ANALISA PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DENGAN REALISASI ANGGARAN BIAYA PADA PROYEK PENGADAAN BANGUNAN GEDUNG C2 RAWAT INAP TAHAP II RSUD CIMACAN TAHUN ANGGARAN 2018

Authors

  • wiratna Tri Nugraha Universitas Suryakancana
  • moch wizdan Faiz Awami Unviersitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.35194/momen.v2i2.865

Abstract

Dalam  suatu  proyek,  biaya  menjadi  faktor  utama berlangsungnya kegiatan  proyek, dimana kontraktor akan mengestimasi biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan proyek sehingga dapat memberikan penawaran yang optimal, untuk memenangkan tender. umumnya kontraktor membuat rencana anggaran biaya tidak seluruhnya berpedoman pada analisa SNI, kontraktor menghitung rencana anggaran biaya (RAB) derngan perkiraan mereka sendiri berdasarkan dengan besaran  m2 lapangan sehingga dapat memperkirakan besaran biaya pengerjaan proyek tersebut. RAB didefinisikan sebagai perhitungan   biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya–biaya tidak langsung yang berhubungan dengan pelaksanaan proyek. Namun dalam pelaksanaan proyek dikenal juga rencana anggaran pelaksaanaan (RAP). RAP adalah biaya nyata yang digunakan kontraktor di Lapangan selama berlangsungnya proyek sampai kegiatan selesai. Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk menganalisa selisih rencana anggaran biaya  (RAB)  berdasarkan  SNI dengan  rencana  anggaran  pelaksanaan  (RAP),  serta menghitung profit yang diperoleh kontraktor pada pembangunan Pengadaan bangunan Gedung C2 Rawat Inap RSUD Cimacan Tahun Anggaran 2018. Dari hasil wawancara, survey, dan perhitungan, terdapat selisih biaya   yang cukup berbeda antara RAP dan RAB, dimana rencana anggaran pelaksanaan (RAP) lebih kecil dari pada rencana anggaran biaya (RAB) dengan selisih harga sebesar Rp 970.563.872,-. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kontraktor memperoleh keuntungan sebesar  ±15 % dari total nilai RAB berdasarkan SNI.

 

Kata Kunci : Biaya Nyata, Rencana Anggaran Pelaksanaan, Rencana Anggaran biaya

 

Downloads

Published

2020-02-25