SEBARAN KORELASI DAN VARIANS DATA HUJAN STASIUN MARITIM JAKARTA DAN TRMM DI PULAU KECIL

Authors

  • Siti Muawanah Robial Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Hartono Hartono Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Haadi Kusumah Universitas Muhammadiyah Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.35194/jmts.v7i2.4977

Abstract

Kepulauan seribu merupakan kepulauan berada di bagian utara provinsi DKI Jakarta. Terdapat ribuan pulau-pulau kecil yang tersebar baik berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni. Sebaran curah hujan di pulau kecil juga bervariasi karena persentase daratan lebih kecil dibanding lautan. Namun ketersediaan stasiun hujan di pulau-pulau kecil masih terpusat di Jakarta. Maka perlu adanya validasi data Penelitian ini memiliki tujuan menentukan korelasi antara data hujan stasiun dan data Tropical Rainfall Measuring Missions (TRMM). Selain itu penelitian ini dilakukan untuk melihat perbedaan variasi diantara kedua data tersebut. Data curah hujan diperoleh dari stasiun hujan Maritim tanjung priuk dalam Satuan mm, sedangkan data TRMM dipelopori oleh NASA (National Aeromautics and Space Administration) dan JAXA (Japan Aerospace Exploration Agency). Data TRMM diekstrak menggunakan Matlab untuk mendapatkan nilai curah hujan dalam Satuan mm.  Metode yang digunakan adalah analisis korelasi statistik dan uji variasi beda data tidak berpasangan. Data yang digunakan keduanya merupakan data hujan bulanan selama 2 tahun dengan data TRMM 3B43 V7. Hasil yang diperoleh adalah nilai korelasi antara kedua data stasiun dan TRMM sebesar 0,742 yang artinya memiliki korelasi cukup kuat. Sedangkan hasil beda variasi antara dua versi data tersebut memiliki nilai interval konfidensi 95% antara -87,862 sampai dengan 118,787. Secara umum hasil ini menunjukkan bahwa kedua data tersebut berkorelasi tinggi dan memiliki variasi data yang tidak jauh berbeda. 

Kata Kunci:

Korelasi, varians,curah hujan, TRMM

References

[1] Akbar, dkk, “Prediksi Curah Hujan Bulanan Stasiun Bmkg Di Provinsi Bengkulu Menggunakan Teknik Downscalling Statistik,” J. Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika, vol. 1, no. 1, p. 1, 2004, doi: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/61483
[2] BBWSMS, 2020, Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung. Dinas PU Profinsi Lampung.
[3] Chokngamwong R, Chiu L, S. “Thailand Daily Rainfall and Comparison with TRMM Products,” J. of Hydrometeorology,., vol. 9, no. 2, p. 256, 2008, doi: https://doi.org/10.1175/2007JHM876.1
[4] Fanni, A., dkk, ““Modifikasi Estimasi Curah Hujan Satelit TRMM Dengan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Propagasi Balik Studi Kasus Stasiun Klimatologi Siantan,” J. POSITRON., vol. 4, no. 2, p. 40, 2014, doi: https://doi.org/10.26418/positron.v4i2.7581
[5] Gunawan D, “PPerbandingan Curah Hujan Bulanan Dari Data Pengamatan Permukaan, Satelit TRMM dan Model Permukaan NOAH,” J. Meteorologi dan Geofisika., vol. 9, no. 1, p. 1, 2018, doi: https://doi.org/10.31172/jmg.v9i1.17
[6] Hadi, A.I. and Herliana, “Analisis Karakteristik Intensitas Curah Hujan Di Kota Bengkulu,” J. Fisika FLUX,., vol. 7, no. 2, p. 119, 2006, doi: https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/f/article/viewFile/3086/2638
[7] Harto, S. 1993. Analisis Hidrologi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
[8] Ismail R. M, kastamto, Lestari F, Pramita G, Bertarina, “KOrelasi Data Curah Hujan Satelit TRMM dan Data Hujan Ground BMKG di Provinsi Bengkulu,” J. Sendi,., vol. 4, no. 2, p. 67, 2006, doi: http://jim.teknokrat.ac.id/index.php/tekniksipil
[9] Li, A., and Hegde, M. (2021), Earth data Giovanni, NASA Official (Available at https://giovanni.gsfc.nasa.gov/Giovanni).
[10] Manggiani V, Meyers P. C, Robinson M. D,, “A Review of Merged High-Resolution Satellite Precipitation Product Accuracy during the Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM) Era,” American Meteorological Society,., vol. 17, no. 2, p. 1101, 2015, doi: https://doi.org/10.1175/JHM-D-15-0190.1
[11] Maulidani S, Ihsan N, Sulistiawaty, “Analisis Pola dan Intensitas Curah Hujan Bredasarkan Data Observasi dan Satelit Tropical Rainfall Measuring Missions (TRMM) 3B42 V7 di Makassar,” J. Sains dan Pendidikan Fisika, vol. 1, no. 1, p. 98, 2015, doi: https://doi.org/10.35580/jspf.v11i1.1472
[12] Marpaung S, Satiadi D, Harjana T. “Analisis Kejadian Curah Hujan Ekstrem di Pulau Sumatera Berbasis Data Satelit TRMM dan Observasi Permukaan,” J. Sains Dirgantara,., vol. 9, no. 2, p. 127, 2012, doi: https://core.ac.uk/download/pdf/298985048.pdf
[13] Manggiani V, Meyers P. C, Robinson M. D,, “A Review of Merged High-Resolution Satellite Precipitation Product Accuracy during the Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM) Era,” American Meteorological Society,., vol. 17, no. 2, p. 1101, 2015, doi: https://doi.org/10.1175/JHM-D-15-0190.1
[14] Pombo S, Oliveira R. P, “Evaluation of extreme precipitation estimates from TRMM in Angola,” J. of Hydrology,., vol. 523, no. 2, p. 663, 2015, doi: https://doi.org/10.1016/j.jhydrol.2015.02.014
[15] Syaifullah M, “Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual di Tiga DAS di Indonesia,” J. Meteorologi dan Geofisika., vol. 15, no. 2, p. 109, 2014, doi: https://doi.org/10.31172/jmg.v15i2.180.
[16] Todini E, “A Bayesian technique for conditioning radar precipitation estimates to rain-gauge measurements,” J. Hydrology and Earth System Sciences, vol. 5, no. 2, p. 187, 2021, doi: https://doi.org/10.5194/hess-5-187-2001.
[17] Welkis D. F, Harisuseno Divergensi, Wahyuni S. Pemodelan Debit dengan Data Curah Hujan dari Rain Gauges dan Data TRMM pada DAS Temef di Pulau Timor - NTT,” J. Teknik Sumber Daya Air,., vol. 2, no. 1, p. 35, 2022, doi: https://doi.org/10.56860/jtsda.v2i1.30
[18] Wong, W. F. J., Chiu, L. S, “Spatial and Temporal Analysis of Rain Gauge Data and TRMM Rainfall Retrievals in Hong Kong,” J. Geographic Information Sciences,., vol. 14, no. 2, p. 105, 2008, doi: https://doi.org/10.1080/10824000809480645
[19] Zakaria A, Fahlefi R, Purnomo S. E. Pemodelan Data Hujan Ground Berdasarkan Daa Hujan TRMM (NASA) - NTT,” J. Teknik Sipil., vol. 12, no. 1, p. 1, 2023, doi: https://sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/522
[20] Zakaria, A. (2003). Numerical modelling of wave propagation using higher order finite-difference formulas. Thesis (Ph.D.), Curtin University of Technology, Perth, W.A., Australia.
[21] Zakaria, A, ““Pemodelan Periodik Dan Stokastik Curah Hujan Harian Dari Wilayah Pringsewu,” J. Rekayasa., vol. 19, no. 1, p. 153, 2015, doi: http://ft-sipil.unila.ac.id/ejournals/index.php/jrekayasa

Downloads

Published

2025-01-02