Analisis Reject pada Tas Trolley melalui Metode Failure Mode and Effect Analysis (Fmea) dan Fault Tree Analysis (FTA) di PT Blue Rose Narado
Authors
M. Abdee Teguh Putra
Teknik Industri Universitas Suryakancana Cianjur
Bramantiyo Eko Putro
Teknik Industri Universitas Suryakancana
Keywords:
Reject, FMEA, FTA, tas trolley, kualitas produksi
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat produk reject pada tas trolley di PT Blue Rose Narado, yang berdampak pada efisiensi produksi dan kepuasan pelanggan. Berdasarkan laporan inspeksi bulan Agustus 2024, tingkat reject mencapai 11,53% dari total inspeksi 1.067 unit, jauh melebihi target perusahaan sebesar 1% per bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab utama terjadinya reject serta memberikan rekomendasi perbaikan yang aplikatif guna menurunkan tingkat reject tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala divisi, operator, dan supervisor, serta observasi langsung terhadap proses perakitan. Selain itu, data sekunder diperoleh dari dokumen inspeksi quality control dan catatan historis produk reject. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA), dengan bantuan Fishbone Diagram untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan berkontribusi signifikan terhadap reject, dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 280 pada moda kegagalan pemasangan roda. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rekomendasi perbaikan berupa peningkatan pelatihan karyawan, penyesuaian prosedur kerja, serta optimalisasi proses produksi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode FMEA dan FTA secara terpadu mampu mengidentifikasi akar penyebab utama reject secara sistematis, memberikan prioritas penanganan yang terukur, serta mendukung upaya peningkatan kualitas produk dan efisiensi proses produksi di PT Blue Rose Narado.