PENDUGAAN UMUR IKAN UNTUK MENENTUKAN KELAYAKAN TANGKAP (STUDI EKOLOGIS PADA PERAIRAN MUARA SUNGAI CIUJUNG KEC. SINDANGBARANG,KAB. CIANJUR - JAWA BARAT)

Moh. Erwin Wiguna, Nana Iskandar

Abstract


      Estuaria merupakan habitat yang baik bagi ikan, dimana ikan-ikan pelagis kecil melakukan migrasi (ruaya) dari perairan tawar ke laut ataupun sebaliknya, dengan tujuan menjadikan estuaria sebagai tempat untuk mencari makan (feeding ground), tempat asuhan dan pembesaran (nursery ground), dan tempat berkembang biak (spawning ground). Pertumbuhan individu adalah pertambahan ukuran panjang atau berat dalam satu ukuran waktu, sedangkan pertumbuhan populasi adalah pertambahan jumlah. Pertumbuhan merupakan proses biologi yang kompleks, dimana banyak faktor yang mempengaruhinya, seperti kualitas air, ukuran, umur, jenis kelamin, ketersediaan organisme-organisme makanan, serta jumlah ikan yang memanfaatkan sumber makanan yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Menduga pola pertumbuhan ikan yang hidup di muara, 2). Menduga umur biologis ikan berdasarkan panjang dan berat, 3). Menduga peran ekologis perairan estuaria di muara sungai Ciujung, 4). Menentukan kelayakan tangkap ikan berdasarkan pendugaan umur. Ikan di muara sungai Ciujung, yaitu ikan belanak, dan pepetek, memperlihatkanpola pertumbuhan yang bersifat allometrik negatif. Perairan muara sungai Ciujung memeiliki peran ekologissebagai daerah pembesaran ikan (nursery ground). Hal ini ditunjukkan dengan ikan yang relatif berumur muda menuju fase dewasa dan tidak layak untuk di tangkap (eksploitasi).


Keywords


Estuaria. Pertumbuhan. Kelayakan tangkap. Sungai Ciujung. Cianjur.

References


Boone. 1931. dalam FAO, 2013.Penaeus vannamei.http://www.fao.org/fishery/species/3404/en,. Diakses hari Kamis, tanggal 14 Febuari 2013.

De Bruin, G.H.P., B.C. Russel, and A. Bogusch. 1994. The Marine Fishery Resources of SriLanka. FAO Species Identification Field Guide for Fishery Purpose. Rome. M-43. ISBN 92-5-103293, 400 pp.

FAO. 1974. Ikan belanak. http://id.wikipedia.org/wiki/Belanak.Diakses hari Sabtu, tanggal 3 November 2012.

Forsskal. 1775. Leiognathidae equulus. ftp://ftp.fao.org/docrep/fao/009/y0770e/y0770e04.pdf.Diakses hari Kamis, tanggal 14 Febuari 2013.

Forsskal. 1775. dalamFishbase 2012. Valamugil seheli.http://www.fishbase.org/summary/Moolgarda-seheli.html. Diakses hari Sabtu, tanggal 3 November 2012.

Gulland. 1969. Pertumbuhan Ikan. http://www.scribd.com/doc/28883429/DINPOP-3. Diakses hari Selasa, 4 September 2012.

Nybakken, James W. 1982. Marine Biology : An Ecological Approach (Terjemahan). Gramedia, Jakarta.

Per Sparre dan Siebren C. Venema. 1998. Introduction to Tropical Fish Stock Assessment - Part 1: Manual. FAO FISHERIES TECHNICAL PAPER 306/1 Rev. 2. INTERNATIONAL YEAR OF THE OCEAN '98 . DANIDA . Food and Agriculture Organization of the United Nations . FAO - FIAT PANIS. Rome.

Susanti, Desi.2010. Peran Ekologis Perairan Estuaria Sebagai Wilayah Pembesaran Ikan Pada Muara-Muara Sungai Utama di Pesisir Cianjur-Jawa-Barat. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Suryakancana Cianjur.

Von Bertalanffy. 1938: [FAO Corporate Decument Repository]. Estimation F Growith Parameters / EstimasiParameterPertumbuhan. http://www.fao.org/docrep/W5449E/w5449e05.htm. Diakses hari Selasa, 11 September 2012.




DOI: https://doi.org/10.35194/agsci.v4i2.699

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

AGROSCIENCE INDEXED BY : 

             

Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya-Cianjur, 43216, Telp. (0263) 283579, Email: agroscience@unsur.ac.id 

Agroscience is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.