Perancangan Game Edukasi Hewan Mamalia Berbasis Augmented Reality Untuk Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Metode Game Development Life Cycle (GDLC)

Authors

  • Reza Febriana Sekolah Tinggi Teknologi Cipasung Universitas Siliwangi
  • Nirma Nurfadilah Sekolah Tinggi Teknologi Cipasung

Keywords:

Game Edukasi, Augmented Reality (AR), Hewan Mamalia, GDLC, Unity, C#

Abstract

Pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dalam dunia pendidikan dapat meningkatkan minat belajar, terutama pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan game edukasi berbasis AR yang membantu pengguna mengenal hewan mamalia dengan cara yang interaktif dan menarik. Metode pengembangan yang digunakan adalah Game Development Life Cycle (GDLC), yang terdiri dari tahapan inisiasi, pra-produksi, produksi, pengujian, dan rilis. Pengembangan game dilakukan menggunakan Unity dengan bahasa pemrograman C#. Hasil penelitian ini berupa game edukasi Augmented Reality yang berhasil diimplementasikan pada perangkat Android. Game ini memungkinkan pengguna untuk melihat hewan mamalia dalam bentuk 3D melalui kamera smartphone, disertai informasi edukatif mengenai ciri-ciri, dan fakta unik masing-masing hewan. Pengujian fungsionalitas menggunakan black-box testing serta beta testing dengan hasil sesuai dengan kurikulum serta waktu loading rata-rata 0,1 detik. menunjukkan bahwa semua fitur berjalan sesuai kebutuhan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode GDLC efektif dalam pengembangan game edukasi Augmented Reality, dan produk yang dihasilkan dapat menjadi media pembelajaran yang menarik serta memberikan manfaat dalam pembelajaran khususnya bagi anak-anak dalam mempelajari hewan mamalia dan berdasarkan hasil testing pada SDN 1 Sukakarsa game tersebut sesuai dengan kurikulum di sekolah dimulai dari Kamera AR, Belajar dan Bermain, maka dapat disimpulkan game layak masuk ke tahap selanjutnya yaitu tahap release. Penelitian ini juga membuka peluang pengembangan lebih lanjut dengan menambah konten edukasi atau fitur interaktif lainnya.

References

[1] Kusnarto, S. (2021). Pemanfaatan Game Edukasi Wordwall Sebagai Evaluasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Secara Daring Di Perguruan Tinggi. ISOLEC, 159–166.
[2] Mufida, B. A., Putra, F. N., & Rusdiyan Yusron, R. D. (2021). Pembuatan Games edukasi pengenalan hewan berdasarkan makanannya berbasis augmented reality. Journal Automation Computer Information System, 1(2), 120–130. https://doi.org/10.47134/jacis.v1i2.20.
[3] Janna, N. M., & Herianto, H. (2021). Konsep Uji Validitas Dan Reliabilitas Dengan Menggunakan SPSS. Center for Open Science. https://doi.org/10.31219/osf.io/v9j52.
[4] Dessye Parinussa, J. (2024). Implementasi Teknologi Augmented Reality Dalam Pembelajaran: Dampak Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa. Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(4).
[5] Easter, F., Palilingan, V. R., & Djamen, A. C. (2022). Pengembangan Game Edukasi Bahasa Inggris Berbasis Mobile untuk Siswa PAUD. Edutik?: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 2(2) 259–267. https://doi.org/10.53682/edutik.v2i2.4679.
[6] Manto, N. (2023). Peran Teknologi dalam Dunia Pendidikan. E-Tech, 11(01).
[7] Adiwijaya, F., Asriyanik, A., & Frazzna Az-zahra, F. (2024). Game Edukasi Mencocokan Nama Hewan Dalam Bahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini Menggunakan Metode Game Development Life CyclE (GDLC). JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(5), 10906–10912. https://doi.org/10.36040/jati.v8i5.11117.
[8] Agung Saputra, A., Nonggala Putra, F., & Rusdian Yusron, R. D. (2022). Rancang bangun game edukasi pengenalan kebudayaan indonesia menggunakan metode game development life cycle (GDLC) berbasis android. Journal Automation Computer Information System, 2(1), 66–73. https://doi.org/10.47134/jacis.v2i1.43.

Downloads

Published

2025-08-01

Issue

Section

Articles