UJI GABUNGAN PERTUMBUHAN JARAK PAGAR AKIBAT PEMBERIAN FMA DAN SITOKININ DI DUA LOKASI BERBEDA

Kovertina Rakhmi Indriana

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan hasil pertumbuhan tanaman terbaik melalui uji gabungan multi lokasi dengan memberikan kombinasi tiga kultivar jarak pagar dan dosis fungi mikoriza arbuskular (FMA) terbaik dengan konsentrasi sitokinin pada lahan marginal seperti tanah inceptisol. Percobaan dimulai bulan Januari 2019 sampai bulan Juni 2019 pada ketinggian 0-50 mdpl (dataran rendah) dan ketinggian 750-850 mdpl (dataran menengah).  Percobaan kombinasi mengevaluasi kultivar jarak pagar dengan dosis FMA terbaik dan konsentrasi sitokinin diulang 3 kali. Hasil percobaan terdapat pengaruh yang nyata dan interaksi antara sitokinin dan kultivar jarak pagar dengan dosis FMA terbaik maka dapat ditentukan kombinasi terbaik antara sitokinin dan kultivar jarak pagar dengan dosis FMA terbaik di kedua lokasi yaitu pada konsentrasi sitokinin 100 mg L-1 untuk rata-rata laju asimilasi bersih (LAB), konsentrasi sitokinin 300 mg L-1 untuk luas daun, nisbah luas daun, dan nisbah pupus akar. Serta konsentrasi sitokinin 400 mg L-1 untuk rata-rata laju tumbuh (LTR).

Keywords


Fungi Mikoriza Arbuskula, Jarak Pagar, Kultivar, Sitokinin

References


Bonfante, P., and V. Bianciatto. 1995. Presymbiotic versus symbiotic phase in arbuscular endomycorrhizae fungi. Motphologi and cytology. P. 229-247. In A. Varma and B. Hock (ed.). Mycorrhiza, structure, fungtion, molecular biology and biotechnology. Springer Verlag, Berlin.

Brundrett, M., N. Bougher, B. Dell, T. Grove, Malajck. 1994. Working With Mycorrhizas In Forestry and Agriculture. International Mycorrhizal Workshop, China.

Cucu Suherman VZ. 2011. Peningkatan Pertumbuhan, Hasil Dan Rendemen Minyak Jarak Pagar (Jatropha curcas Linn) Melalui Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula Dan Pupuk Fosfat Pada Inceptisol Jatinangor. Disertasi. Program Pascasarjana Unpad. Bandung.

Dedi Natawijaya. 2018. Percepatan Pertumbuhan Benih Aren (Arenga Pinnata (Wurmb.) Merr.) Melalui Perendaman Dan Pelukaan Biji. Jurnal Siliwangi Seri Sains dan Teknologi Vol.4. No.1, 2018.

Gardner, F.P., R.B. Pearce, and R.L. Mitchell.1985. Physicology on crop plants. The Iowa State University Press.

Gardner, F.P., R.B. Pearce dan R.L.Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press. Jakarta.

Harjosuwono, B. A., Arnata, I. W. & Puspawati, G. A. K. D. (2011). Rancangan Percobaan Teori, Aplikasi SPSS dan Excel. Malang: Lintas Kata Publishing.

Mulyani, A., F. Agus, dan David Allelorung. 2008. Potensi Sumber Daya Lahan Untuk Pengembangan Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) Di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 25(4).

Rahmawaty R., Muhammad A., Bahrudin. 2015. Aplikasi Bakteri Pelarut Fosfat, Bakteri Penambat Nitrogen Dan Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai (Capsicum Annum L.). Jurnal Agrotekbis 3 (3) : 316 - 328 ISSN : 2338-3011, Juni 2015.

Schmidt, F.H. and J.H.A. Ferguson. 1951. Rainfall Types Based on Wet and Dry Period Ration for Indonesia with Western New Guinea. Verhandelingen NO. 42. Kementrian Perhubungan. Djawatan Meteorologi and Geofisika, Djakarta.

Singh, R.K. and Chaudhary, B.D. (1979) Biometrical Methods in Quantitative Genetic Analysis. Biometrical Methods in Quantitative Genetic Analysis.

Smith, S.E. and D. Read. 2008. Mycorhiza Sybiosis. Academic Press. New York.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Agroscience (AGSCI) INDEXED BY : 

       

Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya-Cianjur, 43216, Telp. (0263) 283579, Email: agroscience@unsur.ac.id 

Agroscience is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.