Model Latihan Strength Untuk Panjat Tebing Pada Atlet Usia Remaja

Mochmad Guntur Gaos

Abstract


Model latihan seyogyanya sangatlah penting untuk meningkatkan minat dan puncak prestasi atlet dengan maksimal, hal ini berlaku terhadap seluruh cabang olahraga prestasi, Salah satu cabang olahraga prestasi yang berkembang di Indonesia adalah cabang olahraga panjat tebing. Perkembangan cabang olahraga panjat tebing di Indonesia sangat pesat, hal ini terbukti dengan semakin banyaknya perkumpulan-perkumpulan panjat tebing di kota-kota besar maupun di daerah-daerah. Peneliti mengembangkan model latihan strength panjat tebing khususnya untuk atlet usia remaja adalah untuk memberikan sumbangsih terhadap dunia pelatihan panjat tebing di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang di lakukan di FPTI Pengcab Kabupaten Cianjur. Fokus pengembangan yang peneliti lakukan lebih menitik beratkan terhadap kekuatan otot, dimana faktor ini sangat berguna dalam meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Ada beberapa alasan kenapa kekuatan sangat penting dalam meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan karena kekuatan merupakan daya penggerak pada setiap aktifitas fisik khususnya atlet. Kekuatan juga memegang peranan yang sangat penting dalam melindungi dan meminimalisir praktisi olahraga khususnya atlet dari kemungkinan terjadinya cidera yang dapat menghambat prestasi atlet itu sendiri

Keywords


Pengembangan model latihan Strength untuk panjat tebing pada anak usia remaja.

Full Text:

PDF

References


Angkatan II. Metodologi Penelitian Pengembangan Bidang Pendidikan dan Pembelajaran. Malang: Universitas Negeri Malang. 2004

Budiwanto. Setyo. Metodologi Latihan Olahraga .Malang; UM Press. 2012.

Dwi Joko Asmoro, Penelitian Pengembangan, Jakarta: 2008.

Eric J. Horst, Training For Climbing, USA: Globe Pequot Press, 2005.

Harjanto, Perencanaan Pengajaran, Jakarta: Rineka Cipta. 2008.

Husdarta, Model Pembelajaran Langsung Dalam Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Bandung: Alfabeta. 2013.

Komarudin, Kamus Istilah Karya tulis Ilmiah, Jakarta: Bumi Aksara. 2000.

Muhamad Irfan, Fisioterapi Bagi Insan Stroke, Yogyakarta: Graha Ilm. 2012.

Nana Syaodih Sukmadinata. Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: PPs UPI . 2010

Pate, R., Rotella, R., and Mc Clenaghan, “Dasar-dasar Ilmiah Kepelatihan”. (Semarang: Diterjemahkan oleh Dwijowinoto, K. IKIP Semarang, 1993) p.318

Prof. Dr. James Tangkudung, Sportmed, M. Pd dkk, Panduan Program Latihan Tahunan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar, Jakarta: Asisten Deputi Sentra Keolahragaan, 2011

Sepriblog.blogspot.com. Kekuatan (diakses tanggal 20 November 2014)

Setiawan, Y.S. Santoso Giriwijoyo, Manusia dan Olahraga, Bandung: ITB, 2005.

Sugiyono. Motode Penelitian Pendidikan. pendekatan kuantitatif. kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2008

Tangkudung. James. Kepelatihan Olahraga “Pembinaan Prestasi Olahraga”. Jakarta; Cerdas Jaya. 2012

Tudor O. Bompa. G. Gregory Haff, Kumpulan Terjemahan Periodization, Jakarta: Universitas Negeri Jakarta. 2009




DOI: https://doi.org/10.35194/jm.v8i1.913

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal MAENPO: Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi INDEXED BY :


 
 
https://jurnal.unsur.ac.id/public/site/images/anitailmaniati/
Copyright (c) Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.