Model Basis Data Terintegrasi untuk Optimalisasi Pengelolaan dan Monitoring Data Kemahasiswaan: Studi Kasus pada Fakultas Teknik Universitas Suryakancana
Kata Kunci:
Pengelolaan Data Kemahasiswaan, Model Basis Data Terintegrasi, Monitoring dan Pengendalian, Visualisasi Data, Sistem Informasi KemahasiswaanAbstrak
Pengelolaan data kemahasiswaan yang efektif dan terintegrasi merupakan komponen esensial dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang responsif dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model basis data terintegrasi guna meningkatkan efektivitas pengelolaan, monitoring, serta pengendalian data kemahasiswaan secara menyeluruh. Ruang lingkup kajian meliputi enam domain utama, yakni: (1) data penerimaan mahasiswa baru yang mencakup asal sekolah dan jurusan pada jenjang pendidikan menengah; (2) data dinamika populasi mahasiswa aktif, cuti akademik, pindahan, keluar, maupun mahasiswa tidak tidak aktif; (3) profil mahasiswa yang mencakup status akademik, keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan, serta penerimaan beasiswa; (4) data partisipasi mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN), termasuk klasifikasi program dan daftar peserta tahunan; (5) data pengelolaan beasiswa, yang mencakup proses seleksi, daftar calon penerima, penerima definitif, dan pengganti beasiswa; serta (6) data aktivitas kemahasiswaan, mencakup keikutsertaan dalam organisasi, kategori kegiatan akademik dan non-akademik, serta pencapaian prestasi. Perancangan model basis data ini mengadopsi pendekatan relasional dengan menekankan integrasi lintas unit kerja dan penyelarasan antar sistem informasi internal. Model ini dirancang untuk meminimalkan redundansi data, meningkatkan akurasi dan konsistensi informasi, serta mempercepat proses pelaporan dan pengambilan keputusan strategis berbasis data. Selain itu, model ini memungkinkan visualisasi data dalam bentuk grafik yang memudahkan pemangku kepentingan untuk melakukan analisis dan evaluasi informasi secara lebih efektif. Hasil perancangan ini diharapkan menjadi landasan konseptual dalam pengembangan sistem informasi kemahasiswaan yang adaptif, efisien, dan mendukung tata kelola institusi pendidikan tinggi secara berkelanjutan.Referensi
[1] A. Rifa’i and A. Purwanto, “Strategi Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Berbasis Sistem Informasi,” J. Manaj. Pendidik. Tinggi, vol. 5, no. 2, pp. 55–66, 2023.
[2] S. Widodo and H. Wibowo, “Integrasi Data dan Sistem Informasi Perguruan Tinggi di Era Transformasi Digital,” J. Adm. dan Teknol. Pendidik., vol. 14, no. 2, pp. 67–76, 2022.
[3] C. E. B. Thomas M. Connolly, Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management, 6th ed. Pearson Education, 2015.
[4] K. C. Laudon and J. P. Laudon, Management Information Systems: Managing the Digital Firm, 16th ed. Pearson Education, 2021.
[5] B. Setiawan, S. Nurhayati, and A. Pratama, “Sistem Informasi Akademik Berbasis Web untuk Pengelolaan Data Mahasiswa,” J. Teknol. Inf. dan Komput., vol. 7, no. 1, pp. 45–52, 2021.
[6] Kemendikbudristek, Panduan Transformasi Digital Pendidikan Tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, 2021.
[7] R. S. Pressman and B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 9th ed. McGraw-Hill, 2020.
[8] I. Sommerville, Software Engineering, 10th ed. Pearson Education, 2016.
[9] J. W. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 4th ed. SAGE Publications, 2014.
[10] R. Elmasri and S. B. Navathe, Fundamentals of Database Systems, 7th ed. Pearson, 2016.
[11] N. Lestari and M. Fajar, “Peran Kegiatan KKN dalam Meningkatkan Kapasitas Sosial Mahasiswa,” J. Pemberdaya. Masy., vol. 4, no. 1, pp. 15–26, 2022.
[12] A. Siregar, “Evaluasi Program Beasiswa sebagai Instrumen Peningkatan Akses Pendidikan,” J. Kebijak. Pendidik., vol. 5, no. 2, pp. 44–58, 2021.
[13] A. Hidayat and D. Mulyadi, “Evaluasi Program Organisasi Kemahasiswaan dalam Meningkatkan Softskill Mahasiswa,” J. Pengemb. SDM, vol. 11, no. 2, pp. 22–33, 2023.
[14] H. Mulyono, “Transparansi Pengelolaan Dana Organisasi Mahasiswa: Studi Evaluatif,” J. Akuntabilitas Pendidik., vol. 3, no. 1, pp. 30–39, 2022.
[15] R. Elmasri and S. B. Navathe, Fundamentals of Database Systems, 7th ed. Pearson, 2017.
[2] S. Widodo and H. Wibowo, “Integrasi Data dan Sistem Informasi Perguruan Tinggi di Era Transformasi Digital,” J. Adm. dan Teknol. Pendidik., vol. 14, no. 2, pp. 67–76, 2022.
[3] C. E. B. Thomas M. Connolly, Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management, 6th ed. Pearson Education, 2015.
[4] K. C. Laudon and J. P. Laudon, Management Information Systems: Managing the Digital Firm, 16th ed. Pearson Education, 2021.
[5] B. Setiawan, S. Nurhayati, and A. Pratama, “Sistem Informasi Akademik Berbasis Web untuk Pengelolaan Data Mahasiswa,” J. Teknol. Inf. dan Komput., vol. 7, no. 1, pp. 45–52, 2021.
[6] Kemendikbudristek, Panduan Transformasi Digital Pendidikan Tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, 2021.
[7] R. S. Pressman and B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 9th ed. McGraw-Hill, 2020.
[8] I. Sommerville, Software Engineering, 10th ed. Pearson Education, 2016.
[9] J. W. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 4th ed. SAGE Publications, 2014.
[10] R. Elmasri and S. B. Navathe, Fundamentals of Database Systems, 7th ed. Pearson, 2016.
[11] N. Lestari and M. Fajar, “Peran Kegiatan KKN dalam Meningkatkan Kapasitas Sosial Mahasiswa,” J. Pemberdaya. Masy., vol. 4, no. 1, pp. 15–26, 2022.
[12] A. Siregar, “Evaluasi Program Beasiswa sebagai Instrumen Peningkatan Akses Pendidikan,” J. Kebijak. Pendidik., vol. 5, no. 2, pp. 44–58, 2021.
[13] A. Hidayat and D. Mulyadi, “Evaluasi Program Organisasi Kemahasiswaan dalam Meningkatkan Softskill Mahasiswa,” J. Pengemb. SDM, vol. 11, no. 2, pp. 22–33, 2023.
[14] H. Mulyono, “Transparansi Pengelolaan Dana Organisasi Mahasiswa: Studi Evaluatif,” J. Akuntabilitas Pendidik., vol. 3, no. 1, pp. 30–39, 2022.
[15] R. Elmasri and S. B. Navathe, Fundamentals of Database Systems, 7th ed. Pearson, 2017.