Tingkat Literasi Membaca Anak Selama Pembelajar Daring Saat Pandemi Covid-19

Lilis Amaliah Rosdiana, Dadang Sunendar, Vismaia Sabariah Damaianti

Abstract


Artikel ini akan mendeskripsikan tingkat literasi anak selama pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan penelitian deksriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh yaitu: (1) sebagian besar responden tetap membaca buku pelajaran ketika di luar jam pelajaran berlangsung; (2) rata-rata mereka menghabiskan waktu 1 sampai 2 jam setiap harinya untuk membaca, di luar jam pelajaran berlangsung; (3) jenis bacaan yang dipilih sebagian besar anak adalah bacaan yang sesuai dengan materi pelajaran yang diberikan oleh guru,; dan (4) gawai adalah alat bantu utama anak-anak ketika ingin mendapat bahan bacaan di internet. Dengan demikian, walaupun adanya Covid-19 yang mengharuskan anak-anak melakukan pembelajaran di rumah, mereka tetap meluangkan waktu untuk aktivitas literasi membaca. Oleh karena itu, orang tua perlu menjadi filter untuk bahan bacaan yang anak-anak dapatkan dari buku ataupun internet.

Katakuncitingkat literasi membaca anak, daring, covid-19

Abstract

This article will describe the literacy level of children during online learning during the Covid-19 pandemic. The research method used is descriptive quantitative research. The results obtained are: (1) most of the respondents continue to read textbooks outside of class hours; (2) on average they spend 1 to 2 hours per day reading, outside of class hours; (3) the type of reading that most of the children choose is reading that is in accordance with the subject matter given by the teacher; and (4) the device is the main tool for children when they want to get reading material on the internet. Thus, even though there is Covid-19 which requires children to do learning at home, they still make time for reading literacy activities. Therefore, parents need to be a filter for reading materials that children get from books or the internet.

Keywords: children's reading literacy, online learning, covid-19


 


Full Text:

PDF

References


Adawiyah, Aprilla, et al. “Podcast Media as a Line Learning Alternative and Stimulation.” Procedings International Conference on Education of Suryakancana, vol. 12, no. 1, UNSURPRESS, 2021, pp. 187–93.

Amalia, N., & Siregar, A. (2018). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Literasi Membaca Bahasa Indonesia yang Berkemajuan. Prosiding Pekan Seminar Nasional, 01, 255–274. https://journal.uhamka.ac.id/index.php/pesona/article/view/2361

Badan Penelitian dan Pengembangan. (2019). Aktivitas Literasi Membaca 34 Provinsi. [Online] Tersedia pada http://repositori.kemdikbud.go.id/13033/1/Puslitjakdikbud_Indeks%20Aktivitas%20Literasi%20Membaca%2034%20Provinsi di unduh pada 25 Maret 2021.

Hakim, M. N. (2021). Studi Tingkat Literasi Membaca Mahasiswa Selama Pembelajaran Daring. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 77–87. https://doi.org/10.31943/bi.v6i1.112

Harini, I. N. (2018). Tingkat Literasi Membaca Peserta Didik Kelas IV di SD Muhammadiyah Bantul Kota. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10(1), 29–46. https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v10i1.128

Hasanah, U., & Warjana. (2019). Pengembangan Pembelajaran Literasi Membaca untuk Meningkatkan Daya Baca Siswa. Mediia Pustakawan, 26(2), 129–139. https://ejournal.perpusnas.go.id/mp/article/view/184

Hutapea. (2019). Literasi Baca Indonesia Rendah, Akses Baca Diduga Jadi Penyebab. [Online] Tersedia pada https://edukasi.kompas.com/read/2019/06/23/07015701/literasi-baca-indonesia-rendah-akses-baca-diduga-jadi-penyebab diunduh pada 10 April 2021.

Ibrahim, G. A. (2017). PISA dan Daya Baca Bangsa—Kompas.com [Newspaper]. Retrieved March 9, 2019, from Kompas.com website: https://nasional.kompas.com/read/2017/04/30/11135891/pisa.dan.daya.baca.bangsa

Kemdikbud. (2016). Desain Induk Gerakan Literasi. Jakarta: Dirjen Dikdasmen Kemdikbud.

Kemdikbud. (2017). Hasil Indonesia Nasional Assesment Programme (INAP). Retrivied March 11, 2019, from Puspendik.kemdikbud.go.id website: https://puspendik.kemdikbud.go.id/inap-sd/

Kurniawati, Nia, et al. “Memadukan Inovasi dan Kearifan Lokal dalam Pengajaran Literasi pada Anak Usia Dini: Pendampingan Gerakan Literasi.” Journal of Empowerment, vol. 2, no. 1, 2021, p. 125, doi:10.35194/je.v2i1.1229.

Lies, U., Khadijah, S., Rukmana, E. N., Ningsih, A. S. R., Ariyan, P. M., Angelina, R. B., Syifa, R. N., & Yuliani. (2020). Wisata Virtual Pada Perpustakaan Digital Selama Masa Pandemi Covid-19. Tornare - Journal of Sustainable Tourism Research, 2(3), 63–77. http://jurnal.unpad.ac.id/tornare/article/download/29736/14202

Nurjani. (2019). Literasi Pada Pembelajaran Menulis Bagi Anak Sekolah Dasar. PROCEEDING IAIN Batusangkar, 3(1), 233–242.

Tahmidaten, L., & Krismanto, W. (2020). Permasalahan Budaya Membaca di Indonesia (Studi Pustaka Tentang Problematika & Solusinya). Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 22–33. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i1.p22-33

Nurjani. (2019). Literasi Pada Pembelajaran Menulis Bagi Anak Sekolah Dasar. PROCEEDING IAIN Batusangkar, 3(1), 233–242.

Rahim, F. (2008). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Sinar Grafika.

Setiyaningsih, G., & Syamsudin, A. (2019). Pengembangan Media Big Book Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Usia 5-6 Tahun. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(1), 19-28.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, Yeni (2017). “Literasi Mengungkap Mitos dan Mensugesti Kebenaran”. Prosiding Seminar. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/8942

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan




DOI: https://doi.org/10.35194/alinea.v10i2.1420

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran indexed and suported by:

width=

Creative Commons Licence
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.