. Kecamatan Cipanas Dalam Angka 2023. Cianjur: BPS

Cianjur

Hartini, S. 2018. Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Merah Besar Varietas Pilar F1 di Kelurahan

Tolo Utara Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto. Makassar: Universitas Muhammadiyah

Makassar.

Hasniati. 2018. Analisis Usahatani Cabai Rawit di Desa Galesong Kecamatan Galesong Kabupaten

Takalar. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.

Lagiman, & Supriyanta, B. 2021. Karakterisasi & Morfologi Pemuliaan Tanaman Cabai.

Yogyakarta: LPPM UPM "Veteran" Yogyakarta.

Rasidin, d. 2018. Analisis Pendapatan dan Efisiensi Pemasaran Cabai Merah di Kecamatan

Watang Pulu Kabupaten Sidrap. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, Vol. (4): 84-91.

Rosneni, Jenny, B., & Timban, J. F. 2016. Analisis Pendapatan Usahatani Kakao di Desa

Tikong Kecamatan Talibau Utara Kabupaten Kepulauan Sula. Agri-sosioekonomi, Vol.

(12) 2: 33-40.

Rukmana, R., & Yudirachman, H. 2018. Sukses budi daya bawang merah di pekarangan dan

perkebunan. Yogyakarta: Lily Publisher.

Setia, D. N. 2023. Pengelolaan Biaya Produksi Dalam Menentukan Pendapatan Petani dalam Usahatani

Jeruk di Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro Kabupaten Jember. Jember: Universitas Islam

Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

Sinaga, R., Noravika, M., Herawati, Nurliah, Zainudin, A., & Liana, L. (2024). Ilmu Usahatani.

Bandung: Widina Media Utama.

Soekartawi. 2002. Ilmu Usahatani. Jakarta: Universitas Indonesia Jakarta.

Sugiyono. 2022. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Cetakan ke-22.

Bandung: Alfa Beta.

Suratiyah. 2016. Ilmu Usahatani Edisi Revisi. Penebar Suadaya: Jakarta

Taufik, R., Soetoro, & Hardiyanto, T. 2017. Analisis Usahatani Cabai Merah (Capsicum

annuum L.) Varietas Hot Beauty di Desa Sukamaju Kecamatan Cihaeurbeuti

Kabupaten Ciamis. Agroinfo Galuh Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Vol. (4) 2: 132-139.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Lestari, H. S., Miranti, A., & Saepul Alam, A. (2026). ANALISIS USAHATANI CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L) (STUDI KASUS KELOMPOK TANI TARUNA JAYA GIRI MAJU DESA SINDANGLAYA KECAMATAN CIPANAS KABUPATEN CIANJUR). JURNAL AGRITA, 8(1), 34–44. Retrieved from https://jurnal.unsur.ac.id/index.php/agrita/article/view/6219

Issue

Section

Articles